Memilih Model Kebaya yang Tepat

Model kebaya

Model Kebaya | Memilih Model Kebaya yang Tepat

Model Kebaya – Menurut para ahli fashion designer, para wanita harus memperhatikan beberapa hal untuk bisa tampil cantik sekaligus modis dan bergaya dalam balutan kebaya, diantaranya adalah memperhatikan warna kebaya, model kebaya dan padanan kebaya modern atau tradisional serta tata rias dan rambut.

Warna Kebaya

Pemilihan warna kebaya tergantung warna kulit. Jika memiliki kulit kuning, bisa mengenakan semua warna. Namun, wanita berkulit sawo matang harus mampu memilih warna kebaya yang tepat agar tidak terlihat kusam. Warna-warna segar seperti biru laut, merah marun, peach kecoklatan, dan hitam adalah warna-warna yang cocok dikenakan oleh wanita berkulit sawo matang. Ingat !! untuk hindari mengenakan warna oranye, nila dan ungu.

Model Kebaya

Tentang model kebaya, disarankan membentuk badan dengan pas, potongan dan design kebaya sebaiknya berada dibawah panggul. Model kebaya dengan kerah bisa bervariasi, bisa memilih model kerah shanghai, V-neck, oval atau sabrina, bisa juga memilih kerah tinggi jika memiliki leher jenjang.

selain model kerah perlu juga diperhatikan model jajaran kancing pada kebaya. Wanita bertubuh besar lebih baik mengenakan kebaya berkancing depan. Pilihan model kebaya modern berkancing belakang bisa dikenakan oleh wanita bertubuh lansing.

Padanan Kebaya

Sebagai padanan kebaya sebaiknya memilih rok panjang dengan model duyung, yang bentuknya menyempit dibagian panggul hingga lutut dan melebar dibagian bawah. bisa juga dipadupadankan dengan rok panjang bermodel sepan yang bermotif simple. Bagi yang ingin tampil lebih modis, bisa dipilih celana panjang sebagai padanan kebaya.

Tata Rias dan Rambut

Pemilihan sanggul juga penting untuk menunjang tampilan kebaya nan modis, namun tidak harus selalu menggenakan sanggul jawa dan tekuk yang berkesan tradisional. Penggunaan sanggul modern seperti sanggul twist atau cepol encim juga bisa menjadi alternatif pilihan sanggul.

Untuk tata rias ada baiknya dipilih warna-warna natural, seperti warna tanah dan pink muda, serta penggunaan eye shadow dan blush on yang tidak terlalu mencolok.(dwi60)

Tips Memakai Kebaya Modern

Bila anda saat ini sedang merasa menjadi orang yang paling berbahagia di dunia karena sang kekasih meminang dan mengajak anda untuk menikah, maka anda harus mempersiapkan segala sesuatunya. Cobalah anda pikirkan tema acara tersebut apakah bersifat formal atau non formal dan apakah anda si feminin atau si tomboy karena dapat mempengaruhi penilaian terhadap kebaya anda pilih.

1. Tentu saja pilihan berkebaya ini dapat Anda sesuaikan dengan anggaran dana yang ada, apakah memesannya langsung pada perancang busana tradisional yang terkemuka, merancang sendiri dan mencari penjahit yang sesuai dengan dana Anda, atau yang lebih hemat lagi adalah menyewa Kebaya Modern pada perias pengantin yang memiliki bermacam koleksi kebaya.

2. Anda tidak perlu harus memilih brokat yang berpayet untuk sebuah acara lamaran. Alternatif lain yang bisa anda pilih adalah brokat Jepang atau Prancis yang sangat cantik. Atau anda bisa memilih model Kebaya Modern dengan pilihan bahan yang khusus dan memiliki ciri-ciri pada bagian kancing sudah dilapisi bahan dan bordir tersendiri. Biasanya model kebaya encim terbuat dari bahan chiffon.

3. Bila anda seorang perempuan yang feminin maka anda bisa memilih model kebaya modern yang sedang trendy namun tetap berpegangan dengan garis yang simpel dan sederhana. Seperti kebaya off shoulder yang masih digemari tapi jangan anda kenakan bila anda bertubuh kurus.

4.Bagi anda yang berdada kecil maka siasati dengan menambahkan payet pada bagian depan.

5. Kebaya model kutu baru akan lebih bersahaja dan pantas dikenakan bagi anda yang memiliki pinggul yang besar. Hal ini dikarenakan perhatian orang akan lebih tertuju pada bagian atas kebaya yang agak ‘terbuka’.

6. Atau anda ingin mencoba kebaya model kerah shanghai karena bisa menutupi kekurangan bagi anda yang bertubuh kurus apalagi jika anda menambahkan detail payet. Detail tersebut dapat menciptakan ilusi sehingga tubuh anda akan terlihat lebih besar.

7. Jika anda seorang yang berjiwa ‘petualang’ maka tidak ada salahnya memanfaatkan momen ini sebagai ajang eksperimen. Anda tidak harus ‘tunduk’ pada kaidah adat istiadat dan anda bisa membuat kebaya sesuai keinginan anda. Model Kebaya Tradisional seperti kebaya balinese style atau kebaya a la orang Bali ini mempunyai ciri khas menambahkan obi pada bagian pinggangnya.

8. Atau anda bisa bereksperimen dengan menggunakan kebaya gaya tabrak warna. Buatlah korset ber’tulang’ pas badan dari bahan satin dengan warna yang berbeda dari brokat kebaya padanannya. Pasti penampilan anda akan lebih cantik dan modern.

9. Langkah terakhir anda tinggal memberikan kepada Penjahit Kebaya langganan dan carilah Penjahit Kebaya yang benar anda percayai.(dwi59)

Memancarkan Pesona Anggun Dengan Kebaya Modern

Kebaya Modern

Kebaya Modern Memancarkan Pesona Anggun

Kebaya Modern – Bagi Anda yang ingin tampil cantik, kebaya modern masih menjadi pilihan wanita Indonesia. Sebab, melalui pakaian ini kecantikan Ibu Kartini akan melekat pada wanita Indonesia. Seiring perkembangan zaman, bentuk kebaya semakin di modifikasi menjadi lebih baik agar terlihat anggun saat dipakai oleh wanita. Saat ini banyak model kebaya di pasaran dan pasar wanita pun tidak canggung lagi memakainya, karena sudah menjadi trend tersendiri.

Agar tidak mengalami kesalahan dalam pemilihan model kebaya, berikut ini beberapa tips dalam memilih kebaya modern:

Kebaya melebihi pinggul
Kebaya modern yang dikenakan sebaiknya melebihi beberapa sentimeter dari pinggul Anda. Hal ini bertujuan agar kebaya yang digunakan tidak kebesaran dan tidak juga kekecilan jika dilihat dari ukuran secara vertikal.

Kebaya modern dilengkapi pading
Pading adalah aksesoris tambahan berupa ganjalan bahu dan sering digunakan untuk tujuan menghasilkan kesan keseimbangan bagian bawah sehingga lebih enak dipandang mata.

Kebaya model ‘Kutubaru’
Kebaya modern model kutu baru akan lebih bersahaja dan pantas dikenakan bagi Anda yg memiliki pinggul besar. Hal ini karena perhatian orang akan lebih tertuju pada bagian atas kebaya yang agak ‘terbuka’.

Kebaya tradisional
Bila Anda seorang perempuan feminin, maka anda bisa memilih model Kebaya tradisional yg sedang trendy, namun tetap berpegangan dengan garis simpel dan sederhana. Seperti kebaya off shoulder yang masih digemari. Namun kebaya ini jangan anda kenakan bila anda bertubuh kurus.

Siasati dengan payet
Bagi anda berdada kecil, maka siasati dengan menambahkan payet pada bagian depan.

