Elegan Kebaya Dinda Kanya Dewi

Kebaya warna putih seperti yang dikenakan Dinda pada umumnya digunakan dalam acara pernikahan, apalagi dengan modelnya yang panjang hingga mata kaki. Bahan yang diperlukan adalah kain brokat putih sebanyak 3 meter, kemudian tile/tulle kosong warna putih untuk lengan dan bagian belakang sebanyak 3 meter.

Bagian dada Dinda dibuat dengan tulle putih, jangan lupa memberikan ornamen seperti diatas dengan bahan glitter atau tulle glitter. Anda juga bisa membeli aksesoris berupa bros bulat yang Dinda pakai. Kebaya selalu cantik bila berpasangan dengan kain batik. Sekarang kain batik dibuat rok dengan lipit-lipit yang bervariasi.

Dinda menggunakan batik warna coklat muda atau krem sebagai pasangan kebayanya. Batik yang dipakai yaitu batik tulis sutra, tentunya sanggul harus dibuata tinggi dengan aksesoris yang menonjol. Menggunakan perhiasan berlian untuk kalung, anting, dan gelang. Kebaya ini bisa juga digunakan untuk menghadiri acara-acara dengan dresscode kebaya. Hanya saya sarankan.(dwi49)

Tips Merawat Kebaya Kesayangan

tips merawat kebaya

Tips Merawat Kebaya Kesayangan

Tips merawat kebaya – Memakai kebaya untuk menghadiri acara formal merupakan kebanggaan tersendiri bagi setiap wanita Indonesia. Anda akan terlihat cantik dengan memakai kebaya yang terbuat dari bahan brokat dan dipenuhi manik dan payet cantik. Meskipun memakai kebaya memang sedikit menyiksa, tetapi hal itu terbayar lunas dengan aura kecantikan khas Indonesia yang Anda pancarkan.

Seperti layaknya setiap busana yang terbuat dari bahan berbeda, perlu perawatan berbeda pula, terlebih lagi kebaya. Pakaian tradisional khas Indonesia ini memerlukan perawatan khusus yang harus Anda perhatikan agar koleksi Anda tetap awet dan tahan lama. Agar Anda tidak menemukan kebaya yang berubah bentuk atau terlepas manik-maniknya, maka Anda harus menyayangi koleksi ini dengan perawatan ekstra.

Tidak perlu membayangkan perawatan yang super mahal, kebaya tidak memerlukan perawatan yang mahal bila Anda bisa menjaganya dengan baik. Inilah beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar kebaya Anda awet dalam kurun waktu yang lama. berikut tips merawat kebaya yang bisa anda ikuti.

Mencuci

Satu hal yang perlu diingat dari kebaya adalah tidak perlu sering mencucinya. Bila Anda telah selesai memakai kebaya, cukup angin-anginkan dan simpan kembali ke dalam lemari pakaian Anda. Hanya saja, ini untuk pemakaian yang tidak lebih dari dua jam, setelah dipakai menghadiri acara pernikahan misalnya. Tetapi bila Anda memakai kebaya sepanjang hari, maka Anda wajib mencucinya agar tidak bau keringat.

Untuk mencuci kebaya, yang paling baik adalah membawanya ke tempat dry clean, terutama untuk kebaya yang terbuat dari brokat. Tetapi bila Anda tidak sempat atau memilih untuk mencuci sendiri, maka cucilah dengan menggunakan tangan. Gunakan sedikit deterjen yang lembut, rendam sebentar saja. Bila ada noda membandel, olesi dulu dengan jeruk nipis pada bagian yang bernoda lalu kucek sebentar. Pantang untuk menyikat kebaya Anda apapun alasannya.

Menjemur

Tidak perlu memeras kebaya Anda setelah dicuci, baik memakai tangan atau mesin cuci. Pada saat menjemur, cukup angin-anginkan saja. Jangan pernah menjemur kebaya langsung di bawah sinar matahari agar warnanya tidak pudar.

Menyimpan

Bila bahan kebaya Anda dari sutra dan cukup ringan untuk digantung, maka gantung saja pada gantungan baju yang pas untuk menyangga bagian bahu. Tetapi bila kebaya Anda terbuat dari banyak payet dan manik, maka jangan menggantungnya karena payet memberatkan kebaya Anda, jika digantung akan merusak bentuknya. Lipat kebaya payet Anda dan pintar-pintarlah memilih lipatan di mana Anda yakin tidak ada payet yang akan rusak bila dilipat dalam jangka waktu yang lama.

