Sackdress Tenun Ikat NTT dari Monic

 

Orderan ini datang dari mba monic salah satu tetangga aku. pada tenun ikat ini  aku buatkan sackdress dengan nuansa ethnic pada bagian lengan, leher dan obi aku berikan bordiran gold di tambah aplikasi batu2 untuk memberikan kesan ethnic nya.

Kebaya Payet Serong Sri dari Cengkareng Jakarta Utara

Kebaya ini adalah order dari sri yang rumahnya di cengkareng jakarta utara. dia sempat marah marah ke aku karena comment di web site ku tidak aku balas jadinya saking ngebetnya dia langsung datang ke workshop ku. Untuk yang lainya sekedar tips saja jika ingin menjahitkan di tempatku lebih baik telepon langsung or datang langsung mengingat untuk menjawab comment satu satu aku rada kesulitan waktunya. Pada kebaya ini sebenrnya mengikuti model kebaya hijau tosca yang ada di web aku. Untuk payet2 nya ku gunakan beads dan payet batang sebagai kombinasinya.

Jahit Manik Pada Kebaya

Jahit Manik Pada Kebaya

Jahit manik pada kebaya berfungsi untuk menambah keindahan dan memepertegas bagian-bagian tertentu dari kebaya tersebut. Beberapa bentuk yang sering digunakan adalah bunga dahlia, bunga teratai dan tali air. Untuk tampilan yang elegan dan sederhana tekhnik tali air bisa diterapkan pada bagian leher, pergelangan tangan, pinggiran tunik atau sepanjang belahan kancing yang memanjang dari leher sampai dasar tunik (disebut kelim).  Bentuk bunga dan atau bentuk lain yang lebih kompleks biasa diterapkan pada dada, bahu dan beberapa di bagian bawah tunik, pada tempat-tempat yang lebih luas.

Jahit manik pada kebaya pengantin tentu saja sangat berbeda dari yang digunakan untuk kebaya yang lain. Kebaya pengantin daerah Jawa Tengah, misalnya, yang menggunakan bahan belacu hitam hanya akan menggunakan bahan manik dengan warna emas atau perak dipadukan dengan sulaman benang dengan warna serupa. Bentuknya pun akan mengikuti bentuk-bentuk dari corak batik yang memiliki arti-arti khusus. Begitu pula dengan jahit manik pada kebaya pengantin dari daerah lain, harus selalu ada bentuk-bentuk yang mencerminkan ciri khas dari kebudayaan daerah tersebut.

Jahit manik pada kebaya pesta menyesuaikan warna dan model kebaya yang akan dihias. Semua tergantung dari bagian mana yang ingin ditonjolkan oleh sang desainer. Untuk bentuk kebaya muslim dengan kerah tegak, akan menggunakan lebih banyak manik-manik pada leher dan lengan. Untuk kebaya dengan kerah tinggi namun ingin memberi kesan lebar pada bahu, dapat diterapkan jahit manik pada bagian dada, menyambung bahu dan menggunakan tekhnik bunga dahlia kecil, sehingga didapatkan semacam kerah kedua yang berbentuk lebar. Warna manik yang digunakan menyesuaikan warna bahan kebaya, namun tidak jarang beberapa desainer melakukan improvisasi dengan warna kontras sehingga menimbulkan kesan “tabrakan” yang unik.  Untuk kesan mewah dapat digunakan manik dengan warna emas atau manik batu dan kaca dengan kesan mengkilap pada bahan broklat, tile dan saten. Untuk kesan athnik dapat digunakan manik kayu dan batu pada bahan katun atau belacu dan santung. Dengan begitu banyaknya pilihan, jahit manik pada kebaya dapat memberikan keleluasaan berinovasi bagi desainer, penjahit dan pemakai kebaya untuk menampilkan hiasan-hiasan dan keindahan yang diinginkan.