Pakai korset bertulang
Anda bisa bereksperimen dengan menggunakan kebaya gaya tabrak warna. Buatlah korset bertulang pas badan dari bahan satin dengan warna berbeda dari brokat kebaya padanannya. Pasti penampilan anda akan lebih cantik dengan Kebaya tradisional.(dwi58)

Tips Memilih Kebaya Modern

Tips memilih kebaya modern

Tips Memilih Kebaya Modern

Tips memilih kebaya modern – Tiap wanita dewasa akan tampak anggun dan cantik bila memakai kebaya, apa pun bentuknya kebaya adalah warisan budaya indonesia yang wajib di lestarikan, seiring perkembangan zaman kebaya pun mengikuti trend terbaru dan di modifikasi sedemikian rupa agar terlihat modern dan cantik berikut ini ada beberapa tips memilih kebaya modern:

1. Tips memilih kebaya modern pertama adalah, tentu saja saat akan membuat kebaya modern ini anda harus sesuaikan dengan anggaran dana yang ada, apakah memesannya langsung pada perancang busana tradisional yang terkemuka, merancang sendiri dan mencari Penjahit Kebaya yang sesuai dengan dana Anda, atau yang lebih hemat lagi adalah menyewa kebaya pada perias pengantin yang memiliki bermacam koleksi kebaya.

2. Anda tidak perlu harus memilih brokat yang berpayet untuk sebuah acara lamaran. Alternatif lain yang bisa anda pilih adalah brokat Jepang atau Prancis yang sangat cantik. Atau anda bisa memilih model Kebaya Tradisional dengan pilihan bahan yang khusus dan memiliki ciri-ciri pada bagian kancing sudah dilapisi bahan dan bordir tersendiri. Biasanya model kebaya encim terbuat dari bahan chiffon.

3. Bila anda seorang perempuan yang feminin maka anda bisa memilih model Kebaya Tradisional yang sedang trendy namun tetap berpegangan dengan garis yang simpel dan sederhana. Seperti kebaya off shoulder yang masih digemari tapi jangan anda kenakan bila anda bertubuh kurus.

4.Bagi anda yang berdada kecil maka siasati dengan menambahkan payet pada bagian depan.

5. Kebaya model kutu baru akan lebih bersahaja dan pantas dikenakan bagi anda yang memiliki pinggul yang besar. Hal ini dikarenakan perhatian orang akan lebih tertuju pada bagian atas kebaya yang agak ‘terbuka’.

6. Atau anda ingin mencoba Kebaya Tradisional, model kerah shanghai karena bisa menutupi kekurangan bagi anda yang bertubuh kurus apalagi jika anda menambahkan detail payet. Detail tersebut dapat menciptakan ilusi sehingga tubuh anda akan terlihat lebih besar.

7. Jika anda seorang yang berjiwa ‘petualang’ maka tidak ada salahnya memanfaatkan momen ini sebagai ajang eksperimen. Anda tidak harus ‘tunduk’ pada kaidah adat istiadat dan anda bisa membuat kebaya sesuai keinginan anda.

8. Atau anda bisa bereksperimen dengan menggunakan kebaya gaya tabrak warna. Buatlah korset ber’tulang’ pas badan dari bahan satin dengan warna yang berbeda dari brokat kebaya padanannya. Pasti penampilan anda akan lebih cantik dengan Kebaya Tradisional.

9. Dari semua tips memilih kebaya modern sebelumnya, Langkah terakhir yang harus anda lakukan adalah tinggal memberikan kepada Penjahit Kebaya langganan dan carilah penjahit yang benar anda percayai.(dwi57)

Semoga tips memilih kebaya modern diatas dapat membantu anda dalam menentukan pilihan kebaya modern yang akan anda pakai.

Memilih Kebaya Untuk Pernikahan Anda

kebaya untuk pernikahan

Kebaya Untuk Pernikahan | Memilih Kebaya Untuk Pernikahan Anda

Kebaya untuk pernikahan – Saat ini kebaya telah menjadi tren dan kebanggaan tersendiri, dengan berbagai model serta motif yang cantik dan elegan. Tak terkecuali kebaya pernikahan. Kebaya pengantin saat ini memiliki beragam model, dengan beragam bahan juga. Untuk pernikahan, biasanya Anda akan membutuhkan beberapa kebaya, yaitu kebaya setelah siraman, kebaya midodareni, kebaya akad nikah, dan kebaya resepsi. Bisa memilih model kebaya tradisional, modern atau perpaduan keduanya.

Berikut Ini Tips Memilih Kebaya untuk Pernikahan (Kebaya pengantin) :

-Pilihlah kebaya pengantin baik itu kebaya akad nikah maupun kebaya resepsi yang Anda sukai jauh-jauh hari. Hal ini menghindari ukuran kebaya yang terlalu kecil atau terlalu besar.

-Sesuaikan warna kebaya pengantin dengan warna kesukaan Anda, tema pernikahan atau pun dari kepribadian Anda.

-Sesuaikan anggaran dana yang tersedia dengan model kebaya pengantin  baik itu kebaya akad nikah maupun kebaya resepsi yg Anda inginkan.

-Untuk acara siraman dan malam midodareni, Anda bisa mengenakan kebaya encim dari bahan chiffon ditambah bordiran yang cantik. Sedangkan untuk akad nikah dan resepsi, Anda bisa memilih kebaya pengantin seperti brokat yang berpayet, brokat Jepang atau brokat Prancis.

-Jika Anda ingin tampil trendy di hari pernikahan, bisa memilih kebaya modern.

-Bagi Anda yang memiliki postur tubuh kurus, hindari mengenakan kebaya model offshoulder. Pilihlah kebaya pengantin model kerah shanghai dgn payet. Kebaya model ini dapat membuat tubuh lebih berisi.

-Bagi Anda yang memiliki dada kecil, siasati dengan menambahkan payet di area dada.

-Pilihlah bahan, model, dan warna yang sesuai dengan postur tubuh juga warna kulit. Jangan takut juga utk mengenakan warna-warna yang lebih cerah, Pemilihan warna cerah ini dapat membuat Anda terlihat berbeda di hari pernikahan.

Dari tips di atas semoga membantu anda dalam memilih kebaya untuk pernikahan bagi anda atau orang-orang dekat anda. Mengenakan kebaya di hari pernikahan baik itu kebaya akad nikah maupun kebaya resepsi, bukan saja membuat Anda tampil mempesona, tapi juga ikut melestarikan kekayaan bangsa.(dwi56)

Cara Memilih Kebaya Pengantin Modern

Kebaya pengantin saat ini memiliki beragam model, dengan beragam bahan juga. Untuk pernikahan, biasanya Anda akan membutuhkan beberapa kebaya, yaitu kebaya setelah siraman, kebaya midodareni, kebaya akad nikah, dan kebaya resepsi. Bisa memilih model kebaya tradisional, modern atau perpaduan keduanya.

Berikut ini tips memilih kebaya pengantin :

  • Pilihlah kebaya pengantin yang Anda sukai jauh-jauh hari. Hal ini menghindari ukuran kebaya yang terlalu kecil atau terlalu besar.
  • Sesuaikan warna kebaya pengantin dengan warna kesukaan Anda, tema pernikahan ataupun dari kepribadian Anda.
  • Sesuaikan anggaran dana yang tersedia dengan model kebaya pengantin yang Anda inginkan. Jika Anda ingin praktis, sewalah kebaya pada jasa perias pengantin yang mempunyai beragam jenis koleksi kebaya.
  • Untuk acara siraman dan malam midodareni, Anda bisa mengenakan kebaya encim dari bahan chiffon ditambah borderan yang cantik. Sedangkan untuk akad nikah dan resepsi, Anda bisa memilih kebaya pengantin seperti brokat yang berpayet, brokat Jepang atau brokat Prancis.
  • Jika Anda ingin tampil trendy di hari pernikahan, bisa memilih kebaya modern.
  • Bagi Anda yang memiliki postur tubuh kurus, hindari mengenakan kebaya model offshoulder. Pilihlah kebaya pengantin model kerah shanghai dengan payet. Kebaya model ini dapat membuat tubuh lebih berisi.
  • Bagi Anda yang memiliki dada kecil, siasati dengan menambahkan payet di area dada.
  • Pilihlah bahan, model, dan warna yang sesuai dengan postur tubuh juga warna kulit. Jangan takut juga untuk mengenakan warna-warna yang lebih cerah, seperti putih gading, kuning keemasan, perak, dan lainnya, bagi Anda yang tidak suka warna-warna mencolok. Pemilihan warna cerah ini dapat membuat Anda terlihat berbeda di hari pernikahan.

