kebaya opnaisel hijau yanti dari kemang pratama bekasi barat

 

kebaya modern kemang pratamaKebaya Modern Hijau ini adalah orderan dari mba yanti yang tinggalnya di kemang pratama bekasi barat. Pada kebaya ini aku designkan pada bagian lehernya dengan sebuah bordiran dan pada bagian bawahnya ku tambahkan aplikasi dari bahan brokatnya. pada bagian depanya terdapat juga aplikasi opnaisel dengan tambahan kancing bungkus sehingga kebaya ini terlihat sangat rapih.

 

 

Kebaya encim ibu maria dari pondok gede bekasi

kebaya encim pondok gedeKebaya encim ini adalah order dari ibu Maria yang tinggalnya di pondok gede bekasi. Kebaya encim ini aku buatkan bordiran dengan warna merah bata untuk memberikan kesan yang cerah kebetulan ibu maria ini juga sudah tidak muda lagi.

 

sackdress batik dari eva jatibening

Sackdress batik ini adalah orderan dari mba eva yang rumahnya di jatibening bekasi. Sebelumnya dari motif batik nya sendiripun sudah bagus warnanya, ku memotong bahanya ke arah vertikal untuk memberikan kesan kurus apabila dikenakan. pada bagian lenganya memang sengaja tidak memakai lengan dimaksudkan nantinya bisa dipadukan dengan sebuah bolero.penjahit Sackdress jatibening

kebaya obi modern dewi dari pondok kelapa jakarta timur

Kebaya obi modern ini adalah orderan dari dewi yang tinggalnya di pondok kelapa jakarta timur. Kebaya modern ini pada bagian perutnya ada aplikasi pita sebagai variasi saja. Kebetulan dewi sendiri menggunakan jjilbab oleh sebab itu aku design rada tertutup meskipun nantinya dia akan menggunakan manset juga didalamnya. untuk bawanya dewi memberikan aku kain sutra untuk dipadukan dengan atasanya yang kebetulan warnanya sudah cocok dengan atasanya.kebaya dewi pondok kelapa jakarta timur

Kebaya lengan pendek dari dika pekayon bekasi barat

Kebaya ini datang dari orderan namanya dika dan dia rumahnya di pekayon bekasi barat. Untuk kebaya lengan pendek modern ini pada bagian lenganya menggunakan lengan pendek dan pada bagian pinggangnya menggunakan obi. Kebaya ini sangat sederhana tidak menggunakan payet  dan aku tidak mengalami kesulitan dalam pembuatanya. kebaya dika pekayon

Kebaya bali modern kistri pondok hijau bekasi timur

Kebaya bali modern ini adalah orderan dari kistri yang rumahnya di pondok hijau bekasi timur. Kebaya ini akan di kenakan dengan menggunakan manset di dalamnya berhubung dari kistrinya sendiri yang mengenakan jilbab. awalnya ku sempat pusing dengan kebaya ini dikarenakan bahanya yg terbatas, tp dengan sdikit akal aku coba design dengan menggunakan alat bantu berupa kain tile kosong yang membantu untuk penempelan motif bunga – bunganya. untuk bagian pinggangnya ku terinspirasi oleh kebaya bali yang menggunakan obi.Kebaya bali modern pondok hijau bekasi timur

Kebaya modern gold dari erni tanah abang jakarta pusat

Kebaya Gold ini adalah orderan dari keponakanku erni yang tinggalnya di tanah abang jakarta pusat, untuk bahanya kebetulan sekali sudah memberikan kesan glamour dan lux dengan warna emasnya, ku hanya menambahkan sedikit batu swarovski pada bagian motif bordiranya. Untuk pootongan kebaya nya pada bagian pinggulnya ku sengaja membuatnya sejajar dikarenakan ukuran badan dari ponakan ku ini tidak terlalu tinggi.
Kebaya tanah abang

Kain Kebaya dan jenis – jenis bahan lain

Bahan Kain Kebaya – Dahulu, kebaya hanya menggunakan bahan kain brokat, organdi, atau kain koal halus. Kini sesuai dengan perkembangan mode, bahan kebaya makin bervariasi mulai dari kain Chiffon, tule, ataupun lace. Erat kaitanya dengan variasi bordir, payet, dan beads yang akan dibahas selanjutnya. Pemilihan bahan yang tidak mudah rusak saar dibordir  atau dijahit dengan hiasan tambahan menjadi sangat penting.

