Mengungkap Keanggunan Dewi-Dewi

Trend gaun pengantin sekarang sudah kembali pada hakikat semula, menjadikan sang mempelai sebagai ratu sehari. Tampil glamor dengan gaun penuh detail.

Demam gaun pengantin bermodel simpel berlalu sudah. Setelah sepuluh tahun merajai trend gaun pengantin, kini model glamor kembali digemari. “Dulu trend gaun pengantin sempat mengarah ke simplicity, perubahan ini memiliki siklus sepuluh tahunan yang kini kembali masuk kepada glamor,” ujar Tina Andrean, desainer gaun pengantin terkemuka.

Tak mau ketinggalan trend, Tina pun melansir tren koleksi busana pengantin dengan tema “The Royal Heritage”. Sepintas Anda pasti berpikir, apakah koleksi ini agak berkiblat pada heritage Indonesia? Tina memiliki jawabannya.

Ternyata melalui gaun tersebut, ia ingin mengungkap keanggunan busana dewi-dewi Yunani dengan beberapa sentuhan gaya Indonesia yang khas. “Saya mendedikasikan koleksi ini agak lebih berbeda. Detail ukiran klasik dari Yunani bercampur dengan bordir khas Indonesia, ini merupakan signature dari Tina Andrean,” ujar wanita ramah kelahiran 10 Desember 1960 ini.

Kali ini Tina banyak mengeksplorasi keragaman bordir. Tidak hanya pada satu bagian tertentu sebagai aksen, juga bisa diaplikasikan secara utuh ke seluruh baju. Selain itu, ia tengah gemar mengaplikasikan motif bordir pada gaun pengantin. Segala kerumitan dalam merancang busana pengantin tidak dirasakan istri tercinta penata rambut dan pebisnis Johnny Andrean ini.

“Saya justru suka trend gaun pengantin ini dibanding dengan model simplicity. Saya suka detail sebanyak mungkin, ini justru menantang sisi kreativitas saya,” ungkap ibu tiga anak ini. Tina “menuding” selebriti Hollywood seperti Nicole Kidman-Keith Urban maupun Tom Cruise-Katie Holmes yang menyebarkan demam pernikahan glamor.

Kini para seleb Hollywood tidak lagi menggunakan konsep pernikahan sederhana dengan busana simpel. Mereka kini lebih memilih berpesta di mansion, kastil, menggunakan busana cantik dengan aplikasi dan ornamen yang menarik. Hingga pelaku mode dunia melihat ini sebagai sinyalemen untuk mengembalikan hakikat glamoritas gaun pengantin.

Pada fashion shownya, Tina menampilkan 12 koleksi gaun malam yang ditampilkan dalam warna-warna lembut seperti lemon, celadon, peach, ivory silver, dan cappucinno.

Palet warna cerah dengan bias lembut membuat siapa saja yang menggunakan busana ini dapat menjadi pusat perhatian tanpa kelihatan berlebih. Potongan mermaid, maupun empire cut, draperi neckline, dipermanis dengan embroidery yang membentuk lekuk tubuh wanita sempurna.

Pilihan fabrics bermutu mulai shangtung, satin, tulle ivory, dan sifon digunakan untuk busana cantik berpotongan high waisted, asimetris shoulder dengan detail selendang. Sesi berikutnya kembali menyelami gaun pengantin dengan garis A line, semi mermaid, dan tentunya kesayangan para mempelai semua, semi ball gown.

Potongan khas empire dengan bustier menggunakan bahan lace chantily memacarkan keanggunan si model. Gaun anggun ini dipercantik dengan bolero pendek, selendang lace pada depan, dan belakang gaun bustier, detail lace, dan bordir. Model ball gown sendiri bukan bentuk baru yang dilansir Tina.

“Tahun lalu saya sudah mengeluarkan ball gown, tapi baru sekarang ngetrend,” cetusnya. Jika dikembalikan pada musim lalu, gaun Tina boleh dibilang keluar jalur, tapi justru dari situ perspektif terbuka. Impian gadis muda adalah memiliki gaun pengantin gelembung atau ekor panjang.

Tina pun memiliki gaun panjang antara 1,5 meter sampai 2,5 meter. Gaun potongan bustier dipadu bolero dan off shoulder yang terbuat dari bahan sutra Italia dan full brokat, duchese biru, satin silk, dan organza. Selain itu pilihan potongan A line, drop waist, dan V waist ditampilkan dalam warna oak white dan blue ivory.

Puncak dari fashion show kali ini adalah mahakarya berupa gaun formal dengan panjang ekor mencapai 3 meter. Gaun spesial ini terbuat dari bahan satin dilapisi tulle tipis halus dan silk organza sehingga membuat penampilan anggun dan feminin.

