Berlenggang Kebaya Di Pekan Mode Jakarta

Kebaya selalu memiliki tempat tersendiri di mata para pecinta mode tanah air. Kesederhanaan yang hadir melalui sepotong kebaya selalu menampilkan keanggunan tersendiri bagi pemakainya. Seakan tak ingin ketinggalan dengan ragam busana yang mewakili modernitas, barisan kebaya yang mewakili tradisi turut memeriahkan Jakarta Fashion Week 2012.

Salah satu desainer yang menampilkan kebaya dalam pergelaran ini adalah Josephine Werratie Komara atau yang lebih dikenal dengan panggilan Obin. Desainer yang lebih senang disebut sebagai tukang kain ini menampilkan 48 set busana dalam empat sekuen, dengan kombinasi warna dan materi yang didominasi kain tradisional.

Sebagai tukang kain, tentu saja fokus Obin adalah menampilkan kain-kain hasil kreasinya.  Namun tentu saja kain – kain tersebut tidak berdiri sendiri, maka pilihan pun jatuh pada kebaya sebagai padanan. Tak hanya itu, aneka kebaya dengan potongan unik yang ia hadirkan pun merupakan hasil kreasinya dengan ragam kain koleksinya.

Berbagai teknik pembuatan kain yang mengandalkan ketrampilan tangan menghadirkan ragam desain yang kental tradisi. Teknik jumput, cabik, cut work ataupun batik hadir begitu cantik dan modern, dengan warna-warna cerah dan elegan. Tak heran bila tepuk tangan meriah menyambut 48 koleksi yang ditampilkan sore itu.

Bila Obin menampilkan kebaya dengan gaya ceria, lain lagi dengan Yasra. Pergelaran yang diberinya tema Sense, menampilkan perjalanan cinta seorang wanita, sehingga bukan hanya masa ceria, namun ia juga mengalami masa suram akibat patah hati.

Kebaya ringan dengan warna-warna cerah dan detil pita cantik mengawali cerita, mengambarkan kebahagiaan seorang wanita. Celana bermotif batik dengan warna-warnanya yang cerah menambah kesan ceria. Sempat menampilkan kebaya berwarna hitam dan abu-abu yang menggambarkan masa-masa suram, Yasra menutupnya dengan kebaya – kebaya merah dan putih yang menggambarkan kesiapan wanita menghadapi hari pernikahan.

Sebagai selingan manis, Yasra juga menampilkan kebaya dengan rok balon, membuat kebaya – kebaya yang berwarna gelap terkesan lebih ringan dan tidak kaku. Permainan detil payet di setiap potong kebaya menghadirkan kesan mewah dan berkilau.(dwi44)

Berkebaya Menawan Untuk Tubuh Si Mungil

Ukuran tinggi badan seseorang terkadang dapat menjadi urusan besar. Tidak jarang wanita dengan tinggi yang dapat dikatakan pas-pasan, tergoda untuk mengenakan busana yang kurang sesuai, hanya karena melihat wanita lain cantik memakainya.

Misalnya busana berkerah tertutup yang dipadukan dengan rok panjang. Namun apa yang terjadi, orang lain akan menilai pakaian tersebut kurang pantas untuknya karena terbentur tubuhnya yang mungil, pakaian tersebut lebih sesuai dikenakan oleh wanita dengan tubuh tinggi semampai.

Lalu pakaian seperti apa yang baik untuk dikenakan bagi wanita yang memiliki tubuh agak mungil? Ada beberapa batasan yang sebaiknya diikuti oleh wanita dengan kriteria tersebut. Batasan-batasan ini sebaiknya diterapkan demi mendapatkan penampilan sempurna. Terutama bagi mereka yang akan menghadapi pernikahan, sebaiknya perhatikan beberapa tips di bawah ini, agar Anda bisa mendapatkan kebaya yang sesuai.

1. Panjang pendek kebaya. Alangkah baiknya bila Anda mengenakan kebaya yang tidak terlalu panjang, maksimal mencapai pinggul.

2. Jenis kerah. Kerah tertutup seperti cheongsam pantang dikenakan. Mengapa? Sebab biasanya wanita tipe ini mempunyai leher yang pendek, kerah cheongsam akan membuat leher yang pendek tersebut tertutup. Sebagai alternatif, Anda dapat memilih kerah berbentuk ‘V’ untuk membuat leher terlihat lebih jenjang.

3. Kebaya body fit. Jangan berpendapat bahwa tubuh mungil dapat ditutupi dengan mengenakan kebaya yang longgar atau terlalu ketat, keduanya malah akan memperburuk penampilan. Jatuhkan pilihan pada kebaya yang body fit, tidak longgar juga tidak terlalu ketat di badan.

4. Ruffle dan kerutan. Tubuh mungil sangat memerlukan volume untuk menambah kesan bobot badan. Anda boleh memberikan aksentuasi seperti kerut atau ruffle yang akan menimbulkan efek tubuh lebih berisi.