Kain Kebaya Lace atau Brokat

Kain Kebaya
Kain brokat yang glamor ini memang banyak digunakan sebagai bahan kebaya. Brokat terbaik diproduksi oleh negara Prancis, namun sekarang India dan Indonesia pun sudah mampu memproduksi dengan kualitas cukup bagus. Dengan berbagai macam aplikasi tambahan yang dapat menyemarakan kebaya, seperti payet dan beads, maka sekarang kita tak perlu lagi membeli kain brokat yang mahal. Pola-pola brokat masih berkisar pada motif floral dan masih jarang yang menggunakan motif abstrak. Untuk anak muda, sangat disarankan agar berani bereksperimen dengan aneka tekstur baru dan motif abstrak.

Kain Kebaya Organza atau Organdi

bahan kain organdiOrgandi memiliki tekstur soft, shiny, tapi bisa menahan bentuknya dan cocok untuk menimbulkan efek volume atau puffy. Tekstur dan warnanya memberi kesan mahal dan cocok untuk busana pesta atau gaun

 

 

Kain Kebaya Silk dan Sutera

kain suteraSutra ada dua jenis yang pertama adalah serat alam dari kepompong ulat sutera dan satu lagi adalah sutera buatan. Karena sifatnya yang sangat lembut dan tahan lama, sutera menjadi pilihan untuk aneka macam busana. Kini pada kain sutera sudah banyak diaplikasikan corak batik tradisional.

 

Kain Kebaya Chiffon

Kain ChiffonChiffon adalah bahan yang sangat lembut, halus, transparan, dan jatuh mengikuti bentuk badan. Karena Sifatnya yangmengikuti bentuk tubuh, kain ini tidak disarankan untuk digunakan oleh orang yang berbadan gemuk. Kain ini juga sangat cocok untuk digunakan sebagai selendang, veil, atau pelengkap kebaya lainya.

 

Kain Kebaya Tule

Kain TileDulu kain ini hanya dipakai oleh pengantin atau penari ballet, namun kini kain kebaya ini sudah sering digunakan sebagai kombinasi untuk busana yang lebih modern, misalnya untuk aksen di bagian leher, pergelangan tangan, dan ujung-ujung baju. Biasanya aksen dilakukan dengan cara mengerutkan kain agar menumpuk di satu area tertentu.

 

Kain kebaya Tenun/Sarung

kain songketIndonesia sangatlah kaya dengan aneka macam kain tenun dari berbagai daerah, seperti kain tapis lampung, songket dari palembang, Ulos dari batak, dan sebagainya. Masing-masing jenis kain tenun memiliki keunikan tersendiri. Memadukan kebaya dengan aneka jenis kain tenun akan membuat penampilan kita anggun, etnik, dan menarik.

 

Kebaya Modern Mrs Sharon from Sri Langka

kebayaKebaya Modern ini orderan dari Mrs Sharon from Sri Langka, orangnya untuk ukuran orang indonesia cukup tinggi dan besar, Untungnya Mrs Sharon ini benar2 mempercayakan semuanya ke aku untuk designya. Kebaya ini menggunakan Obi opnaisel pada bagian pinggangnya dan untuk bagian blousnya ku buat menyerong.Pada bagian bawahnya ku tambahkan potongan – potongan motif dari bahan brokatnya sehingga memberikan kesan tidak polos dan menyatu dengan atasnya. Untuk lenganya ku design dengan model tulips dengan lebar sekitar 50cm

Kebaya dan Tatanan Rambut

Sebagian besar orang, ketika datang mengenakan kebaya ke acara-acara formal, mereka menggunakan sanggul sebagai tatanan rambut. Kebaya dan sanggul seperti teman yang tak terpisahkan. Biarpun dalam mengenakan kebaya saat ini, pemakaian sanggul tidak menjadi hal yang wajib. Semua wanita bisa mengatur rambutnya dengan tatanan apapun. Sebagian wanita juga mengurai rambutnya agar terlihat lebih simple namun tetap cantik. Untuk tetap terlihat rapi sepadan dengan penggunaan kebaya, rambut tidak bisa dibiarkan terurai begitu saja. Kita bisa menyiasatinya dengan blow variasi atau catok variasi.

Sekarang kebaya semakin berkembang dan beragam dengan permainan siluet, detail, atau pola yang menarik. Kitapun harus menyesuaikan kebaya yang kita pakai dengan tatanan rambut kita. Misalnya seperti gambar seorang artis dibawah ini yang mengenakan kebaya encim kuning sederhana yang ia tambahkan variasi dengan kalung  hijau cantik dan ikat pinggang putih besar sebagai pemanis. Ditambah lagi, ia membiarkan rambutnya yang panjang terurai, sehingga sekilas terkesan ia sedang mengenakan kebaya Bali.