Jahit Manik Pada Kebaya

Jahit Manik|| Pengenalan Jahit Manik

Jahit Manik ||Pengenalan Jahit Manik

jahit manikJahit manik sudah di dikenal sejak abad ke 15. Pertama kali dikenalkan kerika mulai dibuat manik-manik dari kaca dengan berbagai macam warna di Eropa, mereka menggunakannya untuk menghias pakaian wanita bahkan sepatu dan payung.  Jahitan manik sebenarnya adalah tekhnik menempelkan manik-manik pada sebuah obyek dengan cara menyusunnya dengan benang dan jarum.  Manik-manik yang terbuat dari beberapa bahan seperti batu, kaca dan emas atau perak memeiliki arti prestige tersendiri pada setiap benda-benda yang dihiasnya.

Jahitan manik masuk ke Asia mulai abad 17, dikembangkan di china. China sudah mengenal sulam sebelumnya, manik-manik kemudian dipadukan dengan sulaman dan digunakan pada semua barang yang mereka pakai sehari-hari.  Penyebarannya di Asia sangatlah cepat, ketika kebaya mulai disukai dan menjadi trend pakaian pada masanya, jahit manik pun diterapkan sejak pertama kali kebaya dibuat.  Selain fungsinya sebagai hiasan untuk memperindah kebaya, manik-manik ini juga membedakan kelas pemakainya. Bukan hanya bahan dan warna dari manik-manik yang digunakan tapi juga bentuk dan tekhnik yang dipakai dalam jahit manik kebaya yang membedakan tampilan dan keindahan yang dihasilkan.

Jahitan manik pada kebaya sangat beragam bentuk dan tekhniknya. Penerapannya pun bisa di bagian manapun dari kebaya. Bentuk-bentuk yang diaplikasikan seringkali mengikuti budaya atau alam sekitar. Beberapa bentuk yang sering digunakan adalah tali air, kebun bunga, bunga dahlia, jelujur salur, teratai, tabur dan masih banyak lagi.

Tidak setiap penjahit pakaian menguasai tekhnik jahit manik. Beberapa rumah jahit mempekerjakan beberapa orang secara khusus untuk melakukan pekerjaan ini. Tekhnik jahitan manik pada kebaya sebenarnya tidaklah terlalu sulit untuk dipelajari, namun membutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam menerapkannya. Untuk mempelajari tekhnik ini dapat mengikuti pelatihan khusus, beberapa tempat kursus menjahit juga menyediakan jasa belajar tehknik ini. Bisa juga dengan belajar sendiri secara otodidak, beberapa  buku tentang bentuk dan tekhnik jahit manik sudah banyak beredar di pasaran, lengkap dengan langkah-langkah dalam menerapkannya.

Pengenalan Jahit Manik

Memilih Model Kebaya Yang Tepat

Memilih Model Kebaya Yang Tepat

memilih model kebayaMemilih model kebaya yang tepat dan sesuai dengan postur dan bentuk tubuh  bagi sebagian orang merupakan sesuatu  yang  susah-susah gampang.  Tidak semua model kebaya bisa pas dan terlihat indah ketika dipakai seseorang.  Jika memilih model yang salah, bukan keanggunan yang terpancar tapi malah kekurangan-kekurangan dari postur tubuh terlihat jelas.  Factor-faktor yang menentukan tepat tidaknya suatu kebaya misalnya adalah bentuk leher, bentuk lengan dan siluet tubuh. Panjang pendek dari tunik juga mempengaruhi.

Namun secara umum, memilih model kebaya yang tepat bukanlah sesuatu yang perlu dipikirkan terlalu sulit.  Beberapa hal dapat di variasikan dengan hiasan dan aksesories yang dipake, tujuannya untuk menutupi kekurangan yang ada.  Menyelaraskan kebaya dengan kain dan aksesories akan menjadi lebih penting dalam menampilkan kesan yang diinginkan.  Jika ingin tampil sederhana namun tetap istimewa, pilihlah kebaya klasik berpayet dengan warna-warna senada. Padukan dengan kain warna lembut dan netral. Jika menginginkan kesan mewah dan sedikit glamour, kebaya dengan warna lebih ramai dipadukan dengan bros dan payet emas serta selendang pelangkap bisa menjadi pilihan yang  indah. Jangan mengenakan aksesoris yang terlalu banyak, hanya akan membuat panampilan terlalu mencolok dan kurang anggun.

