Jahit Manik Pada Kebaya

Jahit Manik Pada Kebaya

Jahit manik pada kebaya berfungsi untuk menambah keindahan dan memepertegas bagian-bagian tertentu dari kebaya tersebut. Beberapa bentuk yang sering digunakan adalah bunga dahlia, bunga teratai dan tali air. Untuk tampilan yang elegan dan sederhana tekhnik tali air bisa diterapkan pada bagian leher, pergelangan tangan, pinggiran tunik atau sepanjang belahan kancing yang memanjang dari leher sampai dasar tunik (disebut kelim).  Bentuk bunga dan atau bentuk lain yang lebih kompleks biasa diterapkan pada dada, bahu dan beberapa di bagian bawah tunik, pada tempat-tempat yang lebih luas.

Jahit manik pada kebaya pengantin tentu saja sangat berbeda dari yang digunakan untuk kebaya yang lain. Kebaya pengantin daerah Jawa Tengah, misalnya, yang menggunakan bahan belacu hitam hanya akan menggunakan bahan manik dengan warna emas atau perak dipadukan dengan sulaman benang dengan warna serupa. Bentuknya pun akan mengikuti bentuk-bentuk dari corak batik yang memiliki arti-arti khusus. Begitu pula dengan jahit manik pada kebaya pengantin dari daerah lain, harus selalu ada bentuk-bentuk yang mencerminkan ciri khas dari kebudayaan daerah tersebut.

Jahit manik pada kebaya pesta menyesuaikan warna dan model kebaya yang akan dihias. Semua tergantung dari bagian mana yang ingin ditonjolkan oleh sang desainer. Untuk bentuk kebaya muslim dengan kerah tegak, akan menggunakan lebih banyak manik-manik pada leher dan lengan. Untuk kebaya dengan kerah tinggi namun ingin memberi kesan lebar pada bahu, dapat diterapkan jahit manik pada bagian dada, menyambung bahu dan menggunakan tekhnik bunga dahlia kecil, sehingga didapatkan semacam kerah kedua yang berbentuk lebar. Warna manik yang digunakan menyesuaikan warna bahan kebaya, namun tidak jarang beberapa desainer melakukan improvisasi dengan warna kontras sehingga menimbulkan kesan “tabrakan” yang unik.  Untuk kesan mewah dapat digunakan manik dengan warna emas atau manik batu dan kaca dengan kesan mengkilap pada bahan broklat, tile dan saten. Untuk kesan athnik dapat digunakan manik kayu dan batu pada bahan katun atau belacu dan santung. Dengan begitu banyaknya pilihan, jahit manik pada kebaya dapat memberikan keleluasaan berinovasi bagi desainer, penjahit dan pemakai kebaya untuk menampilkan hiasan-hiasan dan keindahan yang diinginkan.

Jahit Manik Pada Kebaya

Jahit Manik|| Pengenalan Jahit Manik

Jahit Manik ||Pengenalan Jahit Manik

jahit manikJahit manik sudah di dikenal sejak abad ke 15. Pertama kali dikenalkan kerika mulai dibuat manik-manik dari kaca dengan berbagai macam warna di Eropa, mereka menggunakannya untuk menghias pakaian wanita bahkan sepatu dan payung.  Jahitan manik sebenarnya adalah tekhnik menempelkan manik-manik pada sebuah obyek dengan cara menyusunnya dengan benang dan jarum.  Manik-manik yang terbuat dari beberapa bahan seperti batu, kaca dan emas atau perak memeiliki arti prestige tersendiri pada setiap benda-benda yang dihiasnya.

Jahitan manik masuk ke Asia mulai abad 17, dikembangkan di china. China sudah mengenal sulam sebelumnya, manik-manik kemudian dipadukan dengan sulaman dan digunakan pada semua barang yang mereka pakai sehari-hari.  Penyebarannya di Asia sangatlah cepat, ketika kebaya mulai disukai dan menjadi trend pakaian pada masanya, jahit manik pun diterapkan sejak pertama kali kebaya dibuat.  Selain fungsinya sebagai hiasan untuk memperindah kebaya, manik-manik ini juga membedakan kelas pemakainya. Bukan hanya bahan dan warna dari manik-manik yang digunakan tapi juga bentuk dan tekhnik yang dipakai dalam jahit manik kebaya yang membedakan tampilan dan keindahan yang dihasilkan.

Jahitan manik pada kebaya sangat beragam bentuk dan tekhniknya. Penerapannya pun bisa di bagian manapun dari kebaya. Bentuk-bentuk yang diaplikasikan seringkali mengikuti budaya atau alam sekitar. Beberapa bentuk yang sering digunakan adalah tali air, kebun bunga, bunga dahlia, jelujur salur, teratai, tabur dan masih banyak lagi.

Tidak setiap penjahit pakaian menguasai tekhnik jahit manik. Beberapa rumah jahit mempekerjakan beberapa orang secara khusus untuk melakukan pekerjaan ini. Tekhnik jahitan manik pada kebaya sebenarnya tidaklah terlalu sulit untuk dipelajari, namun membutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam menerapkannya. Untuk mempelajari tekhnik ini dapat mengikuti pelatihan khusus, beberapa tempat kursus menjahit juga menyediakan jasa belajar tehknik ini. Bisa juga dengan belajar sendiri secara otodidak, beberapa  buku tentang bentuk dan tekhnik jahit manik sudah banyak beredar di pasaran, lengkap dengan langkah-langkah dalam menerapkannya.

Pengenalan Jahit Manik