Kebaya Bali Modern

Kebaya Bali Modern

Tiap kebaya daerah yang ada di Indonesia mempunyai ciri khasnya masing-masing, namun karena pengaruh modernisasi yang terjadi, kebaya ditiap daerah pun semakin bervariasi. Dengan tidak meninggalkan ciri khasnya, kebaya modern saat ini semakin menarik dan diminati.

Ciri khas kebaya Bali yang memakai obi yang pernah kami bahas di artikel sebelumnya juga telah mengalami perkembangan. Kebaya Bali yang trend saat ini mempunyai ciri khas yaitu kebaya bordir yang berbahan katun dengan bordir benang bercorak bunga, daun, burung dan kupu-kupu. Sedangkan dari segi warna pada umumnya adalah putih, namun warna lain seperti  warna kuning, pink, hijau, coklat, merah juga dii minati. Saat ini, para remaja menjadikan kebaya Bali sebagai pakaian modern dengan sedikit memodifikasi modelnya.

Sebelumnya, Kebaya Bali memang biasanya digunakan saat sembahyang ke Pura oleh orang Bali yang umumnya beragama Hindu. Namun denagan adanya kebaya Bali modern, banyak pula yang mengenakan kebaya untuk pergi ke pesta ataupun menghadiri acara-acara resmi

Kebaya Bali

Kebaya Bali – Ada banyak model kebaya yang dipakai wanita Indonesia, tergantung daerahnya. Bila daerah Jakarta terkenal dengan kebaya encim, daerah Jawa Barat terkenal dengan khas kebaya Sunda, begitu pula dengan derah lain di Indonesia, termasuk Bali. Sekarang ini, kebaya Bali begitu banyak model dan detailnya mengikuti trend yang berkembang, namun kebaya ini mempunyai ciri khas tertentu yang tidak dipunyai daerah lain.

Kebaya bali

Ciri khas Balinese Style atau kebaya orang Bali antara lain ada tambahan obi pada bagian pinggangnya. Obi adalah kain panjang yang dililitkan dibagian pinggang. Obi bisa berupa kain kaku yang sempit, seperti halnya stagen, atau kain lentur yang panjang. Bahan kain obi juga bisa terbuat dari bahan sutra, tenun atau bordir. Selain itu, kebaya ini juga mempunyai ciri khas warna korset satinnya yang berani.

Kebaya Klasik Modern Susi Lucon

Kebaya Klasik ModernKebaya Klasik – Ini adalah kebaya rancangan salah satu designer Indonesia, Susi Lucon. Satu karyanya ini ditampilkan saat opening Jakarta Fashion Week 2010 lalu. Memang, Jakarta Fashion Week 2010/2011 Hari Pertama mengusung tema : Styling Modernitas: A Tribute to Kebaya, dengan menampilkan bermacam-macam kebaya dari beberapa designer-designer  ternama, termasuk Susi Lucon.

Kebaya Klasik Modern

Susi Lucon menyebut rancangannya ini sebagai kebaya klasik modern. Inspirasinya dari kebaya kutu baru panjang. Kebaya kutu baru merupakan kebaya dengan model ada kain penghubung ditengah, untuk menghubungkan sisi kiri dan kanan kebaya. Potongan simpel memberi kesan klasik, namun tetap modern dengan warna biru tua dan kerlip payet serta detail bordirnya. Kebaya ini merupakan perpaduan antara Indonesia dan Asia Tenggara.

Kebaya Sartika

Kebaya sartika

Kebaya Sartika – Artikel lalu  sudah dibahas tentang kebaya Kartini. Ada model kebaya lain yang biasa dikenal dengan sebutan kebaya Sartika. Pada dasarnya model kebaya jenis ini tidak jauh berbeda dengan model kebaya Kartini. Bila kebaya Kartini lebih identik dengan budaya Jawa tengah, kebaya ini lebih identik dengan budaya Jawa Barat.

Ciri-ciri ber kebaya Sartika adalah selop atau alas kaki harus tertutup. Jika ingin memakai kalung, kalung dipakai di dalam atau tidak memakai kalung sama sekali. Biasanya, sebagai penyambung belahan kebaya digunakan bros atau panitih rantay (peniti yang terbuat dari logam mulia yang disambung-sambungkan dengan rantai kecil). Saat memakai kebaya model ini, cocok jika ditambahkan selendang ataupun tidak.

– Kebaya Sartika –

Perkembangan Kebaya Wanita Sunda

Perkembangan kebaya wanita Sunda dari masa awal sampai masa sekarang itu semakin bervariasi, dari yang sederhana sampai yang modern.