5. High heels. Sepatu bertumit tinggi merupakan andalan yang paling efektif untuk tubuh lebih tinggi.(dwi41)

Kembalinya Adjie Notonegoro, Sang Master Kebaya

Diawali dengan suara indah Reza, show yang molor cukup lama ini dimulai pada 17.10 Wib. Diiringi lagu Bubuy Bulan, nuansa adat Sunda begitu kental dalam sesi koleksi kebaya dengan ekor panjang, kebaya-kebaya putih yang begitu anggun membalut lekuk tubuh para model.

Kebaya putih dengan bahan transparan membalut bustier brokat berbentuk bunga berwarna senada, bahan transparan dihias manik berbentuk selembar daun. Bagian transparant juga jadi aksen pembatas dan penegas potongan pola garis yang tidak simetris. Kebaya brokat putih penuh manik dengan pola hiasan transparan membentuk potongan pada bagian leher ke dada bagian kanan sampai ke belakang, aksen yang manis.

Kebaya putih brokat dengan bentuk leher V kombinasi, begitu cantik dan anggun dengan bagian ekor diberi kain transparant panjang berhias bordir pada pinggir kain.

Sekuen berikutnya, busana mini ketat dengan hiasan kepala yang indah, bentuk V pada bagian belakang, memperlihatkan punggung sang model. Gaun mini dengan topi lebar berhias cadar, menebar aroma misterius nan sexy. Busana offwhite dengan rok balerina mengembang, bolero panjang yang bagian belakangnya memiliki ekor panjang, lengan pendek dengan undakan kerut.

Teknik kerut membentuk volume yang bergelombang, penggunaan aksen drapir yang menjuntai indah dan aksesoris veil yang indah. Material bulu juga digunakan sebagai aksen hiasan gaun, selendang panjang menyimpang pada leher dan dibiarkan menjuntai ke belakang. Manik penuh membentuk rompi mini menjadi aksen pemanis yang indah.

Lantunan lagu indah dari Reza menjadi penutup yang indah, Adjie bersama 2 anak angkatnya pun hadir dan mendapatkan tepuk tangan meriah serta beberapa rangkaian bunga dari kerabat juga sahabat.(dwi05)

Eyeshadow Yang Cocok Dipadukan Dengan Kebaya

Eyeshadow

Eyeshadow Yang Cocok Dipadukan Dengan Kebaya

Eyeshadow – Beberapa acara digelar untuk memperingati hari Kartini. Warna eyeshadow mana yang cocok dipadukan dengan kebaya yang akan dikenakan ya? Pilih warna-warna dari alam seperti

Orchid Purple Eyeshadow

Warna bunga lembut nan eksotik, ciri khas Indonesia ini memang mempesona. Pilih eyeshadow dengan bahwan warna satin yang manis saat dipulaskan di pelupuk mata. Buat sebuah garis tipis dengan pensil hitam untuk menegaskan garis mata, terutama Anda yang tak memiliki lipatan.

Shading yang Anda pakai boleh warna-warna yang tak biasa digunakan, seperti kuning, biru, atau berikan undertone pink untuk membuat mata Anda terkesan lebih sempit.

Yellow Eyeshadow

Bagaimana bisa warna-warna ceria kuning ini dipakai? Bisa! Pilih beberapa shading warna orange, lime green atau citrus sebagai pengganti shimmering atau undertone pada mata.

Tambahkan sedikit sapuan warna nude pink atau creamy blush on agar kesannya lebih natural.

Terra-Cotta Eyeshadow

Jangan khawatir apabila Anda masih ragu mencoba warna-warna ceria di atas. Karena Anda bisa memilih warna terra-cotta yang sangat natural bagi warna kulit Anda.

Awali dengan penggunaan eyeshadow based agar warna ini lebih tahan lama di mata. Percantik dengan maskara dan eyeliner hitam serta sempurnakan dengan bronzer yang sesuai dengan warna kulit.(dwi04)

Eksplorasi Eklektik Psychedelic Slang

Menampilkan Deden Siswanto, Eny Ming, Ghea S. Panggabean dan Defrico Audy, keempat desainer yang berbagi panggung ini merangkum koleksi apiknya dalam fashion show bertajuk Psychedelic Slang.

Mengawinkan folklore, urban dan multi era merupakan ciri dari Deden Siswanto, busana karyanya tampil kontemporer dengan sentuhan vintage dengan konsep gaya tumpuk yang chic dan padu padan. Di IFW 2012, Deden menampilkan tema Debutante Delight. Koleksi ini terinspirasi dari pertemuan dua budaya yaitu busana kerajaan Jawa dan busana Eropa di jaman kolonial.

Material katun, corduroy, kanvas, linen dan voile diolah dengan cerdas ke dalam deretan busana yang menarik. Teknik hand print, digital print dan bordir tangan ikut melengkapi keseluruhan desain. Sepatu didukung oleh koleksi Yongky Komaladi.

Melalui labelnya MING, Eny Ming memamerkan desain yang bold, edgy dan tidak banyak detail. Tema Re-Construction adalah tema yang diangkat Eny Ming di IFW 2012. Potongan di koleksi ini menyimbolkan puzzle kehidupan. Potongan bahan disusun sedemikian rupa dengan susunan yang artistik pada siluet yang ‘rileks’.