Jika tetap ingin memilih model kebaya yang tepat dengan penyesuaian bentuk tubuh perhatikan hal-hal berikut. Untuk model kebaya dengan model tunik yang panjang akan cocok digunakan oleh mereka yang berpostur tubuh tinggi. Untuk meraka yang kurang tinggi dan menginginkan tunik panjang, usahakan tunik tetap terlihat pendek dari depan, misalnya dengan menambah belahan lebar. Potongan kerah yang agak rendah dan memperlihatkan bentuk bahu akan sangat cantik jika dikenakan oleh mereka yang memiliki leher pendek dan bahu kecil. Jika bahu agak lebar, pilihlah kerah dengan potongan rendah namun tetap menutup bahu, misalnya : potongan V, model sunda atau model queen.

 

Memilih model kebaya

Kebaya Modern Payet Sheny dari Tokyo Jepang

Orderan ini datang dari sheny dia tinggalnya di jepang, untuk orderan ini ku mengggunakan contoh baju kebaya sheny yang di kasihkan mamanya ke tempatku. Kebaya tersebut aku jadikan sebagai patokan ukuran, mamahnya shany ini sering bolak balik ke tempat ku untuk mengurusi order ini. untuk kebayanya aku tambahkan aplikasi menyilang dengan bahan chiffon dan bagian lehernya aku tambahkan list payet unutk memberikan kesan glamour pada kebaya tersebut.

 

 

 

 

Rumah Jahit

Rumah Jahit

rumah jahit

Rumah jahit adalah jawaban keinginan kita untuk mendapatkan pakaian dengan bahan, model dan ukuran khusus. Untuk yang menyukai keunikan dan selalu menginginkan sesuatu yang khusus untuk dimiliki, berbelanja pakaian di toko bisa jadi sangat tidak menyenangkan. Setiap model yang ada di toko sudah pasti diproduksi dengan jumlah lebih dari dua potong. Akan sangat menyenangkan jika bisa memilih bahan, aksesories, model dan mendesain sendiri pakaian baru kita. Tidak perlu menjadi seorang penjahit untuk mendapatkan semua hal tersebut, rumah jahit akan dengan mudah membantu mewujudkannya.

Rumah jahit juga merupakan salah satu peluang usaha rumahan yang sangat menjanjikan. Peluang usaha ini sebagian besar memang dijalankan oleh para ibu rumah tangga yang memiliki keahlian menjahit. Mereka memulai dengan mendapatkan order dari teman-teman dan kerabat dekat atau bahkan dari para tetangga. Untuk skala kecil seperti ini harga sangatlah bersaing. Akan jauh lebih murah dari harga pakaian di toko. Dari jasa menjahit kecil-kecilan menjadi sebuah rumah jahit diperlukan usaha yang lebih dalam berpromosi maupun dalam memenuhi setiap order yang masuk. Dukungan fasilitas seperti menyediakan beberapa gambar contoh desain pakaian yang sedang trend dan buku-buku fashion akan sangat membantu dalam menarik minat pelanggan. Semua itu akan memungkinkan bagi pelaku usaha untuk memberikan harga yang lebih pantas untuk semua kerja keras yang dilakukannya.

Di jaman serba internet ini beberapa peluang usaha mulai mengembangkan usahanya secara online. Internet  dapat memberikan peluang pasar yang lebih luas dan bahkan mencakup luar negeri. Mungkin pada awalnya akan sangat membingungkan bagi beberpa orang untuk menggunakan jasa rumah jahit online. Tapi tidak perlu khawatir, mereka akan menuliskan beberapa petunjuk cara menghubungi dan menggunakan jasa mereka.  Beberapa aktifitas seperti promosi dan menerima order, bahkan mengukur baju semua dapat dilakukan secara online. Dengan memberikan kontak person yang jelas seperti mencantumkan nomor telpon, alamat email dan alternatif komunikasi melalui internet yang lain akan memudahkan komunikasi dengan calon pelanggan. Kecepatan respon dari pihak pelaku usaha akan sangat berpengaruh pada tingkat kepercayaan calon pelanggan.