Jauhkan lemari pakaian Anda dari kapur barus, karena itu akan merusak bahan kebaya Anda. Karena kebaya adalah pakaian yang jarang digunakan, setiap sebulan sekali keluarkan dari lemari pakaian dan angin-anginkan sebentar agar baunya tidak apek.

Demikian tips merawat kebaya yang bisa anda ikuti, semoga kebaya kesayangan anda dapat tetap bagus dan awet bila mengikuti tips ini. (dwi40)

Kebaya, Tertutup Tapi Tetap Seksi

Seorang penyanyi Titi DJ punya penilaian khusus tentang kebaya. Menurutnya busana tradisional Indonesia itu menggambarkan pribadi bangsa yang selalu menjaga etika dan kesopanan. Meski tetap menunjukkan pemakainya sebagai pribadi yang seksi.

“Kebaya Indonesia itu sopan, karena kebaya Indonesia sama sekali tidak mengumbar aurat, dan membuat penasaran orang luar, walaupun ketutup tapi tetap terlihat seksi, dan dengan memakai kebaya melestarikan budaya kita,” ungkapnya saat pemotretan di Museum Fatahilah, Kota Tua, Jakarta Utara.

Titi DJ bersama 37 publik figur dan sosialita lain, menjadi model pemotretan kebaya rancangan Andrie Frangkie. Foto-foto tersebut akan dicetak dalam bentuk buku, yang akan diterbitkan pada April mendatang.

Mantan istri Ovie Riff yang selama ini mengenakan pakaian dengan rancangan serba modern, terlihat anggun saat memakai kebaya warna emas kemerahan itu. Sedikit tersipu, saat ibu enam anak itu mendapat pujian para wartawan. “Gara-gara gaunnya juga bawaannya jadi anggun padahal si pengennya loncat-loncat,” ungkapnya disusul tawa.

Sementara saat ditawari untuk tampil menyanyi dengan mengenakan kebaya, pada intinya Titi mengaku tidak keberatan jika suatu saat ada tawaran datang kepadanya.

“Kalau cuma satu lagu nggak apa-apa ya, tapi kalau konser full ya nggak sanggup, harus ada penggantinya, tapi ya semua kita sesuaikan dengan kondisinya juga,” pungkasnya.(dwi39)

Mendadak, Dewi Sandra Hadiri Lamaran Denada Mengenakan Kebaya Centil

Saat ditemui di acara lamaran selebriti Denada di kawasan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan,  penyanyi cantik Dewi Sandra yang mengunakan kebaya centil katanya, bersedia berbagi cerita terhadap hubungan Denada yang akan semakin serius tersebut.

“Senang banget ya, aku bisa lihat prosesinya. Lihat keluarga dari kedua belah pihak sangat dekat, sangat bahagia. Saya juga ikutan nangis, tapi juga tertawa. Kita di sini mendoakan yang terbaik untuk Denada dan Jerry. Semoga jadi keluarga yang sejahtera dan bahagia,” bebernya.

Mantan istri aktor Surya Saputra ini mengaku bahwa Denada dan sang calon suami tampak serasi di matanya. Dan antara dirinya dan Denada yang pernah show bersama itu, Dewi merasa Denada adalah sosok yang selalu bahagia.

“Yah mudah-mudahan Jerry bisa jadi imam yang baik dan pendamping yang baik. Mereka saling menghormati dan menghargai. Aku justru tahu mendadak lamarannya ini, yang pasti saya mendukung dan berdoa. Semoga mereka selalu bisa bahagia sepanjang hidup bersama,” tutupnya.

Sebelumnya, Denada dan Jerry Aurum menggelar prosesi lamaran. Pasangan kekasih yang sudah mengenal semenjak 2,5 tahun lalu itu berencana menggelar pesta pernikahan pada Februari 2012 yang lalu. (dwi38)

Nadine Mengenakan Kebaya di Dalam Air

Kegemaran menyelam kedalam laut ternyata berguna, itulah yang kini dirasakan Nadine Chandrawinata. Pasalnya mantan Puteri Indonesia ini bakal menjadi sampul novel karya Zara Zetira terbaru. Menurut rencana pengambilan foto dilakukan di dalam air.