Dalam patchwork, material wool dan katun berpadu harmoni dengan jersey dan sheer. Aura androgini tertangkap karena berbagai elemen maskulin yang dibungkus dengan aura feminitas,

Ghea S.Panggabean yang memiliki ciri khas desain bergaya hippies dengan potongan longgar ini kini hadir mengemas gaya Cina Peranakan. Dalam tema ‘Orientalism’, desainer yang telah lama malang melintang di dunia fashion Indonesia ini memasukkan unsur budaya China yang telah banyak mempengaruhi budaya Indonesia.

Mulai dari keramik China peranakan, bordiran, sulaman Padang hingga kebaya encim dengan bordir naga atau kupu-kupu. Ghea kembali memamerkan kekuatannya mengolah motif print dengan mengaplikasikan print tangan pada bahan tulle, organza, velvet yang kemudian dibordir dan diberi manik-manik. Desainer yang telah memiliki 6 buah label termasuk label anak-anak dan Pria ini menjadi salah satu desainer yang paling ditunggu di IFW 2012.

Nama Defrico Audy mengingatkan kita pada desain yang kaya budaya dengan siluet yang berani. Setelah sebelumnya sukses mengolah kekayaan budaya Kutai Kartanegara, kini Audy beralih ke Sumatera Selatan. Lewat koleksi bertajuk Wong Kito Cino, Audy mengolah kebudayaan dan adat istiadat bangsawan Sumatera Selatan pada jaman Kerajaan Sriwijaya. Pada jaman itu, pengaruh etnis China tampil sangat kental.

Dengan material utama songket, tulle, french lace, thai silk, satin duchess dan chiffon silk, Audy memamerkan busana yang memikat. Berbagai pieces yang dapat dipadu padan dapat ditemukan di koleksinya seperti jaket, bolero, vest, cardigan, skinny pants, pencil skirt hingga tube dress.(dwi02)

Ethnic dan Contemporer, Parade Show Desainer APPMI

Acara yang berlangsung di Assemble Hall Jakarta Convention Center, mengawali rentetan acara yang akan berlangsung pada hari penutupan event akbar ini. Enam belas desainer yaitu Agnes Budhisurya, Wignyo Rahadi, Aarti Pieces of Art, Lia Mustafa, Melia Wijaya, Estrelita Maya Zefanya, Afif Syakur, Handy Hartono, Pinky Hendarto, Oky Wong, Borneo by APPMI Kalimantan Barat, Tedjo Laksono, Dana Rahardja, Poppy Dharsono, Fomalhaut Zamel dan Gregorius Vici menampilkan beragam busana etnik kontemporer.

Show dibuka oleh koleksi Agnes Budhisurya dalam tema Panen. Masih dengan ciri khas Agnes, keindahan kain dalam guratan kuas yang diwujudkan dalam lukisan di atas kain. Kemudian disusul oleh Wignyo Rahadi,Swarnadwipa mengemas keindahan dan kekayaan budaya nusantara yang salah satunya adalah tenun. Detail motif yang unik dari seluruh nusantara menjadi inspirasi dalam koleksi ready-to-wearmodern dengan teknik khas dari Tenun Gaya yaitu teknik Sulam Benang Putus, Salur Bintik, Full Bintik dan motif dari tenun Sikka, NTT dan Papua.

Dalam tema A Touch of The Archipelago, Ariani Pradjasaputra menghadirkan perpaduan busana dipadu dengan koleksi perhiasan nan etnik yang menghadirkan imajinasi dewi – dewi dengan volume – volume besar, seperti kalung yang panjang bak menyelimuti tubuh. Koleksi Lia Mustafa dalam tema LUMIERE 2 By Lia Mustafa yang memadu kain tradisional dengan teknik sulam dan beberapa aksen hias. Sementara koleksi Melia Wijaya dengan tema Jatayumenghadirkan teknik potongan kain yang disusun rapi, memadukan motif dan warna. Koleksi Estrelita Maya Zefanya terinspirasi oleh siluet kebaya dan lilitan kemben, dikawinkan dengan etnik Spanyol (tarian Flamenco) dengan detail zipper, sesuai dengan tema yang dipilih yaitu “Zip Rosa”.

Mengambil tema Simply Versatile, Afif Syakur menghadirkan koleksi dengan konsep casual yang juga dapat digunakan untuk kesempatan khusus (cocktail/evening). Desain cutting, motif, dan warnanya casual, namun cukup glamour untuk pesta. Aroma pesona negeri Cina menonjol dari koleksi Handy Hartono, dalam temaDragon Year, dalam bahan – bahan batik berwarna merah, satu hal yang mendominasi adalah motif Naga dalam bermacam warna dan teknik. Pinky Hendarto hadir dalam Heaven of the Sea, yang mengajak kita menyelami keindahan alam bawah laut Indonesia, seperti Taman Laut Bunaken, Karimunjawa dengan warna-warni flora dan faunanya yang fantastis.