Mengenakan kebaya di hari pernikahan, bukan saja membuat Anda tampil mempesona, tapi juga ikut melestarikan kekayaan bangsa. Oleh karena itu, tidak ada salahnya bukan untuk mengenakan kebaya, hasil karya anak negeri di hari bahagia Anda. Semoga tips memilih kebaya pengantin ini bermanfaat.(dwi55)

Asal Usul Kebaya

asal usul kebaya

Asal Usul Kebaya

Asal usul kebaya – Kebaya adalah blus tradisional yang dikenakan oleh wanita Indonesia dan Malaysia yang terbuat dari bahan tipis yang dikenakan dengan sarung, batik, atau pakaian rajutan tradisional lainnya seperti songket dengan motif warna-warni.

Asal usul kebaya Dipercaya berasal dari Tiongkok ratusan tahun yang lalu. Lalu menyebar ke Malaka, Jawa, Bali, Sumatera, dan Sulawesi. Setelah akulturasi yang berlangsung ratusan tahun, pakaian itu diterima di budaya dan norma setempat. Sebelum 1600, di Pulau Jawa, kebaya adalah pakaian yang hanya dikenakan keluarga kerajaan di sana. Selama masa kendali Belanda di pulau itu, wanita-wanita Eropa mulai mengenakan kebaya sebagai pakaian resmi.

Selama masa ini, model kebaya diubah dari hanya menggunakan barang tenunan mori menggunakan sutera dengan sulaman warna-warni. Pakaian yang mirip yang disebut “nyonya kebaya” diciptakan pertama kali oleh orang-orang Peranakan dari Melaka. Mereka mengenakannya dengan sarung dan kaus cantik bermanik-manik yang disebut “kasut manek”.

Kini, nyonya kebaya sedang mengalami pembaharuan, dan juga terkenal di antara wanita non-Asia. Terpisah dari kebaya tradisional, perancang mode sedang mencari cara memodifikasi desain dan membuat kebaya menjadi pakaian yang lebih modern. Kebaya yang dimodifikasi itu malah bisa dikenakan dengan jins atau rok. Jadi hendaknya kita dapat mengetahui sejarah kebaya, dan terus menjaga salah satu pakaian tradisional Indonesia ini, dimana kita bisa melakukan modifikasi-modifikasi pada kebaya tersebut. (dwi54)

Tetap Cantik Dengan Kebaya Klasik

Kebaya Klasik

Kebaya Klasik | Tetap Cantik Dengan Kebaya Klasik

Kebaya Klasik – Kebaya memang identik dengan busana nasional Indonesia. Dengan desain dan motif yang terus berkembang, pemakaian kebaya bisa disesuaikan untuk berbagai acara. Saat ini kebaya memang semakin digandrungi setiap wanita Indonesia. Tak hanya cocok dikenakan pada acara bersifat formal, tetapi juga di acara santai. Tren kebaya sepanjang 2012 diprediksi akan bergeser ke arah klasik dengan detail aplikasi yang sederhana.

Andre Frankie misalnya, perancang spesialis kebaya akan segera meluncurkan rancangan terbarunya yang terinspirasi dari kebaya klasik yang tak lekang dimakan waktu. Kali ini kebaya yang akan ditampilkan Andre tidak meng gunakan payet maupun bordir, sederhana dengan mengguna kan bahan sifon, satin, bludru, juga brokat dengan motif dan aksen bunga.

Agar penampilan lebih harmonis, padukan warna kebaya dengan salah satu warna kainnya. Kebaya dan selendang dari bahan dan warna senada kebaya bisa memberi kesan melangsingkan. Untuk lebih menghadirkan kesan menarik, masukan sedikit unsur modern pada kebaya berpotongan klasik. Misal memberikan aksen kerut pada pangkal lengan atau bisa juga variasikan potongan pada leher kebaya.

Bu Tien dan Kebaya Klasik

Pakem kebaya ala Ibu Tien Masih ingatkan Anda dengan mendiang ibu Tien Soeharto, istri mantan Presiden RI, almarhum HM Soeharto dinilai sebagai ikon pakem kebaya. Dalam catatan sejarah fashion Indonesia, Ibu Tien Soeharto selalu menunjukan kepiawaiannya dalam berbusana. Beradaptasi bukanlah sesuatu yang sulit. Busana andalannya adalah kebaya, biasanya kebaya klasik untuk acara-acara semiformal atau nonformal.

Beliau selalu menggunakan kebaya model ‘kutu baru’ dengan pasangan kain wiru yang tidak dijahit dalam berbagai kesempatan acara kenegaraan di dalam maupun luar negeri. Salah seorang pengusaha wanita Indonesia, Poppy Haryono Isman menjelaskan pakem kebaya ibu Tien meru pakan cara berpakaian nasional yang simpel tanpa dilengkapi banyak aksesori.

“Sanggul harus sanggul Jawa. Di setiap sanggul ibu Tien selalu menggunakan melati dan tusuk konde Jawa. Untuk berkebaya selop yang digunakan hanya boleh ukuran 5-7 cm. Jarik tidak dibuat seperti sarung, jarik harus pakai wiron (lipatan). Ini adalah pakem sebenarnya memakai kebaya”. Tak hanya itu saja, saat memakai kebaya ala ibu Tien, aksesori yang digunakan pun tidak boleh berlebihan. Malah sebaiknya menggunakan perhiasan simpel saat menggunakan kebaya klasik. (dwi53)

Memilih Kebaya Pengantin yang Tepat

Mengenakan kebaya pada saat hari pernikahan, merupakan suatu kebahagian dan kebanggaan tersendiri pagi pengantin wanita. Apalagi saat ini banyak model dan ragam kebaya pengantin modern atau tradisional yang tampilannya lebih menarik.

Supaya anda mendapatkan kebaya pengantin yang tepat, ada beberapa tips yang bisa anda simak dibawah ini:

– Persiapkanlah kebaya pengantin 2 bulan sebelum hari pernikahan.

– JIka anda memilki dana yang cukup, anda bisa membuat dan meminta bantuan desainer untuk menjahjit kebaya yang sesuai dengan ukuran tubuh anda. Namun jika ingin lebih praktis, sebaiknya menyewa kebaya pengantin di jasa rias pengantin atau penjahit kebaya.

– Pilihan kebaya untuk pernikahan Anda, bisa brokat payet, brokat prancis atau brokat jepang. Namun jika ingin terlihat lebih trendy, Anda bisa memilih kebaya pengantin modern.

– Untuk Anda yang bertubuh kurus dan tinggi, sebaiknya tidak menggunakan kebaya dengan model offshoulder. Agar terlihat berisi, sebaiknya menggunakan kebaya pengantin dengan model kerah shanghai dan payet.

– Untuk yang memiliki dadanya kecil, bisa menyiasatinya dengan menambahkan payet pada area dada. Sedangkan untuk yang memilik dada besar, sebaiknya gunakan model kebaya bustier atau bagian dada tertutup.

– Pilihlah warna kebaya pengantin sesuai dengan tema dan warna kesukaan Anda dan pasangan. Dan tentunya cocokkan juga dengan warna kulit.

