Kaftan Maroko
Kaftan maroko adalah kaftan yang dipakai oleh para wanita di Maroko. Pada abad ke 19, kaftan sangat digemari oleh beberapa negara terutama bangsa Kaukasia, termasuk didalamnya adalah Maroko. Di negara ini kaftan memang hanya digunakan oleh perempuan. Mereka memakainya sebagai pakaian sehari-hari, sehingga kaftan jeni ini memiliki jumlah variasi yang sangat banyak, menyebar dari busana kasual sehari-hari sampai baju formal untuk upacara adat. Para lelaki di Maroko sebenarnya juga menggunakan busana dengan bentuk seperti kaftan namun disana mereka menyebutnya djellaba. Berupa jubah luar yang tebal dan terbuka di depan, lebih mirip kaftan Turki.
Kaftan Maroko hampir selalu memiliki bukaan di samping, bukannya di depan. Berbeda dengan kaftan Turki yang memiliki bukaan di depan dan dipakai dengan menggunakan sabuk, mereka juga memiliki bentuk lengan yang menyempit. Kaftan yang dipakai di Afrika Selatan memiliki bentuk lebih mirip jubah memanjang yang berat, hanya dipakai sebagai pakaian lapisan luar. Hiasan yang digunakan pada kaftan Maroko biasanya berupa bentuk-bentuk makhluk hidup seperti burung.
Perbedaan kaftan Maroko yang digunakan untuk busana sehari-hari dengan yang digunakan untuk kesempatan-kesempatan formal terletak pada bahan yang digunakan dan bentuk serta corak bordir. Untuk kaftan yang digunakan pada kesempatan resmi ada yang disebut dengan takshita, pakaian yang terdiri dari dua potong lapisan. Pertama dalah lapisan yang di dalam biasanya polos dan tebal, sedang lapisan kedua lebih tipis serta dilengkapi berbgaai hiasan. Ada beberapa model yang menggunakan lapisan luar tidak sampai mata kaki hanya sebatas lutut, inilah yang diadopsi oleh beberapa negara dan disebut juga sebagai kaftan pendek.









