Hal tersebut diakui usai peluncuran buku GOOD LAWYER di Planet Hollywood. “Memang saya sedang ada proyek dengan dia dan saya dijadikan model covernya. Kebetulan saya penggemar tulisan-tulisan Zara,” ujarnya.

Ditambahkan busana yang nanti dikenakan adalah kebaya. Hal ini disesuaikan dengan isi dari novel yang tengah ditulis Zara. Selain itu karena Nadine suka dengan busana tradisional seperti kebaya.

“Dengan pakai kebaya kita bisa menunjukkan budaya negeri sendiri daripada nanti diambil negeri lain. Kebaya juga bisa memperlihatkan diri kita siapa. Rencananya warna kebaya yang saya pakai ungu,” katanya lagi.(di36)

Momen Indah Kalalo Resmi Menikah Dengan Ibrahim Justin

Akad nikah Indah Kalalo dengan Ibrahim Justin Werner berlangsung dengan khidmat. Indah yang memakai kebaya warna putih di tambah motif batik dengan belahan v serta dihiasi oleh bunga melati di bagian kepala, sedangkan suami memakai jas putih ala Jawa dengan memakai blangkon terlihat sangat menghayati proses ijab qabul tersebut.

Sang calon suami, Ibrahim Justin Werner terlihat sangat menghayati tatkala dilantunkan ayat-ayat suci Al’Quran. Indah pun terlihat meneteskan air mata pada saat prosesi.

Air mata Indah kembali menitik saat model cantik tersebut meminta izin kepada sang ayahanda untuk menikahkan dirinya dengan lelaki pilihan Indah.

Memasuki saat-saat yang sakral, Justin yang baru saja menjadi mualaf itu tampak tidak terlalu kesulitan saat mengucapkan ijab qabul. Hanya butuh sekali ucap maka pernikahan mereka sah sudah.

Berbeda dengan sang suami, Indah tampak sedikit tegang saat ijab qabul diucapkan. Meski demikian, Indah dapat melewati prosesi tersebut dengan lancar. Dengan sekali ucap, Indah resmi menjadi istri dari Ibrahim Justin Werner.(dwi35)

MOMEN OKIE AGUSTINA FITTING BAJU LAMARAN

Rencana pernikahan Okie Agustina dengan pemain Timnas, Gunawan Dwi Cahyo baru akan dilangsungkan pada bulan Juli mendatang. Demikian, Okie sudah memantapkan hatinya untuk pria tersebut.

“Kalau nggak mantap, nggak mungkin jalannya sampai sekarang ini. Berapa lama dekat, nggak ngitung. Tapi aku lihat keseriusan dia,” ucap Okie Agustina ditemui di Eva Bun bridal, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat.

Selain itu pernikahan ini sudah mendapat restu dari anak-anak Okie Agustina. Namun ketika disinggung soal mantan suaminya, Pasha Ungu, Okie mengatakan Pasha siap mengosongkan jadwal jika Okie menikah.

“Nggak tahu ah. Nanya baju aja kenapa… Dengan dia (Pasha) pasti bilang, Gunawan sendiri yang bilang (ke Pasha). Pasti dukung juga. Aku udah bilang ke dia, ‘Pokoknya jadwal dikosongin kalau aku nikah’,” ungkap Okie.

Mantap untuk menikah, Okie Agustina baru saja fitting baju untuk lamaran dengan Gunawan. Sementara itu, Gunawan yang tengah berada di Bahrain bersama Timnas, sebelumnya sudah fitting baju di butik Brutus.

“Udah mantap lah. Setelah menikah, aku mungkin akan ikut dia. Bakal bolak-balik Jakarta juga kayaknya. Gunawan kemaren baru ngukur baju aja sama Brutus,” tandasnya. (dwi34)

Lebaran Bersama Koleksi Cantik Kebaya Dan Abaya Ramli

Model pria dan wanita terlihat serius berjalan melenggak –lenggok di catwalk. Langkah dan aksi mereka ternyata dinilai oleh beberapa orang yang cukup dikenal di dunia fashion Indonesia. Adalah Pemilihan Model Indonesia yang dipelopori oleh seorang perancang senior Ramli, yang hari itu menjadi juri ditemani oleh sahabatnya Rima Melati dan seorang model bernama Paula Verhoeven.