Dengan tips diatas semoga bisa membantu anda untuk menemukan kebaya pengantin yang tepat sehingga Anda terlihat cantik di hari pernikahan.(dwi52)

Tips Memilih Kebaya

Tips Memilih Kebaya yang Tepat

Tips Memilih Kebaya

Tips Memilih Kebaya– Kebaya merupakan pakaian tradisional khas bagi perempuan Indonesia, saat ini perkembangan kebaya ini semakin pesat dengan model kebaya modern dan trendy. Bagi anda yang ingin memilih kebaya, ada beberapa Tips Memilih Kebaya:

  1. Jika anda ingin membuat kebaya, ada baiknya diesesuaikan dengan budget, Anda bisa membeli yang sudah jadi ataupun memesan pada penjahit kebaya.
  2. Jika anda ingin terlihat feminim, bisa menggunakan model kebaya modern yang simpel dan sederhana,misalnya dengan gaya off shoulder sehingga terlihat cantik.
  3. Bagi yang memiliki dada berukuran kecil, bisa menyiasatinya dengan menambahkan detail atau payet pada bagian depan.
  4. Untuk anda yang memiliki pinggul besar, bisa menggunakan desain model kebaya modern “kutu baru”.
  5. Untuk anda yang bertubuh kurus, cocok menggunakan kebaya dengan gaya kerah Shanghai dan tambahan payet.
  6. Memilih model kebaya modern dan tradisional yang tepat untuk gaun pengantin dan acara pesta lainnya, Andapun akan terlihat cantik dan anggun.(dwi51)

Bergaya dan Berkreasi Dengan Kebaya

Bila anda ingin tampil sebagai perempuan seksi, langsing dan elegan pada tiap kesempatan maka kenakan saja busana kebaya. Tetapi kebaya bukan hanya untuk perempuan yang berpostur ideal tetapi juga bagi perempuan hamil sehingga akan terlihat lebih seksi dan elegan. Anda bisa memodifikasi sedikit misalnya ke penjahit kebaya atau membeli kebaya yang mengikuti bentuk tubuh maka akan memberikan hasil yang luar biasa.

Pendeknya busana kebaya yang hampir tidak dimiliki bangsa lain ternyata mampu membuat perempuan dalam ukuran tubuh apa pun bisa terlihat seksi, langsing dan elegan. Hanya dengan pemilihan bahan, model yang tepat dengan postur tubuh dan warna kulit, saat ini modifikasi kebaya pun semakin beragam.Penjahit kebaya sudah banyak berkembang.

Tidak heran jika kebaya yang dulu hanya dipandang sebagai busana tradisional kini semakin mendapat tempat di hati kaum perempuan. Bukan saja para istri pejabat tetapi juga selebritis. Banyak perempuan sekarang yang bukan hanya mengenakan kebaya pada acara formal tetapi juga sebagai busana mereka sehari-hari. Kebaya tradisional juga banyak diminati.

Namun apa pun bentuk modelnya, Kebaya tradisional atau modern, satu hal yang tidak boleh ditinggalkan dari kebaya yakni soal pakem atau siluet yang membentuk bagian tubuh. Siluet ini merupakan dasar dari kebaya dan ada tiga macam yang melegenda di kalangan masyarakat Indonesia yakni pekem Sunda, Jawa dan kurung.

Konon berkat pakem warisan nenek moyang ini pula perempuan yang berpikir perutnya terlihat besar tetap bisa tampil percaya diri. Memang semua tergantung rancangan busana tersebut tetapi sebaiknya kenakan puring sebagai bagian dalam kebaya dalam bentuk korset atau tanktop ketat dan bra warnanya senada dengan warna kebaya itu sendiri.

Untuk bahan saat ini cukup variatif dan busana kebaya tidak lagi identik dengan brokat. Tetapi bahan katun, sifon, sutra Thailand, santung print dan bahan-bahan bermotif lainnya juga bisa dijadikan kebaya dan tidak kalah menarik dengan pilihan warna yang beragam.

Jika dulu kaum perempuan cenderung mengenakan kebaya warna tua seperti hitam, coklat, maroon, abu-abu dan hitam. Sekarang banyak perempuan yang memilih kebaya berwarna kulit, putih, gading, kuning keemasan, perak dan warna pastel lainnya tidak kalah elegan. Apalagi ditambah dengan hiasan payet, sulaman benang emas, korsase maupun simpul modern lainnya. Anda bisa mencoba kenakan kebaya coklat muda dipadu dengan korset ketat yang menonjol dengan motif lipit.

Berbusana dengan mengenakan kebaya putih gading sangat cocok dalam suasana dan cuaca apa pun. Cobalah untuk aksen brokat sebagai lis sepanjang lengan dan leher terbuka yang mengarah pada pakem Sunda sehingga membuat busana ini tidak hanya pas sebagai baju pengantin tapi juga pesta istimewa. Apalagi dipadukan dengan kain batik motif kuno era 1930 dan 1940-an yang dimodifikasi ulang dengan aksen payet.

Untuk memberikan kesan yang betul-betul kebaya modern dengan bagian lengan yang dicampur bahan tile. Kebaya putih ini akan tampil lengkap dengan selendang sifon senada yang ditata rapi di salah satu lengan. Biarkanlah selandang lebar ini menjutai dengan satu simpul yang diikatkan pada bros keemasan. Kebaya dengan bahan katun, sutra, santung print itu tampil dengan berbagai potongan seperti blazer, kimono, kurung, pendek dengan aksen bordir dan lace. Tetapi kebaya ini sebagian besar hampir tanpa payet dan sangat cocok dikenakan dengan celana denim, katun tapi juga sarung dan selendang print.

Model kebaya ini adalah modern sehingga perempuan muda dan remaja tidak perlu repot melengkapi penampilannya dengan konde. Kebaya kasual bisa tampil sebagai blus dengan hiasan rajut. Agar lebih menonjol kebaya modernini dipadukan dengan dalaman yang kontras.(dwi50)

Kebaya Pengantin Muslimah

Kebaya pengantin muslimah

Kebaya Pengantin Muslimah

Kebaya pengantin muslimah – Para muslimah, Anda pun bisa menjadi pengantin wanita yang berpenampilan bak seorang ratu di hari pernikahan Anda. Kini banyak sekali desainer atau perancang busana yang mengangkat gaun pengantin yang ditujukan bagi para muslimah. Banyak cara pula untuk mengukuhkan kalau Andalah yang menjadi pusat perhatian pada malam itu.

Batasan-batasan yang digunakan untuk pemakaian busana bagi muslimah bukan lagi halangan untuk tampil secantik mungkin di pesta pernikahan Anda sendiri. Anda tetap bisa tampil memikat dengan kebaya pengantin muslimah yang tidak memperlihatkan lekuk tubuh sang pemakainya dan menutupi tubuh pengantin, kecuali bagian telapak tangan dan wajah.

Model Kebaya Pengantin Muslimah

Model gaun pengantin muslimah dengan model dasar kebaya tetap harus memperhatikan tiga hal yang menjadi perhatian utama, yaitu usia, bentuk dan tinggi badan. Meskipun tidak ada aturan mati dalam penerapannya, Anda tetap dapat mewujudkan apa yang Anda inginkan pada gaun pengantin Anda dengan berkonsultasi dengan desainer atau penjahit yang menjadi orang terpercaya Anda dalam satu hal ini.

Model kebaya panjang hingga semata kaki atau lebih memang sangat sesuai dengan calon pengantin yang bertubuh cukup tinggi. Panjang kebaya pun kini banyak divariasikan menyerupai train pada gaun pengantin bergaya Eropa. Beberapa pengantin juga menggunakan pakaian model jubah untuk menutup lekuk tubuh.