Gaun satin dua piecedengan desain tangan lipit yang unik dilengkapi detail embroidery kerajaan Yunani yang anggun dan elegan dihadirkan dalam pilihan warna oak white champagne. (dwi07)

Gaun Pengantin Hitam Bertema Gothic

Pemilihan gaun pengantin dengan nuansa gothic memang bukan hal yang biasa. Namun, tak ada salahnya jika Anda ingin tampil beda sesuai dengan kepribadian.

Gaun pengantin bertema gothic pun sekarang tak jarang dijumpai di beberapa artikel baju pengantin meski kepribadian gothic kebanyakan tak sesuai dengan kehidupan sehari-hari.

Dunia fashion selalu fenomenal dan kebanyakan para pakar fashion menemukan trend-trend baru untuk mempercantik gaya koleksi busana. Ini mungkin juga jadi alasan mengapa gaun pengantin gothic akhirnya digemari.

Baju pengantin gothic tidak hanya aneh untuk orang ‘biasa’, tapi sangat berarti bagi para penggemar koleksi busana gothic yang tak hanya berarti kebebasan, melainkan juga kemerdekaan secara seksual.

Baju pesta ala gothic adalah suatu hal tentang statement individual yang menjadikan warna hitam sebagai warna utama. Gaun pesta gothic cenderung memiliki ciri khas rok yang berkibar, gaun panjang, jeans ketat, kuku yang dicat hitam, dan bermacam-macam rantai sebagai aksesoris.

Terlepas dari semua itu, gaun pesta gothic punya ciri khas yang berbeda, meski pada dasarnya tetap mengambil warna hitam. Mungkin aneh saat melihatnya, tapi tak dipungkiri baju pesta gothic tetap sedap dipandang.

Kebanyakan wanita memang menyukai warna putih sebagai perlambang suci pada gaun pengantin mereka, dan gaun gothic jadi tidak terlihat manis bahkan sopan. Para pasangan pun harus berpikir kembali untuk ‘bisa’ menggunakan pakaian ala rock ini.

Anda harus ingat, fashion gothic selalu bersifat dramatis dan tak jauh dari warna gelap, namun Anda bisa juga menambahkan warna merah terang, ungu, atau biru dramatis. Pabrik yang baik untuk gaun pengantin gothic seharusnya kaya dengan kain velvet atau satin.

Anda juga dapat memadukannya dengan renda yang cantik. Dan jika Anda ingin memamerkan sedikit tubuh indah, Anda bisa menambahkan korset sebagai ‘pemanis’.

Gaun pengantin gothic sebaiknya panjang dan Anda juga bisa memilih kerah leher tinggi bak Ratu Victoria atau kerah model lainnya jika Anda memang berani! Namun, jika Anda menghindari korset atau gaun pengantin tak berlengan, Anda bisa memilih lengan baju yang berkibar atau berkerut panjang.

Tambahkan beberapa kerutan untuk mempercantik gaun gothic Anda. Ide lainnya juga bisa ditambahkan agar gaun gothic bisa membuat Anda kelihatan cantik dan agak sedikit ‘nakal’. Oleh karena itu, pilihkan elemen tambahan dengan cermat untuk menghindari ‘tabrakan’ warna maupun aksesoris.

Stocking dan kemben berenda adalah bagian dari fashion gothic. Padukan mereka dengan sarung tangan satin dan sepatu hak tinggi dengan ujung lancip. Anda juga bisa menambahkan sentuhan elegan dengan anting yang agak panjang.

Gunakan dasar fashion gothic untuk menemukan gaun pengantin yang spesial untuk Anda. Keunikan tema ini bisa membuat Anda merasa lebih dari istimewa. (dwi05)

Trend Gaun Pengantin Mini

Gaun pengantin Putri Diana tentu akan diingat orang sepanjang masa. Gaun dengan kerudung sepanjang hampir 8 meter itu menginspirasi perempuan di seluruh dunia untuk merasakan pengalaman yang sama: pernikahan yang megah dengan tiara yang indah dan gaun putih menyapu lantai.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan kepraktisan, calon mempelai perempuan tak lagi menginginkan gaun pengantin yang serba mewah. Banyak perempuan yang kini lebih menginginkan gaun yang lebih simpel, tetapi bisa menguak kepribadian si pemakainya.

Desainer gaun pengantin Chenny Han rupanya menangkap fenomena ini. Dalam acara Wedding Expo, Chenny menampilkan 24 gaun pengantin yang tak lagi berkesan berat, formal, dan kaku. Tujuh belas di antaranya berupa gaun pengantin sepanjang lutut.