Para model saling berbincang, tertawa dan saling menyapa, koleksi Oki Wong dalam tema Miss Dmenghadirkan koleksi yang sangat bergaya muda dan energik yg diilhami dari kehidupan dunia anak-anak. BORNEO by APPMI Kalimantan Barat hadir dengan tema Ethnic Contemporer, menciptakan koleksi dalam keindahan kain – kain khas Kalimantan Barat yang kaya akan kain-kain tradisional, salah satunya adalah tenun dari Putusibau, Kalimantan Barat. Kain Tenun ini dipadukan dengan bahan tafeta berwarna cerah, pemakaian uring digunakan bahan bermotif , terinspirasi dari baju tradisional suku Dayak.

Aksesories memakai manik-manik yang juga merupakan kerajinan khas suku Dayak, Kalimantan Barat. Koleksi Tedjo Laksono hadir selanjutnya dalam tema Batik in Harmoni yang mengangkat motif batik dari Wonosobo. Sweet Seductiondihadirkan oleh Dana Rahardja, menggambarkan sebuah garden party, dihias dengan bunga-bunga berwarna pastel, gadis-gadis muda berdandan dengan sedikit sentuhan gaya tahun 60an, yang bercanda-canda danflirting.

Poppy Dharsono menghadirkan koleksi wastra nusantara yang digubah menjadi taste Eropa dalam jas – jas panjang, dress, dan bolero yang mewah. Dilanjutkan oleh Fomalhaut Zamel dalam temaComplicatedmenggambarkan keadaan kehidupan sekarang ini yang menjadi tumpang tindih, morat marit dan suasana yang panas membuat emosi menjadi meluap-luap dan tidak stabil. Semua keadaan ini dapat dilihat dari desain koleksi ini yang asimetris, unfinished dan bervolume.

Koleksi Gregorius Vici dalam Eclectic Geometric menutup parade show para desainer anggota APPMI ini. Koleksinya menggambarkan kekuatan garis geometris dengan cita rasa tradisional yang kental, untuk mewujudkan secara sempurna, digunakan etnik, katun polos, chiffon sutra print, chiffon sutra polos untuk mendukung desain dengan tampilan modern dan sebagai hasil akhirnya tak lain adalah busana ready-to-weardan street wear.(dwi01)

Momen Nadine Kenalkan Kebaya di Kontes Miss Universe

Sebagai duta bangsa Indonesia di ajang Internasional, Putri Indonesia 2005 Nadine Chandrawinata sudah selayaknya menjaga image bangsa. Termasuk dalam hal berbusana, ini merupakan tugas Nadine yang akan dikirim ke ajang lomba ‘ayu-ayuan’ sejagat, Miss Universe.

Di ajang ini, Nadine akan memperkenalkan dan mengenakan kebaya sebagai busana nasional. Dengan cara ini, ia berharap paling tidak kebaya bisa setaraf dengan kimono, busana asli Jepang.

“Sebenarnya ajang ini menjadi kesempatan kita untuk memperkenalkan dan sekaligus melestarikan kebaya sebagai busana nasional di tingkat internasional. Dan tentunya kita akan berusaha agar kebaya dapat menjadi trend-setter untuk perkembangan fashion future ke depan,” tutur Nadine di Nikko Hotel.

Kebaya sebagai busana asli nasional sebenarnya telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan fashion tanah air. Karena setiap tahunnya kebaya selalu mengalami perubahan yang inovatif. Disamping itu kebaya memiliki kharisma tersendiri.

Menurut Nadine, setiap wanita Indonesia yang mengenakan buasana kebaya akan memancarkan pesona tersendiri. “Dia akan kelihatan cantik, wibawa, elegan dan seksi,” ujarnya.

“Dan untuk di Miss Universe nanti, dalam keseharian saya akan mengenakan busana batik, dan pada malam finalnya saya akan mengenakan busana kebaya,” ungkapnya.

“Paling tidak nanti kita akan tunjukan ke dunia bawa kebaya merupakan bagian budaya bangsa dan karakter bangsa Indonesia khususnya wanita-wanita sebagai srikandi-srikandi bangsa,” tambah Nadine.(dwi33)

Sanggup Gak Lady GaGa Pakai Kebaya

Salah satu alasan ormas Front Pembela Islam atau FPI menolak kedatangan Lady GaGa ke Indonesia dikarenakan di setiap konsernya wanita tersebut sering mempertunjukkan aurat. FPI lantas menegaskan tidak ada syarat dan pengecualian untuk Lady GaGa supaya bisa tampil di Indonesia.

“Tidak ada pengecualian, dia buka aurat, pake sempak lah,” tegas Ketua DPD FPI Jakarta, Habib Salim Assegaf alias Habib Selon ditemui di Masjid Blok A Tanah Abang.

Meski bila ada penyesuaian pakaian dari penyanyi eksentrik tersebut, FPI juga tidak lantas membiarkan konser Lady GaGa digelar begitu saja di Indonesia. Cara bernyanyi wanita tersebut lantas mereka kritik.

“Itu liat nanti. Tapi dia sanggup tidak, misalnya pake cadar pakai kebaya. Tapi kita liat juga nyanyinya ke arah mana. Percuma kalo pake jilbab nyanyinya kayak setan,” ungkapnya.