Dalam 36 tahun Ramli berkarya, perancang yang sedang berjuang dengan kanker ini masih begitu energik di sela–sela kondisi kesehatannya yang masih harus terus menjalani pengobatan. Sebuah persembahan Ramli untuk perayaan Ramadhan dan Lebaran kali ini, dalam koleksi apik kebaya dan abaya, berpadu apik dengan ragam motif selendang nan anggun.

“Koleksi kali ini ini untuk menyambut puasa dan Lebaran, yang menghadirkan kebaya dan abaya dengan pemakaian bahan sutra untuk abaya. Sementara untuk kebaya lebih banyak brokat, namun ada juga chiffon, organdi,” Ucap Ramli ditemui disela – sela acara. Menurutnya, koleksi kali ini banyak menggunakan kombinasi selendang dan batik, dengan permainan warna-warni apik.

Dominasi batik terlihat dalam koleksi kali ini. Batik dari berbagai daerah mulai dari Jawa Tengah, Madura, Betawi. Ada 42 koleksi yang terbagi dalam 3 sesi, yang semua dikemas dalam style yang lebih sopan, dengan beberapa jenis kaftan, dan potongan yang longgar dan panjang. Koleksi selendang jadi padanan yang apik dalam koleksi ini, selendang panjang menjuntai dalam bahan organdi, chiffon, sutra dengan motif yang dirancang Ramli bekerja sama dengan para pengrajin lokal.

“Koleksi ini bisa menjadi koleksi busana muslim, tergantung pemakaiannya. Bisa dipadukan dengan kerudung, yang jelas tampilannya sopan dan tertutup,” jelas Ramli. Menurutnya kebaya bisa jadi busana yang pantas untuk dikenakan dalam acara – acara formal, terutama dalam kunjungan silaturahmi resmi.

Dalam show yang berlangsung, beberapa model senior nampak didaulat untuk memamerkan koleksi – koleksi Ramli, di antaranya Danny Dahlan dan Rima Melati. Rencananya beberapa bulan ini, Ramli akan menggelar show dalam rangka perayaan 36 tahun karirnya dengan menghadirkan 100 model dalam balutan busana terbaru yang banyak mengangkat gaya etnik Indonesia, dalam batik yang beragam, dengan pengembangan motif etnik Bali, Palapung, Madura hingga Papua. (dwi32)

Zee Zee Shahab Pilih Kebaya Untuk Busana Pengantin

Salah satu persiapan yang harus dilakukan menjelang pernikahan yaitu memesan gaun pengantin. Busana yang  dipakai di hari paling membahagiakan ini tentu harus didesain sesempurna mungkin. Meski masih lama menikahnya, Untuk Zee Zee Shahab sudah punya bayangan tersendiri bagaimana busana yang bakal ia kenakan saat ia menikah nanti.

Aktris yang berwajah kearab-arab ini memilih busana kebaya modifikasi berwarna gold dan cokelat untuk ia kenakan saat pernikahan dirinya nanti. Ia memang sangat suka dengan kebaya karena menurutnya kebaya dapat membuat dirinya menjadi sangat cantik dan anggun.

“Kebaya modifikasi aja kayanya. Lebih nasional. Soalnya aku Indonesia banget walaupun aku keturunan aku tetap lebih anggun kalau pakai kebaya. Aku suka warna gold dan cokelat. Pengennya tapi kan belum tahu.” Ujar Zee Zee.

Ketika ditanyakan apakah Zee Zee sudah yakin, sang kekasih, Prabu Revolusiakan menjadi pendamping hidupnya, bintang sinetron MARIAM MIKROLET ini menyatakan keyakinannya. Hanya saja, ia belum tahu kapan pernikahan tersebut bakal terlaksana. “Pengennya sih nyelesain kuliah dulu, tapi kalau waktu sudah tiba, ya gak papa lah” pungkasnya.(dwi31)

Imelda Fransisca Ikon Kebaya

Menjadi seorang nasionalis yang rendah hati, Miss Indonesia 2005, Imelda Fransisca, menuturkan bagaimana dirinya menjadi seorang nasionalis, dan bagaimana dia memandang para nasionalis lainnya, yaitu Raden Sirait. Perancang busana Indonesia yang berbakat, dengan rasa nasionalis yang bisa menginspirasi kita semua.

Miss Indonesia 2005 Imelda Fransisca mengaku meneladani antusiasme Raden Sirait yang tidak pernah surut. ”Raden Sirait adalah orang yang bekerja dari hati paling tulus. Semua orang yang bertemu dan mengenalnya bisa merasakan gelombang semangatnya yang sedemikian besar”, ujarnya.