Rumah Jahit

Model Kebaya

Model Kebaya

Model KebayaModel kebaya pada awalnya berbentuk tunik dengan siluet panjang sederhana yang memanjang dari leher sampai lutut, beberapa orang pada jaman itu menyebutnya baju kurung.  Kebaya pada masa itu berlengan panjang , dengan bukaan lurus di depan, tanpa kancing, memiliki bentuk kerah lipat  yang memanjang sampai bawah. Model kebaya ini dipengaruhi oleh budaya Islam yang sedang berkembang pesat di seluruh dunia.

Model kebaya mulai mengalami perubahan ketika bangsa Eropa juga tertarik mengenakannya sebagai pakaian sehari-hari. Beberapa menjadikannya lebih pendek dan lebih ketat. Inovasi bahan pun mulai terlihat, dari bahan katun biasa menjadi beraneka ragam. Perubahan ini mengacu pada identitas kelas sosial. Pada masa itu bahan seperti beludru dengan ornamen benang emas dan bros emas besar menandakan tingginya kasta dari sang pemakai, biasanya dipakai oleh para anggota kerajaan pada acara-acara resmi. Kebaya seperti yang dikenakan oleh Ibu Kartini merupakan kebaya sehari-hari yang santun namun memberi kesan elegan dan eksklusif. Kebaya Kartini terus dijadikan sebagai model panutan.

Pada beberapa masa di jaman penjajahan hingga orde baru, kebaya sempat kehilangan pamornya sebagai pakaian nasional yang berkelas. Terutama ketika masa penjajahan jepang, ketika kata koloni dan pribumi menjadi pembagian kelas yang sangat ekstrim. Kebaya adalah simbol pribumi, dengan kata lain budak dan berderajat rendah. Jangankan perkembangan model kebaya, bahkan produksinya pun hampir terhenti.

Kebaya kembali muncul dan mulai berkibar pada tahun 1990-an. Beberapa desainer ternama mencoba menggebrak dunia fashion Indonesia dengan inovasi pada model kebaya. Hal ini dengan tujuan untuk kembali menarik minat para wanita Indonesia untuk mengenakan kebaya sebagai identitas negaranya. Inovasi demi inovasi terus dikembangkan, kebaya tidak lagi dianggap sebagai pakaian kuno yang ketinggalan jaman. Inovasi memberikan jiwa baru pada kebaya sehingga menjadikannya pakaian adat yang selalu berkembang mengikuti jaman.

Model Kebaya

Gaun Pengantin dari lusci papua jayapura

Gaun Pengantin dari lusci papua jayapura

Gaun Pengantin ini adalah order dari lusi yang tinggalnya dari papua Jayapura. Orderan ini merupakan order dengan sistem jarak jauh, jadinya aku hanya kirimkan form ukuran lalu ia lengkapi. Awalnya Lusi ini ingin membuat gaun pengantin seperti Kate midleton tapi karena budgetnya terbatas aku sanggupi juga dengan sedikit modifikasi.

Pada Bagian Belakang gaun ini aku design dengan buntut yang tidak terlalu panjang dan membentuk sudut lancip. Untuk Keseluruhan gaunya sebenarnya aku sarankan ke lusi untuk memakai sedikit payet, tapi karena dari lusi nya tidak menginginkan payet makan aku ikuti saja dan aku tambahkan sedikit aplikasi di bagian bawahnya dengan potongan motif brokat agar tidak terlihat kosong. Untuk bagian pingganya aku berikan Obi untuk menutupi sambungan antara antasan dan bawahanya ditambah sedikit aplikasi pita di belakangnya.

Gaun Pengantin

Gaun Pengantin

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kebaya Kerah Cheongsam dari Bontie Harapan Indah Bekasi Barat

 

Orderan Kebaya kerah cheongsam ini dari Bontie yang tingalnya di daerah harapan indah Bekasi barat. Bontie ini orangnya mengenakan jilbab. jadinya aku buat rada tertutup pada baian lenganya. Untuk bagian lehernya aku berikan model kerah cheongsam dengan tambahan payet di skitar lehernya. Sedangkan untuk bagian pingangnya aku tambahkan obi, tersinpirasi oleh model kebaya bali.