Selain FPI, organisasi ini juga menggandeng beberapa organisasi lain untuk menghentikan Lady GaGa konser di Indonesia. “Bukan FPI aja, tapi FUI, yang di bawahnya banyak ormas-ormas Islam,” katanya, “Semua kita instruksikan. Tujuannya apa ini, apa FPI nanti bikin kerusuhan terus isu korupsi ilang. Hati-hati FPI siap dicaci, dicemooh, dihasut,” lanjutnya.

Aksi-aksi yang cukup keras siap dilakukan oleh FPI jika tidak ada respon dari pemerintah atas permintaan mereka agar Lady GaGa dilarang tampil di Indonesia. “FPI minta kepada pemerintah untuk menolak kepada Lady GaGa, kecuali tidak dilayani dan tidak direspon,” ujarnya.(dwi09)

Adjie Notonegoro Siapkan 30 Kebaya Untuk Fashion show di Australia

Perancang busana kenamaan Indonesia, yaitu Adjie Notonegoro, akan menggelar fesyen show bertema Batik, Heritage of Indonesia, di Canberra, Australia.

Untuk “Fesyen show kali ini memang atas undangan Duta Besar Indonesia di Canberra, Bapak T M Hamzah Thayeb,” kata Adjie Notonegoro, di House of Adjie, Jalan Barito, Jakarta. Adjie mengatakan pihaknya akan menampilkan 30 koleksi kebaya dan baju malam yang terbuat dari kain batik. Di antara koleksinya juga terdapat dua buah koleksi bridal.

“Salah yang akan saya bawa ada bridal tradisional. Kebaya bewarna hijau terbuat dari thai silk dengan bordir dari benang emas,” ujar dia. Menurut Adjie, ada beberapa kain batik yang ia bawa untuk fesyen show di Canberra yang merupakan batik-batik tulis karya Iwan Tirta, dan batik-batik lainnya karya Adjie sendiri.

“Ada macam motif yang dibawa seperti Marang, Parung Colour, ada juga motif bunga,” katanya. Menurut dia, ada beberapa koleksi kebaya yang menggunakan bordir dari benang emas 18 karat dan 24 karat yang memerlukan waktu tiga bulan untuk menyelesaikan bordir di satu kebaya.

Untuk pemasangan payet di batik pun membutuhkan waktu cukup lama, memakan waktu berbulan-bulan karena semua dikerjakan dengan tangan, ujar dia. Pada fesyen show yang akan diadakan di Playhouse Gallery, Canberra Theatre Center, Civic Square tersebut akan ditampilkan 10 model kenamaan, di antaranya Karenina, Naila, Meidy, Dessy, Fahrani, Rini, Lutfi, Vina, Selwi, dan Nadia.

Sama seperti saat Adjie melakukan show di Madrid bulan Oktober 2006, kali ini Adjie juga akan mendapat kehormatan untuk menyerahkan satu set koleksi kebayanya kepada pihak National Gallery.

“Saya belum tahu koleksi mana yang akan diminta oleh National Gallery. Sudah ada lima foto koleksi saya yang dikirim ke sana,” ujar Adjie. Di National Gallery itu sendiri telah ada koleksi busana dari beberapa negara di dunia.(dwi05)

Audy Pesan Kebaya Pengantin Pada Andre Frangkie

Sebelum menjalani prosesi lamaran, pasangan selebritis Audy Item dan Iko Uwais telah memesannya baju pengantin. Gaun Audy dipercayakan pada desaigner Andre Frangkie.

“Audy memesan baju pengantin hanya untuk proses pada akad nikah saja, untuk resepsi, hingga kini Audy belum memesan gaun. Baju pesennya hanya untuk Audy-nya saja.

Baju ini untuk akad saja deh kayaknya, untuk bulan ini juga kan. Kalau resepsinya kan nanti ya,” ujar asisten Andre Frangkie, Oli ketika dihubungi melalui telepon.

Audy memesan baju pengantinnya sejak seminggu lalu, dan pelantun lagu Menangis Semalam itu memesan kebaya dengan bahan brokat Prancis. Baju tersebut digambarkan berwarna putih dan panjang hingga meyapu lantai.

“Kalau yang saya lihat modelnya kebaya modern, panjang, warna putih panjang sampai menyapu lantai,” kata Oli lagi.

Baik Audy dan Iko Uwais belum memastikan waktu pernikahan mereka. Keduanya hanya menyebut akhir bulan Juni, sebelum datang bulan puasa. Sementara urusan resepsi akan menyusul kemudian.(dwi04)

Audy Pesan Kebaya Spesial Untuk Pernikahan

Sudah satu minggu ini kebaya pesanan Audy Item untuk acara akad nikah sudah selesai dibuat. Sejauh ini sudah pada tahap pemasangan payet, menurut Oli asisten Andre Frangkie desainer yang membuat kebaya untuk Audy, kebayanya itu merupakan kebaya yang sangat spesial.

Untuk urusan harga, Oli tidak membuka secara gamblang berapa harga kebaya yang dipesan Audy itu. “Saya gak tau sama sekali. Datangnya hari Kamis minggu lalu, bahannya juga hari Rabu. Saya benar-benar gak ngikutin. Karyawan yang ngasih tahu saya,” ujarnya ketika dihubungi lewat telepon.