Di masa awal, kebaya Sunda sangat sederhana, hanya menggunakan apok ditutup dengan selendang. Di masa pertengahan, dikenal dengan baju salontreng atau kampret, yaitu semacam baju kurung. Di masa sekarang, kebaya Sunda punya bermacam corak dan lebih banyak modifikasi.

Yang jelas kebaya Sunda tidak menggunakan beef. Kebaya ber-beef adalah kebaya Jawa, perkembangan dari pemakaian stagen. Read more

Kebaya Sabrina

kebaya sabrina

Model Kebaya Sabrina

Kebaya Sabrina – Kebaya yang dipakai wanita Sunda mempunyai ciri khas potongan leher yang tanpa kerah.  Nama model kebaya ini adalah kebaya model sabrina atau ada yang menyebutnya dengan nama kebaya off-shoulder. Kebaya model ini termasuk salah-satu kebaya yang banyak diminati oleh wanita muda. Yang menarik dari kebaya model ini adalah garis potongan leher dan pinggulnya yang berbeda dari kebaya yang lainnya.

Kebaya sabrina memperlihatkan tulang leher dan bagian dada atas. Oleh karena itu, bagi yang mempunyai dada bidang, sebaiknya tidak menggunakan kebaya ini karena akan membuat dada terlihat semakin bidang. Hal ini juga berlaku untuk yang bertubuh kurus sebaiknya juga tidak memakai model kebaya ini karena akan semakin memperlihatkan tulang leher yang akan memberi efek menguruskan.. Warna kebaya harus juga disesuaikan dengan bentuk tubuh. Untuk Anda yang bertubuh kurus sebaiknya menggunakan warna cerah. Sedangkan bagi yang tubuhnya berisi, untuk membuat tubuh terlihat lebih kecil, dapat memilih warna gelap atau warna-warna lembut untuk kebaya Anda. Secara keseluruhan, desain pada kebaya model sabrina ini memperlihatkan efek lembut dan seksi.

Kebaya Sabrina
Read more

Seragam Busana Muslim Ibu Nurman Jakarta Selatan

Seragam Busana Muslim

Busana Muslim

Kali Ini order jahit dari Jakarta selatan yaitu dari Ibu nurman. Busana muslim ini menurut mba nurman akan di gunakan sebagai seragam ibu – ibu pengajian di rumahnya. Untuk memberikan kesan yang berbeda dengan yang lainya ku menambahkan opnaisel vertical di bagian sekitar lehernya sehingga akan terlihat lebih ramping bagi mba nurman jika di kenakan. Pada Bagian lenganya ku bari tambahan bahan warna hitam dan ku biarkan terbelah dua pada salah satu sisinya.

Busana Muslim Ibu Astuti Jakarta Timur

busana muslim

Busana Muslim

 

Order kali ini datang dari ibu Astuti Jakarta Timur. Bahan yang di gunakan adalah bahan katun dengan memadukan bordiran berwaran sehingga menimbulkan kesan fresh. Jahitan busana muslim ini di gunakan ibu astusi sebagai seragam pengajian.

Emak dan Kebaya Encimnya

Artikel kali ini menceritakan tentang  sebuah kelompok kecil yang masih mempertahankan kebaya encim sebagai busana sehari-harinya. Mereka adalah kelompok wanita lanjut usia di sebuah perkampungan di kota Tangerang. Mereka adalah wanita peranakan cina yang biasa dipanggil ‘encim’ atau ’emak jarik’ yang artinya emak berkebaya. Mereka lahir dan besar di Indonesia dan sebagian besar dari mereka menikah  dengan penduduk setempat. Kelompok ini sering disebut juga dengan Tionghoa Peranakan atau Tionghoa Babah. Contohnya adalah Ny. Ang Sim Nio, yang berusia 81 tahun. Dia adalah wanita peranakan cina dari Kampung Tegal Baru, salah satu perkampungan di kota Tangerang. Selama masa kanak-kanaknya, kota Tangerang yang lebih dikenal dengan nama ‘Benteng’. Jika kita ke daerah sana dengan menggunakan bus, maka kenek bus masih meneriaki “Benteng, Benteng’ untuk mencari penumpang mereka. Sekarang, Ny. Ang Sim Nio, yang biasa dipanggil emak, masih mengenakan kebaya encim setiap harinya. Menurut Lim Tion Han, seorang aktivis muda dari Patria Banten, di kota Tangerang sendiri ada 8 wanita lanjut usia yang masih mengenakan kebaya encim sebagai busana sehari-hari. Tapi di daerah Jawa Tengah, jumlah mereka hampir 1000 orang. Read more