Kebaya Payet Hijau Tosca dari Dayne Cikarang or BSD

Orderan kebaya payet hijau ini datang dari dayne yang tinggalnya di daerah cikarang and BSD juga kata dia. Mba Dayne ini orangnya sangat cantik maklum kata dia bekas pramugari salah satu penerbangan luar negri. Dia awalnya dateng ke tempat ku tanpa bawa bahan, lalu minta di temani mencari bahan di daerah bekasi. Terima kasih juga loh mba atas traktiranya.

Untuk model kebaya payet  ini dari dayne nya sendiri mempercayakan designya ke aku. Pada bagian bahunya aku berikan bordiran sebagai alat bantu untuk menopang kebayanya pada saat di kenakan. Untuk Bagian depan bawahnya aku buat seperti huruf V tapi pada bagian belakangnya aku buat sejajar.

 

Alamat Lengkap Perancang Busana Indonesia (Indonesian Fashion Designer)

Indonesian Fashion Designer

Mungkin ada beberapa dari kamu yang terkadang kesulitan untuk mencari alamat lengkap dari perancang – perancang terkenal dari Indonesia, Berikut ini adalah alamat lengkap dari beberapa perancang atau Indonesian Fashion Designer :

1. (www.penjahitkebaya.com) , Tlp : 021-99001089  Email : marketing@penjahitkebaya.com
2. Adjie Notonegoro d/h House Of Adjie, Jl. Barito , Jakarta Selatan
3. Adrian Gan , Jl. Sunter Paradise IX Blok F 16 No. 15-16 Jakarta utara
4. Agnes Budhisurya , Jl. Minyak Raya No 2 Duren Tiga Jakarta selatan
5. Alston Stephanus , Jl. Villa Hijau Kav 19 Pondok Indah Jakarta selatan
6. Amy Atmanto , Royal Kaftan , Jl. Tebet Timur Raya No. 46, Jakarta selatan
7. Arantxa Adi , Jl Benda No. 2 A, Jakarta selatan
8. Ari Seputra , Jl. Dempo I no 5 A Kebayoran Baru, Jakarta selatan
9. Barli Asmara , Jl. Kerinci 8 No. 38 B, Mayestik , Jakarta selatan
10. Billy Tjong , Kemang Square Lt 1 No. 7-8 , Jl. Kemang Raya No. 3 A , Jakarta Selatan
11. Bin House / Cita , Jl. Purworedjo no 10, Menteng , Jakarta Pusat
12. Biyan , Plaza Senayan L I /125 C Jakarta Selatan
13. Biyan Bride & Biyan Gold , Gdg Papilon Lt 3 Kemang Raya No. 45 AA, Jakarta Selatan
14. Chossy Latu , Jl. Tebet Barat Raya no 11 Jakarta Selatan
15. Didi Budiarjo , Jl. Bendi Besar No. 20
16. Deden Siswanto , Jl. Rawa Simprug IV / 8A , Jakarta selatan
17. Denny Wiryawan , Jl. Cipete IV No. 16 A Jakarta Selatan
18. Eddy Betty , Jl. Taman Radio Dalam V /14 , Keb. Baru , Jakarta Selatan
19. Etty S Bachir d/h Al Madinah , Jl. Alam Segar 3 No. 8 -9 Pondok Indah, Jakarta Selatan
20. Edward Hutabarat / Part One , Kemang Icon lt 2 Jakarta Selatan
21. Ghea Fashion Studio , Jl. Subang No. 12 Menteng, Jakarta Pusat
22. House of Irsan , Jl. Cempaka Putih Tengah 26 C No. 18, Jakarta Pusat
23. Ivan Gunawan , Jl. Kerinci 8 No. 9 , Mayestik , Jakarta selatan
24. Kanaya Tabitha , The Catwalk , KGM 3 Lt 3 Jakarta Utara
25. Nita Azhar , Jl. Pogung Baru D 33 , Jogjakarta
26. Oscar Lawalata , Jl. Laksana No. 5 A , Jakarta Selatan
27. Poppy Dharsono , Jl. Bumi No. 52-54 , Keb- Baru Jakarta Selatan
28. Postour & Co Saluadji , Jl. Wijaya V No. 4 Melawai , Jakarta Selatan
29. Priyo Oktaviano / Spous , Jl. Lamandau 3 /21 Keb-Baru , Jakarta Selatan
30. Reshna , Jl. Villa Sawo Kav 34 , Cipete Utara, Jakarta Selatan
31. Ronald F Gaghana , Plaza Senayan Lt 2, Jakarta Selatan
32. Rusli Tjohnardi , Jl.Keutamaan No. 80 , Jakarta Barat
33. Sally Koeswanto , Dharmawangsa Square I no. 49 , Jl Dharmawangsa VI & IX , Jakarta Selatan
34. Sophie , Komp. PU. Jl. Pengairan No 6 Bintaro jaya Sek 2, Jakarta Selatan
35. Stephanus Hammy , Jl. Dr. nurdin Gg II/12 , Jakarta Barat
36. Sebastian A. Gunawan , Harmony Plaza Blok K No. 1 , Jl. Suryo Pranoto No 2 Jakarta Pusat
37. Tenun Baron , Gd. Mitra Hadiprana , Lt. Dasar , Jl. Kemang Raya No. 30 Jakarta Selatan
38. Tex Xaverio , JL. Pluit Barat , 7 No. 1 Jakarta Utara
39. Tri Handoko , Perum Taman Bukit Kemang , Jl. H. Tholib Kav B1 Cipete Utara, Jakarta Selatan