Rencananya, Audy akan fitting menjelang kebayanya tersebut selesai. Tapi Oli tidak bisa menjamin Audy maupun Iko mau jika fitting nanti diliput oleh wartawan.

“Nanti lihat kondisi, kalo baju udah mendekati oke, fitting kita informasi keAudy. Kita udah tahu deadlinenya. Jadwal fitting dilihat kondisi baju, kalo nggak, kita mesti cepetin juga,” katanya.

“Aku mau ngabarin, tapi mesti minta izin juga. Kalau mereka mau dipublikasikan. Mas Andre sih terbuka aja,” tutupnya menjelaskan.(dwi03)

Persembahan Raden Sirait Untuk Kebaya

Terlahir sebagai anak yang kurang mampu tidak membuat seorang Raden Sirait menjadi putus asa, baginya segala kekurangan dan cobaan merupakan bagian dari hidup yang harus dilalui, bukan sebagai rintangan namun sebagai pemicu untuk menjadi lebih baik. Pria lulusan ITB ini memang tidak punya keahlian khusus dalam bidang tersebut sebagai syarat seorang desainer pada umumnya, tidak bisa membuat pola tidak juga menjahit, meski begitu, talenta yang dimiliki tidak cukup mampu terbendung, dan kini iapun menjadi desainer ternama.

Lewat wujud cintanya pada kebaya Indonesia, Raden Sirait mempersembahkan Pagelaran ‘Kebaya for The World’ dengan konsep pertunjukan budaya teatrikal berdurasi 2,5 jam di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki. Dalam balutan 155 desain kebaya hasil rancangan Raden selama lima tahun, di mana sebanyak 70 buah merupakan karya yang sama sekali baru dipublikasikan, 150 orang model nampak begitu anggun dan cantik mengenakan kebaya kreasinya, termasuk di antaranya 5 ikon kebayanya, Imelda Fransisca, Maudy Koesnadi, Nadine Chandrawinata, Ardina Rasti, dan Asty Ananta.

32 artis pendukung dari beragam latar belakang seni, mengisahkan cerita perjalanan cinta dengan benang merah kebaya, sepanjang 15 sekuen. “Kebaya Raden glamour, out of the box dan crazy fun,” begitu Imelda Fransisca sebagai salah satu Ikon Kebaya Raden Sirait, lain lagi Ardina Rasti yang menggambarkan kebaya Raden sebagai sebuah bentuk kreasi tanpa batas, yang bebas lepas, imajinatif dan kreatif.

Bagi Asty Ananta Karya Raden merupakan karya yang cantik, menarik, anggun, mewah dan kuat dan selalu terbuka pada berbagai inspirasi dari alam semesta. Dibuka dengan narasi apik yang dibawakan oleh Maudy Koesnadi yang menuturkan kilas balik perjalanan hidup Raden kecil hingga sekarang. Seiring lagu Angels sesuai dengan tema yang menjadi pembuka pagelaran ini, suara indah Dea Mirela menemani Nadine Chandrawinata yang melayang bak bidadari dari atas langit dengan kebaya ungu menyusul para angel, yang merupakan para selebritas (Shireen Sungkar, Dinda Kanya Dewi, Donita, Nuri Maulida) menari dengan gemulai mengelilingi Nadine.

Sekuen kedua diiringi paduan dawai biola Maylaf dan petikan harpa Maya Hasan yang begitu apik dengan kebaya merah. Dalam tema ‘The Pageant’, sekuen ini menghadirkan para model yang merupakan finalis Puteri Indonesia mengenakan kebaya apik berbalut jubah panjang dengan bentuk kerah meninggi ke atas. Lengan–lengan yang menggelembung memberi volume yang anggun, warna ungu, hitam, silver, dengan manik, bordir, lipit dan kerut begitu indah membalut tubuh sang puteri.

Asti Ananta memukau dalam sekuen ‘Masculine’, dalam sensasi tari dan nyanyi, di pagelaran ini ia secara khusus menyanyikan lagu yang ia ciptakan sendiri. Dalam gayanya yang centil, ia begitu menikmati berakting dan menari dalam bustier berwarna putih dengan manik silver penuh pada bagian dada dipadu celana pendek berbahan lace.

Suara Ayu laksmi memberikan nuansa teatrikal yang kuat dalam sekuen ‘The Perfect White’ ini, warna putih begitu bersahaja. Dalam tema Matrimoni, beberapa pasangan selebritis mengenakan rancangan raden, membungkus cinta dalam kreasi indah busana para pasangan selebritis ini. Beberapa sekuen lainnya bergulir, mulai dari ‘The Bride’, ‘The Polarity of Life’, ‘The Soulmate’, dalam ‘Nusantara Reincarnation’, raden memberi sentuhan kuat kebaya dengan ciri khas masing–masing daerah, mulai dari Papua, Makassar, Kalimantan, Sumbawa, Bali, Sunda, Padang, Jawa hingga Betawi.