Dipadukan dengan lengan panjang yang menyerupai bel atau agak melebar pada bagian bawahnya (Bell shape). Bentuk leher pakaian shanghai banyak menjadi pilihan karena dapat menutupi bagian leher. Beberapa pengantin menggunakan bentuk leher yang lebih bervariasi namun disiasati dengan menggunakan lapisan yang dapat menutup bagian leher dan dipercantik dengan penutup kepala yang senada. Beberapa bentuk leher yang masih diminati adalah U-shape, sweetheart, V-neck dan kotak.

Bahan-Bahan Yang dapat Digunakan untuk membuat kebaya pengantin muslimah

Kebutuhan pertama yang harus dipenuhi untuk gaun pengantin muslimah atau kebaya pengantin muslimah adalah kebutuhan menutupi lekuk tubuh dan bagian tubuh yang termasuk dalam aurat. Bahan-bahan seperti lace atau brokat tetap dapat digunakan dengan dipadukan dengan pelapis yang membuat gaun tidak menerawang dan makin mengangkat motif serta menambah unsur mewah dari sebuah gaun pengantin muslimah atau kebaya pengantin muslimah itu sendiri.

Selain itu, permainan payet pada gaun pengantin muslimah dapat menambah kesan mewah dan elegan. Bahan biasa akan menjadi terlihat lebih mewah dengan menggunakan payet atau hiasan lainnya.
Berapa banyak bahan yang digunakan sangat tergantung pada model yang dipilih calon pengantin dan ukuran tubuh masing-masing. Calon pengantin juga harus memperhitungkan lapisan untuk bagian dalam gaun agar tidak menerawang.(dwi49)

Kebaya Muslimah Memadukan Tradisi Dan Syariat

Kebaya Muslimah

Kebaya Muslimah Memadukan Tradisi Dan Syariat

Kebaya muslimah – Batasan-batasan yang digunakan untuk pemakaian busana bagi muslimah bukan lagi halangan untuk tampil secantik mungkin di pesta pernikahan Anda sendiri. Anda tetap bisa tampil memikat dengan pakaian pengantin yang tidak memperlihatkan lekuk tubuh sang pemakainya dan menutupi tubuh pengantin, kecuali bagian telapak tangan dan wajah.

Warna-Warna Solid Pun Banyak Dipilih Untuk Kebaya Muslimah

Untuk warna kebaya muslimah, Anda dapat menyesuaikan dengan tema warna pada pesta Anda dan pakaian yang dikenakan oleh pengantin pria. Kini banyak pengantin muslimah yang menggunakan warna-warna selain warna putih untuk gaun pengantinnya. Warna-warna solid seperti merah, ungu, hijau dan coklat menjadi pilihan. Beberapa pengantin yang kurang berani menggunakan warna solid, masih memilih warna-warna lembut seperti warna krem.

Untuk pesta pernikahan yang mengikuti prosesi adat tertentu, warna pakaian atau kebaya muslimah  akan disesuaikan dengan perlengkapan pengantin yang serba keemasan. Pilihannya adalah menggunakan bahan brokat dengan sulur keemasan, atau menggunakan payet bernuansa keemasan.

Penutup Kepala, Hiasan Mempercantik Gaun

Selain model, bahan dan variasi warna, penampilan Anda pun dapat ditunjang dengan balutan penutup kepala dengan berbagai model dan variasi hiasan pula. Saat ini 1001 hiasan kepala telah hadir untuk mempercantik calon pengantin muslimah dan kebaya muslimah nya.

Penutup kepala pengantin muslimah sangat disesuaikan dengan gaya berpakaian calon pengantin. Bagi mereka yang bergaya minimalis namun ingin tampil elegan, penutup kepala yang dipilih adalah penutup kepala tanpa menggunakan banyak hiasan seperti kembang goyang. Untuk membedakan penutup kepala yang biasa digunakan, digunakanlah hiasan bunga, baik yang artificial maupun bunga segar seperti rangkaian melati.

Bagi calon pengantin yang ingin menyesuaikan gaun pengantin atau kebaya muslimah yang dipergunakannya dengan prosesi yang diikutinya, mereka menggunakan penutup kepala dengan tambahan hiasan kepala khas adat masing-masing.(dwi48)

Bermacam Kebaya Sesuai Keperluan

Anggun, mungkin itu kesan yang terlintas di benak anda ketika mendengar kata kebaya. Keanggunan yang ditimbulkan oleh salah satu busana khas wanita Indonesia ini memang tak terbantahkan. Pesona keindahannya membuat kebaya bertahan dari tahun ke tahun sebagai busana pengantin wanita yang melangsungkan pernikahannya dengan tema tradisional.

Hingga dapat dikatakan salah satu hal utama yang menjadi perhatian khusus calon pengantin wanita, terutama pengantin tradisional, adalah kebaya. Cobalah sejenak anda perhatikan, meski sama-sama cantik, kecantikan seorang wanita akan terlihat berbeda ketika ia mengenakan gaun dan ketika ia mengenakan kebaya. Dalam balutan kebaya, aura kecantikan seorang wanita Indonesia akan lebih terlihat, nampak lebih anggun dan luwes.

Mari kita mundur sejenak ke beberapa tahun lalu, dimana kebaya belum menjadi busana yang begitu digemari seperti sekarang. Saat itu sebagian orang sempat beranggapan kalau kebaya memberi kesan kuno, sehingga tak banyak generasi muda yang berminat mengenakannya. Namun seiring perkembangan jaman, di tangan para perancang berbakat, kini kebaya hadir dengan berbagai modifikasi, membuatnya terlihat jauh lebih modern.

Tentu saja tanpa meninggalkan kesan anggun yang memang sudah melekat. Karena seperti beberapa definisi dari beberapa orang mengenai kebaya yang berhasil kami rangkum, bahwa kebaya adalah suatu gaun yang sangat indah atau lebih detilnya, baju atasan yang mempunyai siluet badan ketat yang biasanya mmiliki bukaan atau kancing di bagian depan. Sementara kalau kita merujuk pada kamus wikipedia, disebutkan bahwa kebaya adalah kombinasi dari blus dan gaun tradisional yang dikenakan oleh wanita di Indonesia, Malaysia, Brunei, Burma, Singapore, bahkan Thailand bagian selatan, yang pemakaiannya biasanya dipadukan dengan batik atau kain tradisional lain seperti songket atau tenun ikat.

Tetapi yang pasti, kini kita boleh berbangga bahwa kebaya telah dipatenkan sebagai busana khas nasional Indonesia yang dikenakan oleh wanita. Untuk mengenal busana ini lebih jauh, mari kita coba untuk mengklasifikasikan kebaya ke dalam beberapa kategori :

Keperluan

pada kesempatan apa kebaya akan digunakan. Ada kesempatan dimana kita membutuhkan kebaya formal, ada juga saat dimana kita dapat mengenakan kebaya yang tidak terlalu formal.

Kebaya Formal

Dalam sebuah pernikahan, baik itu akad nikah maupun resepsi, pengantin wanita sebagai pemeran utama sudah pasti harus mengenakan kebaya formal, begitupun ibu pengantin. Karena siluetnya yang harus pas badan, kebaya formal harus membuat atau menjahitkan.

Kebaya Informal

Masih mengacu acara pernikahan, untuk tamu undangan yang juga ingin mengenakan kebaya, tentunya dapat mengenakan kebaya informal. Karena siluetnya tidak harus pas badan, maka untuk kebaya informal tidak perlu menjahitkan dan bisa beli jadi. Pada beberapa acara resmi, seperti acara kenegaraaan, atau acara resmi lainnya, seringkali para ibu yang hadir dituntut untuk mengenakan kebaya. Tentu saja kebaya yang dikenakan tidak bisa terlalu formal, karena akan membatasi gerak mereka.