Semoga informasi diatas dapat berguna untuk anda.

Indonesian Fashion Designer

 

kebaya obi modern dewi dari pondok kelapa jakarta timur

Kebaya obi modern ini adalah orderan dari dewi yang tinggalnya di pondok kelapa jakarta timur. Kebaya modern ini pada bagian perutnya ada aplikasi pita sebagai variasi saja. Kebetulan dewi sendiri menggunakan jjilbab oleh sebab itu aku design rada tertutup meskipun nantinya dia akan menggunakan manset juga didalamnya. untuk bawanya dewi memberikan aku kain sutra untuk dipadukan dengan atasanya yang kebetulan warnanya sudah cocok dengan atasanya.kebaya dewi pondok kelapa jakarta timur

Kebaya lengan pendek dari dika pekayon bekasi barat

Kebaya ini datang dari orderan namanya dika dan dia rumahnya di pekayon bekasi barat. Untuk kebaya lengan pendek modern ini pada bagian lenganya menggunakan lengan pendek dan pada bagian pinggangnya menggunakan obi. Kebaya ini sangat sederhana tidak menggunakan payet  dan aku tidak mengalami kesulitan dalam pembuatanya. kebaya dika pekayon

Kebaya Modern Mrs Sharon from Sri Langka

kebayaKebaya Modern ini orderan dari Mrs Sharon from Sri Langka, orangnya untuk ukuran orang indonesia cukup tinggi dan besar, Untungnya Mrs Sharon ini benar2 mempercayakan semuanya ke aku untuk designya. Kebaya ini menggunakan Obi opnaisel pada bagian pinggangnya dan untuk bagian blousnya ku buat menyerong.Pada bagian bawahnya ku tambahkan potongan – potongan motif dari bahan brokatnya sehingga memberikan kesan tidak polos dan menyatu dengan atasnya. Untuk lenganya ku design dengan model tulips dengan lebar sekitar 50cm

Kebaya Bali Modern

Kebaya Bali Modern

Tiap kebaya daerah yang ada di Indonesia mempunyai ciri khasnya masing-masing, namun karena pengaruh modernisasi yang terjadi, kebaya ditiap daerah pun semakin bervariasi. Dengan tidak meninggalkan ciri khasnya, kebaya modern saat ini semakin menarik dan diminati.

Ciri khas kebaya Bali yang memakai obi yang pernah kami bahas di artikel sebelumnya juga telah mengalami perkembangan. Kebaya Bali yang trend saat ini mempunyai ciri khas yaitu kebaya bordir yang berbahan katun dengan bordir benang bercorak bunga, daun, burung dan kupu-kupu. Sedangkan dari segi warna pada umumnya adalah putih, namun warna lain seperti  warna kuning, pink, hijau, coklat, merah juga dii minati. Saat ini, para remaja menjadikan kebaya Bali sebagai pakaian modern dengan sedikit memodifikasi modelnya.