Sekuen berikutnya dipersembahkan Raden bagi kampung asalnya, tanah Batak, dalam ‘Tribute to Batak’, ciri khas busana beberapa daerah Batak diangkat Raden dalam koleksinya kali ini, busana–busana dalam warna dan kain Ulos begitu memanjakan mata. Pada sekuen ‘Red Carpet’ para selebritis, beraksi dalam balutan busana mewah kreasi Raden, Julia Perez mengundang perhatian publik dengan gaya seksinya, busana kebaya membalut tubuhnya yang kecil dan memberikan sedikit sentuhan seksi dengan bahan transparan di bagian dadanya yang indah.

Sekuen berlanjut pada tema ‘Lady Marmalade’, diteruskan dengan tema yang merupakan gong nya serta benang merah pagelaran ini, ‘Kebaya for the World’ menghadirkan koleksi Kebaya yang memadukan unsur busana negara–negara di dunia, dimulai dengan Jepang, India serta Argentina. Pada sekuen ‘Life is Beautiful’, dalam alunan ‘Indonesia Pusaka’ yang dinyanyikan Berlian Hutahuruk yang begitu anggun dengan busana kebaya hitam, dengan bawahan rok lipit mengembang, Nadine Chandrawinata muncul mempesona 1050 tamu yang memenuhi Teater Jakarta.

Layaknya dewi laut, dengan Bustier biru penuh manik berkilau, sementara bagian bawah dibuat dengan tekstur gelombang yang besar. Tubuh kecil Nadine bergulung dengan liuk busananya yang bagian bawahnya memberikan kesan ekstravagansa. Pernik aksesoris mewah ala para puteri Palembang dengan kuku emas yang panjang menjulang keemasan, mahkota nan megah lengkap dengan gelang–gelang besar.

Dalam sekuen ini Raden juga melaunching buku nya yang berjudul ‘Journey of Love’, ibu Aurora Tambunan, selaku Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta meresmikan dilaunchingnya buku ini. Acara pagelaran ditutup dengan ‘Masquerade Couture’, dengan menampilkan seluruh pendukung, mulai dari 150 model dengan 32 para artis pendukung, dan performers.

Event Fashion dengan konsep teatrikal pertama ini berlangsung dengan sukses, senyum puas dan standing applouse para tamu menjadi penutup yang indah. Pagelaran ‘Kebaya For The World’ ini merupakan Perayaan 15 Tahun berkarya Raden Sirait, yang selama 5 tahun terakhir berkutat memfokuskan diri pada pengembangan desain kebaya.

‘Kebaya for The World’ yang dipersembahkan malam ini merupakan salah satu upaya saya memperkenalkan dan mempopulerkan kebaya ke pasar internasional, Saya berharap semoga pagelaran ini dapat mencuri perhatian masyarakat luas dan gaungnya terdengar hingga ke panggung dunia”, ucap Raden Sirait. Kita dukung Anak kampung Porsea ini terus maju dan mengharumkan dunia dengan koleksi Kebaya Indahnya.(dwi02)

Kebaya Prewedding Nanda Pondok Cipta Bekasi Barat

 

Kebaya Pre Wedding ini datang dari Nanda yang rumahnya di pondok cipta bekasi barat, kebaya ini rencananya akan di gunakan untuk foto preweddingnya dia. Pada kebaya ini aku hanya memberikan aksen payet di sekitar leher dan bagian depan kebaya tersebut, untuk bawahanya aku designkan dengan model duyung

Sackdress Tenun Ikat NTT dari Monic

 

Orderan ini datang dari mba monic salah satu tetangga aku. pada tenun ikat ini  aku buatkan sackdress dengan nuansa ethnic pada bagian lengan, leher dan obi aku berikan bordiran gold di tambah aplikasi batu2 untuk memberikan kesan ethnic nya.

Kebaya Pengantin Modifikasi || Tetap Sakral Dengan Kebaya Pengantin Modifikasi

kebaya pengantin modifikasi

Kebaya Pengantin Modifikasi

Kebaya Pengantin Modifikasi – Tampilan kebaya pengantin modifikasi semakin menambah kemegahan sang pengantin dalam balutan bahan sutra, sifon shantung, lace dan bahan tekstil gemerlap lainnya. Pernikahan merupakan moment kehidupan yang paling ditunggu oleh seorang wanita, saat itu kesempurnaan dan keindahan diharapkan memenuh setiap detail dari prosesinya. Tatarias dan tatabusana adalah dua hal penting yang harus diperhatikan untuk memberikan penampilan penuh pesona pada sang mempelai. Di jaman modern ini, busana penganting sudah banyak mendapatkan modifikasi. Sebuah kebaya pengantin modifikasi dan klasik, dilengkapi busana-busana pengantin modern akan menyemarakkan setiap acara pernikahan.

Kebaya pengantin tidak lagi kaku pada satu model. Kebaya modifikasi berkembang semakin modis dengan atau tanpa penyesuaian pada adat setiap daerah, sehingga bisa digunakan oleh semua pengantin dari daerah manapun. Kebaya modifikasi selain berubah dari segi bahan juga memiliki tambahan aneka aplikasi seperti bordir, oranamen payet, monte, kristal bahkan batu mulia. Variasi jahit juga tidak ketinggalan meramaikan modifikasi misalnya tekhnik pilin, lipit, quilt dan lain-lain yang menambah glamour dan berkilaunya mempelai pengantin wanita.