Imelda sesaat merefleksikan karakter Raden Sirait seperti karakter dirinya sendiri, ”Saya pernah menulis buku berjudul “You Can Be Anything and Make Changes”. Raden Sirait adalah contoh sempurna dari apa yang saya uraikan dalam buku tersebut. Ia adalah seorang pemimpi yang ingin meraih cita-citanya menggenggam dunia.”

Melanjutkan impresinya tentang Raden, Imelda berkomentar dengan semangat tentang kebaya-kebaya Raden, ”Kebaya Raden glamour, out of the box dan crazy fun, saya tidak bisa menemukan kata-kata lain yang lebih sensasional. Tetapi yang utama adalah bahwa kebaya Raden langsung mencerminkan Indonesia at heart.”

Sebagai penyandang berbagai gelar kontes perempuan pintar dan berbakat, termasuk Runner Up I dan Miss Favourite ASEAN 2005, Imelda selalu berkiprah di kegiatan-kegiatan yang mempromosikan tanah air baik dari sisi turisme, kesenian, kebudayaan, pendidikan, sosial dan sebagainya.

”Kebaya adalah salah satu icon nasional. Saya dan Raden sama-sama memiliki idealisme dan sentimen tinggi terhadap segala sesuatu yang menyentuh rasa nasionalisme. Raden sangat teguh dalam hal ini, ia seorang nasionalis sejati yang terus saya dukung sampai kapan pun.”

Imelda yang merasa setiap pertemuan dengan Raden sebagai sahabat ini selalu menjadi waktu yang berkualitas, juga mengatakan, “Untuk menghormati karya Raden yang rendah hati itu, saya membawakannya dengan penuh ketulusan hati, membuka diri agar kharisma terdalam terpancar keluar dan sinarnya dapat dirasakan oleh semua.”(dwi30)

Ardina Rasti Ikon Kebaya

Ardina Rasti adalah salah satu dara yang dipilih oleh Raden untuk merepresentasikan wajah Kebaya For The World. Pertemuan pertama mereka 5 tahun lalu meninggalkan kesan yang memukau bagi Rasti.

”Saya sungguh bangga menjadi ikon pertama Raden Sirait”, katanya, ”Di mata saya, kebaya Raden adalah sebuah bentuk kreasi tanpa batas, yang bebas lepas, imajinatif dan kreatif.”

Rasti juga mengagumi sosok Raden yang selalu cemerlang sepanjang perjalanan karirnya. ”Raden sungguh ’berkilau’, bahkan di antara kebaya-kebaya ciptaannya. Namun lebih jauh lagi, kecocokan di antara kami adalah karena jiwa kami berdua sama-sama bermimpi untuk meraih dunia.”

Visi dan semangat ini yang terus merekatkan persahabatan di antara keduanya. Raden berhasil membuat Rasti menghargai dirinya sendiri sebagai perempuan Indonesia dan untuk berani menonjolkan aura keanggunan jiwa dari setiap lekukan tubuh yang terbalut karyanya.

”Detik di mana saya mengenakan karyanya, saya langsung meresapi ’pelukan’ hangatnya dan menghayati nilai-nilainya”, ujarnya berfilosofi. Sebagai sahabat, partisipasinya pada pagelaran Kebaya For The World kali ini bukan hanya sebagai seorang model yang memeragakan busana, namun lebih jauh sebagai seorang belahan jiwa yang mengimani tujuan yang sama.

Oleh sebab itu, dukungan terbesarnya pada Raden adalah, ”Memang sudah seharusnya, inilah saatnya dunia jatuh cinta pada kebaya. Inilah waktunya bagi kita dan dirimu Kak Raden, untuk mengumandangkan: Kebaya for The World, here we come!”.(dwi28)

Nadine Chandrawinata Dibuat Repot oleh Kebaya

Modifikasi kebaya karya Raden Sirait yang ditampilkan bersama dengan gerak dan tari ternyata cukup membuat repot seorang artis Nadine Chandrawinata. Pasalnya Puteri Indonesia 2005 ini harus mengenakan kebaya yang telah dimodifikasi itu sebanyak dua kali, yakni di awal dan akhir acara.