Padanan kebaya juga dapat beragam sesuai keperluan. Untuk kebaya formal umumnya dipadankan dengan kain tradisional seperti batik, songket, tenun ikat, sarung donggala dan sejenisnya. Kalau dulu kita mudah membedakan kebaya Jawa, kebaya Sunda atau daerah manapun, dari bentuk kerah, bentuk leher, kini tak semudah itu lagi, karena bentuk kebaya sekarang sudah bertransformasi dan cenderung universal. Yang membedakan hanya padanan kain yang dipakai. Untuk batik misalnya, apakah batik dari daerah Jawa Tengah, batik Cirebon atau batik dari daerah lain.

Terkadang bisa juga dipadukan dengan kain polos yang berbentuk rok panjang, untuk tetap resmi dan anggun namun terlihat sedikit lebih modern. Sementara kebaya informal bisa dipadankan dengan kain, namun dengan teknik pemakaian yang lebih santai, misalnya untuk kain batik tidak perlu diwiru, cukup disimpulkan di pinggang. Bahkan bisa juga Anda padukan dengan celana panjang untuk tetap terlihat rapi namun lebih leluasa bergerak.(dwi47)

Aneka Ragam Bahan Untuk Kebaya

Bahan untuk kebaya

Bahan Untuk Kebaya | Aneka Ragam Bahan Untuk Kebaya

Bahan untuk kebaya – Jenis bahan yang digunakan untuk kebaya berkaitan pula dengan kegunaan kebaya sesuai dengan momen pada acara pernikahan. Untuk kebaya formal, umumnya bahan untuk kebaya yang digunakan adalah lace dan beludru. Sementara untuk kebaya informal bisa menggunakan bahan organdi, sifon, rose silk, atau katun. berikut adalah penjabaran jenis-jenis bahan untuk kebaya :

Lace

Mengapa lace menjadi pilihan utama bahan untuk kebaya formal? Karena lace mengikuti bentuk tubuh, menyatu dengan kulit dan memberi kesan dingin, sehingga nyaman digunakan. Lace sendiri ternyata memiliki ribuan jenis, mulai dari lace Perancis, lace Jepang, lace Korea, bahkan lace buatan Indonesia. Lace Perancis yang terkenal paling mahal dan paling tinggi kualitasnya masih terbagi lagi menjadi beberapa kelas.

Ada lace Perancis yang harganya sekitar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta per meter, ada juga yang mencapai Rp 30 juta per meter. Di kelas bawah, lace lokal dengan kualitas rendah bisa Anda dapatkan dengan hanya Rp 30 ribu per meter. Itu sebabnya harga kebaya pun bisa sangat beragam meski sama-sama menggunakan bahan lace. Dengan lace kualitas rendah mungkin Anda bisa mendapatkan kebaya hanya dengan Rp 1 juta. Sebaliknya dengan lace Perancis kualitas terbaik, kebaya Anda bisa mencapai nilai Rp 100 juta.

Bila dilihat secara kasat mata, tak semua orang dapat membedakan lace berkualitas baik dengan lace berkualitas rendah. Namun bila disentuh akan terasa bedanya. Lace berkualitas baik biasanya jauh lebih halus bila dibandingkan dengan lace berkualitas rendah. Lace Jepang sering juga menjadi pilihan untuk kebaya yang tidak terlalu mahal.

Tentu saja terdapat perbedaan pada tekstur dan cenderung tidak terlalu mengikuti kulit. Di tangan perancang handal, dengan teknik pola, teknik cutting dan teknik jahit yang tinggi, lace berkualitas sedang dapat menjelma menjadi kebaya cantik yang terkesan mahal. Namun ketika dikenakan, akan terasa bedanya, bahan kebaya akan terasa kurang menyatu dengan kulit.

Beludru

Bagi sebagian orang kebaya dengan bahan beludru atau velvet mungkin terkesan kuno. Akan tetapi bahan yang permukaannya seperti ada rambut-rambut halus ini telah mengalami kemajuan yang cukup pesat. Kini hadir bahan beludru Italia dengan kualitas yang jauh lebih baik bila menjadi bahan untuk kebaya. Beludru jenis terbaru ini lebih mengikuti siluet tubuh, lebih stretch, akan tetapi lebih sulit dalam pengerjaannya. Oleh karena itu diperlukan keahlian khusus untuk menjadikannya sepotong kebaya. Namun ketika telah berwujud kebaya, keanggunan dan keindahan kebaya dari bahan beludru ini sulit untuk ditandingi.

Organdi

Bahan untuk kebaya satu ini memiliki Kesan formal, selama dipadankan dengan kain. Akan tetapi tak jarang orang memadukan kebaya organdi dengan celana panjang, maka kesan yang timbul pun menjadi jauh lebih santai. Bahan organdi memiliki sifat ringan, kaku, tidak mudah berkerut dan tidak mengikuti bentuk tubuh. Bahan ini tidak dianjurkan untuk kebaya yang pas badan, tetapi kalau untuk kebaya yang sedikit loose, tidak masalah. Akan tetapi bahan organdi tidak dianjurkan untuk mereka yang berbadan agak besar karena akan menggelembung dan memberi kesan semakin besar.

Bahan Untuk Kebaya Sifon dan Katun

Sifon

Mungkin Anda masih ingat ibu-ibu kita, terutama yang tinggal di pedesaan, mereka terbiasa memakai kebaya dengan bahan tipis bermotif. Bahan itulah yang dinamakan sifon. Bahan sifon ini lebih nyaman digunakan dibandingkan organdi, dan cenderung tidak kaku. Tetapi tetap tidak dianjurkan bagi mereka yang bertubuh gemuk karena akan memperlihatkan tonjolan lemak.

Katun

Jenis bahan katun yang sering digunakan untuk kebaya adalah katun rubiah, yaitu katun yang memiliki tekstur. Bila kenyamanan yang Anda cari, maka kebaya dari bahan katun paling tepat untuk dijadikan pilihan. Seperti kita ketahui bahan katun merupakan bahan yang nyaman digunakan, menyerap keringat sehingga tidak panas. Selain itu tekstur berupa motif bolong-bolong pada bahan tersebut menambah cantik kebaya itu sendiri. Salah satu jenis kebaya yang sering menggunakan katun rubiah adalah kebaya polos yang tidak pas badan, yang biasa disebut kebaya encim.

Pemilihan kain bukan hanya dari jenis kain itu sendiri tetapi juga motif. Sebaiknya pilih motif yang konvensional, tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil. Contohnya motif bunga dan daun ukuran sedang. Mengapa? Karena motif bunga-bunga besar akan membuat Anda yang berukuran besar, terlihat lebih besar. Dan membuat Anda yang bertubuh kecil seperti habis tertutup oleh bunga. Sementara memilih motif yang terlalu kecil akan memberi kesan runyam dan memusingkan. Selain itu tak ada salahnya juga menggabungkan dua jenis bahan dalam sebuah kebaya untuk menyiasati kekurangan masing-masing bahan.(dwi46)

Demikianlah penjelasan tentang jenis-jenis bahan untuk kebaya. semoga dengan adanya penjelasan tersebut dapat membantu kita pada saat akan membeli atau membuat kebaya.

Kebaya Sesuai Bentuk Tubuh dan Warna Bahan

Banyak faktor yang harus diperhatikan dalam menentukan warna pada kebaya. Salah satunya adalah waktu. Terutama untuk kebaya pengantin, masalah waktu ini sangat berpengaruh. Bila pesta yang diadakan pagi atau siang, sebaiknya anda menggunakan warna-warna soft seperti off white atau broken white, kuning gading, beige, warna-warna pastel, atau dusty.

Sementara untuk pesta malam hari anda bisa menggunakan warna-warna yang lebih terang seperti ungu, merah atau merah marun. Apabila Anda mengenakan warna merah menyala pada pesta siang hari, dengan payet-payet memenuhi kebaya. Bayangkan betapa kehadiran Anda mampu membuat para tamu yang hadir memicingkan mata. Anda akan terlihat terlalu menyolok.