Setiap tahapan prosesi pernikahan akan membtuhkan kebaya yang berbeda, disinilah peran sentuhan modern dari kebaya modifikasi semakin terasa. Tahapan prosesi dari pernikahan adalah prewedding, siraman, upacara midodareni, upacara akad dan resepsi pernikahan. Nilai skaral daris etiap tahap ini hraus didukung oleh tatabusana yang tepat. Kebaya modifikasi pada acara prewedding misalnya, akan dibuat semegah mungkin karena hanya akan tampil dalam sebuah foto. Foto ini yang akan menghiasi kartu undangan, souvenir dan juga banner yang dipasang pada saat resepsi pernikahan.

Pada tahapan siraman dan midodareni, kebaya modifikasi tampil lebih casual tanpa meninggalkan makna dari setiap acra. Siraman perlambang dari penyucian dirilahir dan batin agar mempelai dapat memulai hidup baru dengan hati yang bersih dan suci. Sedangkan acara midodareni adalah perlambang dari kecantikan bidadari. Dalamkepercayaan daerah, nilai sakral pada malam midodareni, sang pengantin dirias dan ditempatkan di dalam kamar untuk menyambut para bidadari yang akan menyempurnakan kecantikan sang mempelai. Kebaya yang digunakan tidak harus bergemerlap, namun memberikan sentuhan fenimin dan  kharismatik, untuk menarik simpati para bidadari. Kemudian tahap akad nikah, kebaya yang digunakan pada umumnya adalah berwarna putih dan lebih sederhana. Kemudian resepsi pernikahan, kebaya pengantin modifikasi yang digunakan lebih glamour dan memberikan sentuhan seorang ratu pada sang mempelai.

Tetap Sakral Dengan Kebaya Pengantin Modifikasi

Kebaya Pengantin dari merta harapan baru bekasi barat

Kebaya pengantin ini adalah order dari merta yang rumahnya di harapan baru bekasi barat, Rencananya baju kebaya ini akan di kenakan dia untuk acara akad nikahnya, untuk acara resepsinya aku tunggu loh mba ordernya. kebaya pengantin ini di berikan payet pada bagian dada perut dan lehernya.  pada bagian perutnya berupa payet salur vertikal warna emas dan putih jadinya terlihat sangat mengkilap jika terkena sinar cahaya. Untuk Bagian lehernya aku berikan payet batang melingkar leher kebelakang.

kebaya lamaran via dari perumnas bekasi barat

Kebaya ini merupakan order dari via yang rumahnya di perumnas bekasi barat. Kebaya ini akan di guanakan dia untuk pemberkatan di Gererja. untuk bahanya via bawa sndiri jadinya model dan biaya jahit dan material tambahanya dari aku. Pada model kebaya ini di bagian lehernya aku berikan payet melingkari leher dan turun sampai ke bagian payudara, pada bagaian tulang rusuk juga ada payet vertikal.

Kebaya Payet Serong Sri dari Cengkareng Jakarta Utara

Kebaya ini adalah order dari sri yang rumahnya di cengkareng jakarta utara. dia sempat marah marah ke aku karena comment di web site ku tidak aku balas jadinya saking ngebetnya dia langsung datang ke workshop ku. Untuk yang lainya sekedar tips saja jika ingin menjahitkan di tempatku lebih baik telepon langsung or datang langsung mengingat untuk menjawab comment satu satu aku rada kesulitan waktunya. Pada kebaya ini sebenrnya mengikuti model kebaya hijau tosca yang ada di web aku. Untuk payet2 nya ku gunakan beads dan payet batang sebagai kombinasinya.

Dress Gaun Pesta dari karel inkopol jakasampurna

Gaun pesta ini adalah orderan dari tetangga ku ternyata, dia orang baru di komplek aku dan baru kenal juga dengan dia. Untuk orderan ini bahan dari dia yang menyediakan aku hanya jahit saja dan modelnya pun juga dari mba karel sndiri. pada gaun pesta ini terdiri dari 2 bagian ya itu atasan dan bawahan yang di sambung. untuk bawahanya di kerutkan secara vertikal sedangkan bagian atasanya di kerutkan secara horizontal.

Busana Muslim Aprillia dari Kuala Lumpur Malaysia

Orderan Busana Muslim ini adalah order dari Aprillia yang tinggal nya di kuala lumpur malaysia. Busana Muslim ini akan di kenakan aprillia pada acara lamaran 9 september nanti. Untuk semua materialnya aku bantu yang carikan mengingat kalo bahanya dari malaysia akan terkena biaya pengiriman yang cukup mahal. untuk modelnya sudah di tentukan oleh aprillia sendiri dan dia kliatanya sangat suka sekali warna merah dan hitam seperti ini.

Untuk bagian lengan, leher, dan pinggang aku kasi aplikasi brokat yang kemudian di berikan payet untuk memberikan kesan elegant n glamour. Untuk payet nya aku berikan payet berwarna hitam dengan corak warna silver. dan pada bagian bunga nya aku berikan payet warna merah di tengah tengahnya. Setelah baju ini sudah menanti oder baju pengantinya dari dia. di tunggu next ordernya 🙂