Akibatnya perasaan kaku saat tampil di acara bertema Kebaya for The World tersebut dirasakan oleh artis penggemar olah raga. Namun, sebagai model profesional, hal itu harus dapat diatasinya.

“Ya (repot), apalagi saya coba nyaman dengan pakaian closing yang sedikit mengganjal. Tapi itu keunikannya,” kata Nadine Chandrawinata tersenyum, di Teater Djakarta Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Di awal pertunjukan Nadine pun harus mengenakan kebaya dengan kain yang panjangnya mencapai 7 meter. Namun karena ingin tampil sempurna, semua ‘cobaan’ itu pun tetap dijalani.

“Di season awal malah saya pake sling dengan kain 7 meter. Namun karena ini bukan sekedar fashion tapi gabungan dari beberapa seni, saya tampil maksimal. Sebab bermain peran sehingga penjiwaan mutlak diperlukan,” imbuhNadine.(dwi27)

Momen Fitting Kedua, Kebaya Andhara Early Masih Kebesaran

Setelah menemani calon suaminya pada saat fitting baju, Bugi sehari sebelumnya, kali ini presenter mungil Andhara Early mendapatkan jatah untuk fitting pakaian pengantinnya. Namun ternyata baju itu kebesaran, apakah Early menjadi kurus karena stres.

“Kalo kemarin Bugi, sekarang aku. Alhamdulilah aku netral aja, gak pake adat tertentu, yang penting acara berjalan lancar. Semuanya. Resepsi dan akad lancar. Nanti aku pake baju kebaya, akad pake perpaduan kebaya dengan kain sarung. Ibu aku kan orang Bugis, jadi biar ada nuansa Sumatera Selatannya,” jelas Early.

Early yang dijumpai bersama Bugi di Miss Jones, Kencana Tower, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengaku bahwa gaun pengantinnya masih kebesaran untuk ukuran tubuhnya. Apakah Early mengalami stress sebelum pernikahan?

“Nggak tahu ya, ini udah 2 kali fitting, tapi masih kegedean. Masih kurang, jadi mesti dikecilin lagi. Padahal aku makan terus. Gak stress kok. Cuma lebih khawatir dan takutnya belum ada yang keurus, nggak stress,” usai Early.(dwi26)

Nadine Chandrawinata Ikon Kebaya

Kecantikan Nadine Chandrawinata telah dikenal dunia melalui ajang Putri Indonesia 2005, Miss Universe 2006 dan prestasinya di berbagai bidang yang tak terhitung lagi. Lalu bagaimana interaksi Nadine dengan kebaya, busana kebanggaan Indonesia.

”Saya sungguh merasa cantik saat pertama kali mengenakan kebaya karya Raden Sirait saat menjalankan tugas sebagai Putri Indonesia di tahun 2005”, Nadine mengenang saat pertemuan pertamanya dengan Raden yang kemudian menjadi sahabat sekaligus kakak kesayangannya itu.

“Saya rasa setiap wanita akan merasakan terpancarnya aura keanggunan dari dalam dirinya saat mereka memakai kebaya Kak Raden.” Nadine juga menambahkan bahwa kebaya Raden bukan hanya sekedar cantik dan anggun namun berkarakter. Perpaduan manik-manik yang sangat berani pada tiap rancangannya menjadi konsep khas Raden.

Sentuhan ini yang menurut Nadine memberi energi luar biasa pada setiap anak kain atau kebaya di tangan Raden. “Saya bisa melihat dan merasakan semangat Raden tertransmisi melalui kebayanya. Semangat ini penuh usaha, pikiran positif, keyakinan dan pengembangan diri yang tak pernah henti dalam mempromosikan kebaya ke tingkat dunia.”

Melalui pagelaran Kebaya for The World, Nadine membawakan kebaya-kebaya Raden dengan penuh kepercayaan diri untuk menggaris bawahi semangat juang Raden yang patut ditiru. “Setiap orang dilahirkan dengan mengemban tugas tertentu di dunia ini.”, cenungnya, “Saya rasa sudah menjadi takdir seorang Raden Sirait untuk mengharumkan nama Indonesia lewat cintanya pada kebaya.”