Sementara bila menggunakan kebaya dusty pink untuk pesta malam hari, maka Anda akan tenggelam, tidak terlihat diantara gemerlapnya lampu. Mungkin Anda sempat berfikir untuk menggunakan swarovsky agar terlihat lebih menyolok. Anda memang akan terlihat lebih terang, berkilauan, tapi tetap saja warna kebaya Anda tidak terlihat, hanya kilau swarovskynya saja yang terlihat.

Tema acara juga menentukan pemilihan warna. Untuk akad nikah atau pemberkatan, umumnya orang Indonesia memilih warna putih karena melambangkan kesucian. Meski demikian, dengan putih sebagai patokan, sebenarnya Anda masih bisa memilih silver, baby pink, bahkan abu-abu yang sangat muda.

Faktor penting lain yang mempengaruhi pemilihan warna adalah warna kulit. Anda yang memiliki kulit lebih terang tentu saja lebih beruntung karena memiliki pilihan yang lebih beragam. Dibandingkan mereka yang berkulit gelap atau kecoklatan, yang mana merupakan warna kulit kebanyakan wanita Indonesia. Meskipun kalau menurut Marga Alam, salah satu perancang kebaya, “Untuk mereka yang berkulit sangat gelap, sebenarnya belum tentu tidak pantas memakai warna menyolok, terkadang kulit gelap justru terlihat cantik bila memakai warna yang lebih bright.”

Namun kebanyakan wanita berkulit coklat, memang cenderung memilih warna aman, seperti warna kulit, warna-warna pastel, merah muda, peach. Warna-warna dusty seperti dusty pink juga kerap menjadi pilihan, seperti dikatakan Riny Suwardy yang juga perancang kebaya, “Warna dusty bisa menjadi pilihan untuk mereka yang berkulit gelap, karena cenderung memberi kesan bersih. Atau warna abu-abu dengan campuran payet akan terlihat lebih terang di kulit yang gelap.”

Hingga saat ini, kebaya dengan warna keemasan masih menjadi favorit, baik itu murni keemasan atau dipadukan dengan warna-warna lain. Mengapa? Selain pantas dikenakan oleh setiap orang dengan warna kulit apapun, warna emas juga melambangkan sesuatu yang anggun, elegan, aristokrat dan mahal. Kesan yang hendak dihadirkan oleh kebanyakan pengantin wanita. Oleh sebab itu, tak heran bila kebaya dengan nuansa keemasan sering menjadi pilihan.

Bentuk Tubuh : Banyak sekali hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan kebaya bila menyangkut bentuk badan. Pemilihan bahan mulai dari jenis dan motif, warna, model kebaya, cutting termasuk bustier. Untuk yang bertubuh langsing biasanya tidak ada masalah, Anda memiliki kebebasan memilih bahan, model, bahkan warna, kecuali Anda tidak percaya diri menggunakan warna-warna tertentu. Masalah timbul pada Anda yang memiliki tubuh besar.

Mulai dari pemilihan bahan pun harus lebih hati-hati, seperti disebutkan diatas, hindari organdi. Selain itu juga hindari bahan polos yang tembus pandang, hanya akan menampakkan kelebihan lemak di tubuh Anda. Pilihlah bahan bermotif, karena dengan begitu, perancang akan mudah menutupi lemak dengan motif tersebut.

Bustier : Bustier memegang peranan penting dalam pembuatan kebaya, terutama pada bagian dada, pinggang, dan panggul pertama. Setiap perancang akan memusatkan perhatiannya pada bustier terlebih dulu untuk mendapatkan siluet yang sempurna, setelah itu kebaya akan mengikuti bustier.

Pada saat pembuatan bustier, koreksi terhadap bentuk badan akan dilakukan. Mereka yang memiliki payudara kecil akan diangkat dan diisi agar terlihat lebih besar. Untuk yang siluet badannya cenderung lurus, bagian dada dibuat lebih besar, bagian pinggang dibuat yang benar-benar pas, sehingga akan terlihat langsing. Tak hanya itu, besar payudara yang tidak sama persis pada setiap wanita pun dikoreksi, bagian mana yang lebih kecil akan diisi sehingga terlihat sama besar.

Akan tetapi, pemakaian bustier umumnya hanya untuk kebaya formal dimana waktu pemakaiannya hanya beberapa jam. Untuk para ibu yang mengenakan kebaya hampir sehari penuh, biasanya tidak bersedia mengenakan bustier karena akan merasa tidak nyaman. Oleh karena itu sering diganti dengan longtorso yang jauh lebih elastis.

Tips:
Tidak semua wanita mempunyai bentuk tubuh proporsional. Bila Anda datang kepada perancang kebaya yang sudah cukup berpengalaman, mereka akan mempelajari dimana kekurangan Anda dan menutupinya dengan berbagai cara sehingga akan terlihat sempurna. Namun, ada baiknya Anda membekali diri dengan sedikit ilmu sebelum memutuskan untuk menjahitkan kebaya. Salah satunya adalah bila Anda merasa memiliki kelebihan lemak di berbagai tempat, pilihlah warna dan model kebaya yang aman.

Jangan sudah gemuk, lalu memilih bahan tile yang polos untuk bagian tangan. Hasilnya lengan Anda yang besar pun akan lebih terlihat. Lace dengan motif konvensional merupakan pilihan bahan paling tepat, karena dapat menyamarkan lemak. Bila merasa risi karena bahan lace biasanya bolong-bolong, gunakan furing dari bahan sifon tipis dengan warna yang senada.(dwi45)

Berlenggang Kebaya Di Pekan Mode Jakarta

Kebaya selalu memiliki tempat tersendiri di mata para pecinta mode tanah air. Kesederhanaan yang hadir melalui sepotong kebaya selalu menampilkan keanggunan tersendiri bagi pemakainya. Seakan tak ingin ketinggalan dengan ragam busana yang mewakili modernitas, barisan kebaya yang mewakili tradisi turut memeriahkan Jakarta Fashion Week 2012.

Salah satu desainer yang menampilkan kebaya dalam pergelaran ini adalah Josephine Werratie Komara atau yang lebih dikenal dengan panggilan Obin. Desainer yang lebih senang disebut sebagai tukang kain ini menampilkan 48 set busana dalam empat sekuen, dengan kombinasi warna dan materi yang didominasi kain tradisional.

Sebagai tukang kain, tentu saja fokus Obin adalah menampilkan kain-kain hasil kreasinya.  Namun tentu saja kain – kain tersebut tidak berdiri sendiri, maka pilihan pun jatuh pada kebaya sebagai padanan. Tak hanya itu, aneka kebaya dengan potongan unik yang ia hadirkan pun merupakan hasil kreasinya dengan ragam kain koleksinya.

Berbagai teknik pembuatan kain yang mengandalkan ketrampilan tangan menghadirkan ragam desain yang kental tradisi. Teknik jumput, cabik, cut work ataupun batik hadir begitu cantik dan modern, dengan warna-warna cerah dan elegan. Tak heran bila tepuk tangan meriah menyambut 48 koleksi yang ditampilkan sore itu.

Bila Obin menampilkan kebaya dengan gaya ceria, lain lagi dengan Yasra. Pergelaran yang diberinya tema Sense, menampilkan perjalanan cinta seorang wanita, sehingga bukan hanya masa ceria, namun ia juga mengalami masa suram akibat patah hati.

Kebaya ringan dengan warna-warna cerah dan detil pita cantik mengawali cerita, mengambarkan kebahagiaan seorang wanita. Celana bermotif batik dengan warna-warnanya yang cerah menambah kesan ceria. Sempat menampilkan kebaya berwarna hitam dan abu-abu yang menggambarkan masa-masa suram, Yasra menutupnya dengan kebaya – kebaya merah dan putih yang menggambarkan kesiapan wanita menghadapi hari pernikahan.