Sebelumnya, Kebaya Bali memang biasanya digunakan saat sembahyang ke Pura oleh orang Bali yang umumnya beragama Hindu. Namun denagan adanya kebaya Bali modern, banyak pula yang mengenakan kebaya untuk pergi ke pesta ataupun menghadiri acara-acara resmi

Kebaya Bali

Kebaya Bali – Ada banyak model kebaya yang dipakai wanita Indonesia, tergantung daerahnya. Bila daerah Jakarta terkenal dengan kebaya encim, daerah Jawa Barat terkenal dengan khas kebaya Sunda, begitu pula dengan derah lain di Indonesia, termasuk Bali. Sekarang ini, kebaya Bali begitu banyak model dan detailnya mengikuti trend yang berkembang, namun kebaya ini mempunyai ciri khas tertentu yang tidak dipunyai daerah lain.

Kebaya bali

Ciri khas Balinese Style atau kebaya orang Bali antara lain ada tambahan obi pada bagian pinggangnya. Obi adalah kain panjang yang dililitkan dibagian pinggang. Obi bisa berupa kain kaku yang sempit, seperti halnya stagen, atau kain lentur yang panjang. Bahan kain obi juga bisa terbuat dari bahan sutra, tenun atau bordir. Selain itu, kebaya ini juga mempunyai ciri khas warna korset satinnya yang berani.

Kebaya Klasik Modern Susi Lucon

Kebaya Klasik ModernKebaya Klasik – Ini adalah kebaya rancangan salah satu designer Indonesia, Susi Lucon. Satu karyanya ini ditampilkan saat opening Jakarta Fashion Week 2010 lalu. Memang, Jakarta Fashion Week 2010/2011 Hari Pertama mengusung tema : Styling Modernitas: A Tribute to Kebaya, dengan menampilkan bermacam-macam kebaya dari beberapa designer-designer  ternama, termasuk Susi Lucon.

Kebaya Klasik Modern

Susi Lucon menyebut rancangannya ini sebagai kebaya klasik modern. Inspirasinya dari kebaya kutu baru panjang. Kebaya kutu baru merupakan kebaya dengan model ada kain penghubung ditengah, untuk menghubungkan sisi kiri dan kanan kebaya. Potongan simpel memberi kesan klasik, namun tetap modern dengan warna biru tua dan kerlip payet serta detail bordirnya. Kebaya ini merupakan perpaduan antara Indonesia dan Asia Tenggara.

Kebaya Sartika

Kebaya sartika

Kebaya Sartika – Artikel lalu  sudah dibahas tentang kebaya Kartini. Ada model kebaya lain yang biasa dikenal dengan sebutan kebaya Sartika. Pada dasarnya model kebaya jenis ini tidak jauh berbeda dengan model kebaya Kartini. Bila kebaya Kartini lebih identik dengan budaya Jawa tengah, kebaya ini lebih identik dengan budaya Jawa Barat.

Ciri-ciri ber kebaya Sartika adalah selop atau alas kaki harus tertutup. Jika ingin memakai kalung, kalung dipakai di dalam atau tidak memakai kalung sama sekali. Biasanya, sebagai penyambung belahan kebaya digunakan bros atau panitih rantay (peniti yang terbuat dari logam mulia yang disambung-sambungkan dengan rantai kecil). Saat memakai kebaya model ini, cocok jika ditambahkan selendang ataupun tidak.

– Kebaya Sartika –

Perkembangan Kebaya Wanita Sunda

Perkembangan kebaya wanita Sunda dari masa awal sampai masa sekarang itu semakin bervariasi, dari yang sederhana sampai yang modern.

Di masa awal, kebaya Sunda sangat sederhana, hanya menggunakan apok ditutup dengan selendang. Di masa pertengahan, dikenal dengan baju salontreng atau kampret, yaitu semacam baju kurung. Di masa sekarang, kebaya Sunda punya bermacam corak dan lebih banyak modifikasi.

Yang jelas kebaya Sunda tidak menggunakan beef. Kebaya ber-beef adalah kebaya Jawa, perkembangan dari pemakaian stagen. Read more