Nadine menemukan makna hidup dari sebuah kebaya, Setiap kekayaan bangsa Indonesia memiliki makna yang sangat dalam untuk kita gali, termasuk dalam kekayaan fashion. Sebagai wanita Indonesia, kita punya tugas khusus untuk mengharumkan nama Indonesia di samping mengemban tugas dan beban hidup kita sendiri.(dwi25)

Maudy Koesnaedi Seksi Kalau Pakai Kebaya

Dalam beberapa kesempatan, artis Maudy Koesnaedi selalu mengenakan kebaya. Sehingga salah satu peninggalan asli nenek moyang Indonesia itu bagai menyatu pada dirinya dan seperti tak dapat dipisahkan.

Hal ini diakuinya usai temu media peluncuran buku Journey of Love karya Raden Sirait di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki, Jakarta. “Saya sudah biasa pakai kebaya,” ujarnya singkat lalu tersenyum.

Dia menambahkan walau terkesan susah bergerak namun dirinya merasa tidak terganggu. Bahkan isteri Erick Meijer itu merasa seksi bila mengenakan kebaya dibanding pakaian lain.

“Enggak merasa keganggu kalau saya pakai kebaya. Justru saya merasa seksi jika mengenakan kebaya,” sambungnya. Disinggung kenapa merasa seksi berkebaya, Maudy tersenyum kembali.

“Bentuk tubuh besar di bawah. Jadi siluet tubuh besar pakai kebaya,” imbuh perempuan yang kini menurunkan berat badan satu kilogram lagi tersebut.(dwi23)

Sheza dan Shezy Idris Tak Risih Saat Pakai Kebaya

Kebaya sekarang bukan lagi sebagai busana tradisional dengan kesan ketinggalan jaman, karena berbagai modifikasi tanpa meninggalkan ciri khasnya terus dikembangkan, termasuk dalam karya Raden Sirait yang dipergelarkan di Taman Ismail Marzuki dengan tema Kebaya for The World.

Tidak heran kalau anak muda, semisal Sheza dan Shezy Idris mengaku tidak risih jika harus memakai kebaya. Kedua artis kembar ini pun didaulat sebagai model kebaya di perhelatan tersebut.

“Enggak risih ya. Malah kami pengen semua kebaya dipake. Misalnya yang dipake para model. Tapi kayaknya enggak mungkin karena yang mereka pakai kebayanya panjang,” ucap Sheza tertawa.

Ditambahkan, model kebaya saat ini berbeda dengan dulu. Berbagai modifikasi yang membuat mereka senang. Bahkan mereka menilai perempuan Indonesiaa terlihat lebih anggun bila mengenakan kebaya.

“Sekarang modifikasinya banyak. Ke depan mungkin banyak model. Kebaya sekarang pun nggak ribet karena ada yang menyatu dengan rok. Jadi kalau pake kebaya wanita Indonesia yang tomboy sekali pun tampak anggun. Jadi anggunnya cewek Indonesia pake anggun,” jelasnya diaminiShezy.(dwi22)

Mengenakan Kebaya Putih, Kiki Amalia Dianggap Putri Keraton

Kebaya putih

Mengenakan Kebaya Putih, Kiki Amalia Dianggap Putri Keraton

Saat ditemui di hotel Sheraton Media, Jakarta Utara, selebriti yang kini sedang hamil ini, Kiki Amalia tampak mengenakan kebaya putih. Bahkan saat mengenakan kostum tersebut, Kiki mengaku merasa seperti menikah kembali

“Hari ini aku pake kebaya putih ya, apalagi ini pas bulan November juga. Jadi inget nikah tahun lalu, ternyata udah setahun gak pake kebaya. Ini kayak anniversary, kayak nikahnya diulang lagi,” jelas Kiki senang.

Istri dari kipper timnas Indonesia ini tampak begitu senang mengenakan kebaya putih bermotif elegan tersebut. Bahkan meski tengah mengandung, Kiki tidak terlihat gemuk.

“Baju ini semuanya yang pilih desainer kok. Desainernya pengen aku pake kostum bewarna putih. Soalnya aku itu mereka pikir kayak putri keraton, hehehehe,” ujar mantan kekasih selebriti Hengky Kurniawan ini.

Kiki Amalia dan Markus Horison resmi melangsungkan pernikahan mereka pada 27 November 2010. Dan selama menjadi istri pesepakbola, Kiki selalu mendukung sang suami yang bertanding membela Indonesia.(dwi21)

Momen Dinda Kanya Dewi Koleksi Kebaya Kain Songket

Kebaya kain songket

Momen Dinda Kanya Dewi Koleksi Kebaya Kain Songket

Aktris cantik Dinda Kanya Dewi terlihat sangat anggun dan cantik mengenakan kebaya putih royal sulam buatan desainer Amy Atmanto. Pemain film KAWIN KONTRAK ini mengaku bukan hanya sekali ini saja memakai kebaya, bahkan Dinda mengoleksi beberapa kebaya.