Sebagai selingan manis, Yasra juga menampilkan kebaya dengan rok balon, membuat kebaya – kebaya yang berwarna gelap terkesan lebih ringan dan tidak kaku. Permainan detil payet di setiap potong kebaya menghadirkan kesan mewah dan berkilau.(dwi44)

Tips Mengenakan Kebaya Agar Terlihat Berisi

Tips Mengenakan Kebaya Agar Terlihat Berisi

Tips mengenakan kebaya – Kita percaya bahwa seluruh manusia diciptakan dengan kelebihan sekaligus kekurangan, tergantung pada masing-masing orang untuk mengubah kekurangan tersebut menjadi lebih baik. Salah satu contohnya wanita yang bertubuh kurus, kekurangan lemak pada bawah otot daging mereka menyebabkan tulang lebih menonjol. Wanita tipe ini cenderung akan lebih percaya diri memakai pakaian yang menutupi seputar area bahu, agar dapat menutupi kekurusannya.

Situasi demikian akan menjadi semakin rumit kala menjelang pernikahan. Setiap calon mempelai pasti akan berpikir masak-masak untuk memilih kebaya yang dapat menutupi kekurangan dan menonjolkan kelebihan tubuh mereka. Pernikahan memang hari yang sangat istimewa dan tidak dapat diulang, tak heran bila setiap mempelai berusaha menampilkan yang terbaik. Wanita manapun sebenarnya mampu untuk menampilkan yang terbaik dari dirinya di hari bersejarah tersebut, asalkan didukung dengan pengetahuan serta pemilihan kebaya yang tepat.

Agar tidak salah memilih, berikut ini kami sampaikan beberapa tips dan trik khusus bagi wanita bertubuh kurus dalam menentukan kebaya yang sesuai :

  • Jangan memilih kebaya yang bahunya terbuka. Tulang bahu pada wanita bertubuh kurus biasanya sangat menonjol, oleh karena itu, usahakan area tersebut ditutupi dengan memilih kebaya berkerah cheongsam. Bentuk kerah lain yang sebaiknnya dihindari adalah sabrina, off sholder dan ‘V’ neck.
  • Sebaiknya hindari kebaya yang ketat. Kebaya tidak melulu  harus ketat, kebaya yang agak longgar juga bisa tampil indah di tubuh.
  • Pemilihan warna juga menjadi perhatian, tidak semua warna pantas dikenakan oleh si tubuh kurus. Misalnya saja warna hitam, hijau, biru tua, dan abu-abu merupakan warna yang harus dihindari karena akan semakin mempertegas tubuh yang kurus itu. Sebagai solusi, pilih warna-warna pastel yang lembut untuk menyamarkan bentuk tubuh.
  • Memilih kebaya yang berlengan model balon atau yang berkerut pada bagian lengan. Dengan begitu, tubuh yang kurus tidak akan terlalu tampak.
  • Panjang kebaya diusahakan hanya sebatas pinggang, tidak lebih dari paha atas. Justru kebaya yang terlalu panjang akan memperlihatkan bentuk tubuh yang sebenarnya.(dwi43)

Menampil Sempurna Dengan Kebaya

Pernikahan adalah suatu momen penting bagi setiap pasangan yang sedang merajut kasih. Tak heran bila mereka menginginkan segala sesuatu berjalan sempurna sesuai dengan apa yang diimpikan. Terutama bagi mempelai wanita, penampilan di hari istimewa merupakan salah satu hal yang paling penting dan menentukan.

Sayangnya tak semua wanita dianugerahi tubuh sempurna bak para model, ada saja kekurangan di tubuh yang ingin mereka tutupi. Salah satunya adalah perut yang sedikit menonjol. Bagi wanita yang ingin mengenakan kebaya yang pas membentuk tubuh, tentu perut yang tidak rata ini dapat menjadi masalah.

Saya dan barangkali Anda bisa saja menjadi salah satu yang memiliki masalah ini. Lalu bagaimanakah cara mengatasinya? Tak perlu panik, langkah-langkah di bawah ini patut Anda coba untuk mengatasi masalah tersebut :

  1. Sebaiknya hindari penggunaan detil beads ataupun aksen lain pada area perut. Mengapa? Meskipun mungkin tujuannya untuk menutupi perut, namun bila tidak mengerti betul, malah akan membuat perut semakin menonjol.
  2. Panjang kebaya ternyata juga berpengaruh pada tubuh. Kebaya panjang yang mencapai mata kaki kurang pantas dikenakan sebab dapat menyebabkan tubuh semakin besar. Lebih baik memilih kebaya yang panjangnya di bawah pinggul.
  3. Pendapat yang banyak dipercaya orang adalah untuk menutupi perut yang besar sebaiknya menggunakan baju yang longgar. Ternyata pendapat ini salah besar, baju yang longgar akan semakin memperlihatkan bahwa Anda sedang menutupi sesuatu sekaligus membuat Anda seperti tenggelam dalam baju yang sedang kenakan.
  4. Warna pun dapat menjadi sebuah trik yang dapat menutupi perut. Memilih warna gelap seperti hitam tidak akan mengecewakan Anda untuk menyembunyikan si perut besar.
  5. Jurus yang paling jitu dan ampuh untuk menyamarkan perut adalah korset. Meskipun sedikit menyiksa, namun tak apa untuk mendapatkan bentuk tubuh yang sempurna di hari pernikahan Anda.
  6. Kebaya kurung yang tidak terlalu mengepas di badan menguntungkan bagi pemilik perut yang agak besar. Kebaya yang agak longgar bukan berarti tidak cantik, Anda mungkin dapat meminta tambahan payet atau beads di area-area aman seperti leher atau lengan.(dwi42)

Berkebaya Menawan Untuk Tubuh Si Mungil

Ukuran tinggi badan seseorang terkadang dapat menjadi urusan besar. Tidak jarang wanita dengan tinggi yang dapat dikatakan pas-pasan, tergoda untuk mengenakan busana yang kurang sesuai, hanya karena melihat wanita lain cantik memakainya.

Misalnya busana berkerah tertutup yang dipadukan dengan rok panjang. Namun apa yang terjadi, orang lain akan menilai pakaian tersebut kurang pantas untuknya karena terbentur tubuhnya yang mungil, pakaian tersebut lebih sesuai dikenakan oleh wanita dengan tubuh tinggi semampai.

Lalu pakaian seperti apa yang baik untuk dikenakan bagi wanita yang memiliki tubuh agak mungil? Ada beberapa batasan yang sebaiknya diikuti oleh wanita dengan kriteria tersebut. Batasan-batasan ini sebaiknya diterapkan demi mendapatkan penampilan sempurna. Terutama bagi mereka yang akan menghadapi pernikahan, sebaiknya perhatikan beberapa tips di bawah ini, agar Anda bisa mendapatkan kebaya yang sesuai.

1. Panjang pendek kebaya. Alangkah baiknya bila Anda mengenakan kebaya yang tidak terlalu panjang, maksimal mencapai pinggul.

2. Jenis kerah. Kerah tertutup seperti cheongsam pantang dikenakan. Mengapa? Sebab biasanya wanita tipe ini mempunyai leher yang pendek, kerah cheongsam akan membuat leher yang pendek tersebut tertutup. Sebagai alternatif, Anda dapat memilih kerah berbentuk ‘V’ untuk membuat leher terlihat lebih jenjang.

3. Kebaya body fit. Jangan berpendapat bahwa tubuh mungil dapat ditutupi dengan mengenakan kebaya yang longgar atau terlalu ketat, keduanya malah akan memperburuk penampilan. Jatuhkan pilihan pada kebaya yang body fit, tidak longgar juga tidak terlalu ketat di badan.

4. Ruffle dan kerutan. Tubuh mungil sangat memerlukan volume untuk menambah kesan bobot badan. Anda boleh memberikan aksentuasi seperti kerut atau ruffle yang akan menimbulkan efek tubuh lebih berisi.

5. High heels. Sepatu bertumit tinggi merupakan andalan yang paling efektif untuk tubuh lebih tinggi.(dwi41)