“Banyak juga tidak, tapi kebanyakan koleksi dari nyokap, kebanyakan kebaya old school, tapi lebih banyak kebaya kain songket,” ujar Dinda saat ditemui di Rumah Kreatif Amy Ibrahim Atmanto di Tebet Timur, Jakarta Selatan.

Dinda yang saat itu ditemani oleh Sang Arjuna, memberikan sedikit candanya ketika ditanya mengenai Derby pantasnya memakai apa?

“Pengennya Derby pakai koteka, nggak ding, aku pengen banget liat Derby pakai beskap,” ujarnya sambil tertawa kecil yang disambut hangat oleh celetukan Derby.

“Gue tetap melihat dia apa adanya, kebaya bagus dan gue lihat cantik banget,” puji Derby.(dwi19)

RAMLI SI PENGEMBANG KEBAYA BORDIR NUSANTARA

Kebaya Bordir Nusantara

RAMLI SI PENGEMBANG KEBAYA BORDIR NUSANTARA

Si Pengembang Kebaya Bordir Nusantara – Perancang busana kondang Ramli, telah menerbitkan buku biografi. Buku yang ditulis oleh seorang penulis yang sudah banyak menulis biografi orang-orang terkenal di Indonesia, Alberthiene Endah, itu menceritakan tentang perjalanan karir Ramli di dunia busana selama 30 tahun dan perjuangannya bisa lepas dari kanker usus yang dideritanya, yang diterbitkan pada 14 Februari yang lalu.

“Rencana ke depannya saya sedang mempersiapkan untuk peluncuran buku biografi saya yang ditulis oleh Alberthiene Endah nanti pada tanggal 14 Februari,” ujar pemilik nama lengkap Ramli Sarwi Gozali Kartowidjojo ini di peringatan hari jadi MURI ke-21 di MOI, Kelapa Gading.

“Isinya adalah tentang perjalanan hidup saya, bagaimana saya dapat bertahan hingga saat ini. Ada juga tentang sakit saya kemarin,” tambahnya. Peluncuran bukunya diselenggarakan berbarengan dengan peragaan busana dari karya-karya terbaru dari Ramli.

Tapi Ramli yang mendapatkan piagam Muri Pelopor Pengembang Kebaya Bordir Nusantara ini belum mau menceritakan secara detail. “Jangan sekarang yah, nanti saja. Tapi yang jelas ada beberapa model, seperti Mbak Tutut, Rima Melati, juga jadi model saya,” tutupnya. (dwi17)

MOMEN ROMANTIS ANANG DAN ASHANTY SAAT FITTING BAJU PENGANTIN

Kisah asmara pasangan duet Anang Hermansyahdan Ashanty dipastikan akan berakhir di pelaminan. Mereka sudah yakin dan memutuskan untuk menikah pada 12 Mei yang lalu di Masjid Al-Bina dan resepsi pernikahan 20 Mei di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Ashanty didampingi Anang, yang ditemui sebelum pernikahannya pada bulan mei saat fitting baju pengantin di Butik Ferry Sunarto, Jl. Ciniru VI No. 15, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mempercayakan urusan baju pengantin kepada desainer Ferry Sunarto.

“Kita menunjuk Mas Ferry untuk membuatkan kita untuk baju akad dan resepsinya,” tegas Ashanty. Sementara Ferry Sunarto menjelaskan konsep baju pernikahan Anang dan Ashanty, akan mengangkat unsur budaya tradisional yang kental, meski tetap menunjukkan sisi modern, dengan tetap menonjolkan ke-Indonesiaannya.

“Akad Mas Anang dan Ashanty sangat mencintai budaya Indonesia, kita buat konsep kebaya lebih modern tapi sangat Indonesia, ada look Jawa, kuku baru, untuk bustiernya kita buat teknik modern, dan detail pengerjaannya makan waktu cukup lama. Koleksi kita untuk Anang dan Ashanty dibuat untuk pasangan yang disebut masterpiece untuk tahun ini,” ungkapnya.(dwi12)