Gaun pengantin pendek yang ia tampilkan menggunakan teknik laser cut, dengan penggunaan bahan yang menampilkan gradasi warna yang berbeda saat tertimpa cahaya, dipadu dengan teknik plits (atau yang dikenal dengan plisket) dan teknik draperi atau pita.

Dengan perpaduan tiga teknik tersebut, hadirlah gaun pengantin yang cantik, anggun, dan elegan. ”Sesuai dengan tuntutan saat ini, terlebih anak muda, gaun yang terkesan berat dengan banyak mote atau bebatuan mulai ditinggalkan. Bisa dikatakan gaun ini mewakili kepribadian perempuan mandiri dan juga pekerja keras,” papar Chenny seusai peragaan busana.

Ia sama sekali tidak menggunakan brokat ataupun batu permata seperti swarovsky yang umumnya wajib digunakan pada pakaian pengantin. ”Yang terlalu bling atau bersinar umumnya tidak diinginkan pasangan muda,” imbuhnya. Ia melanjutkan, kemewahan sebuah gaun tidak harus diwakili oleh permata.

Gaun pengantin yang dia tampilkan antara lain berpotongan bowl, A-line, atau mermaid. Semua gaun yang dipamerkan menggunakan bahan dasar satin, tafeta, sutra, tule, dan organdi. Gaun yang bergaya pop art ini cocok untuk digunakan, baik dalam kesempatan pesta pernikahan indoor maupun outdoor. (dwi04)

Gaun Pengantin Muslim Modern

Menjadi pengantin merupakan salah satu dambaan setiap orang muslim muslimah. Sebagai orang muslim seyogyanya juga mengenakan pakaian pengantin ala muslim dan muslimah saat acara prosesi pernikahan berlangsung.

Untuk wanita muslim bisa memilih gaun pengantin muslim serta tetap mengenakan jilbabnya pada saat hari pernikahannya. Sebuah konsep mengenai tata cara dalam berpakaian yang berdasarkan pada filosofis Islam telah menciptakan suatu gaya hidup baru dalam dunia busana.

Bagaimana caranya agar menciptakan suatu pakaian pengantin yang tepat yang dapat disesuaikan makna pernikahan itu sendiri. Bagaimana caranya juga agar dapat pengaplikasian antara kombinasi dari kerudung atau Jilbab, gaun serta perlengkapan baju pengantin lainnya agar bisa menjadi satau elemen yang sangat penting menjadi tampilan busana pengantin muslim.

Untuk Busana Pengantin muslim muslimah dimana pemilihan pakaian yang akan di kenakan haruslah agak longgar dan tidak memperlihatkan lekuk tubuh sang pemakainya. Semua unsur pakaian haruslah bisa menutupi tubuh sang pengantin muslimah kecuali pada bagian telapak tangan serta wajah. Aturan inilah yang akan menjadi tantangan untuk busana pengantin wanita muslimah.

Untuk pemilihan bahan Busana pengantin serta teknik jahitannya, masih tetap bisa mengikuti model yang up-to-date sesuai perkembangan trend terbaru, juga mengenai aksesorisnya, motif dan warnanya sehingga untuk rancangan busana pengantin pria dan wanita tetap tidak ketinggalan dan bisa berkembang mengikuti trend terbaru. (dwi03)

Tampil bak Princess Dengan Gaun Pengantin

Gaun pengantin potongan panjang dan mewah yang beberapa tahun lalu sempat tidak dilirik, kini mulai menjadi trend bagi para pengantin. Tampil cantik dan mewah di  hari bahagia tentu menjadi impian para pengantin. Salah satu simbol yang membuat calon mempelai berkarakter dan tampil berbeda adalah dengan penggunaan baju pengantin saat pagelaran resepsi.

Pemilihan gaun pengantin yang tepat bukan hanya memberikan keindahan bagi pemakainya tapi juga kesempurnaan hari bahagia yang digelar. Biasanya pertengahan hingga akhir tahun menjadi momen sibuk para pengantin menggelar hajatan pernikahan. Karenanya, desainer pun berlomba-lomba menyajikan gaun pengantin semenarik mungkin.

Jika pada tahun 1998-1999 lalu dimana krisis ekonomi sedang melanda, gaun pengantin yang hadir cenderung simpel dan tak banyak detail, pada tahun ini trend gaun pengantin yang mewah kembali diminati. “Kita akan kembali lagi pada model yang grand seperti modern regalia dimana gaun yang ditampilkan lebih semarak dengan pemakaian detail dan ornamen kristal di sekujur gaun.

Peralihan krisis yang makin stabil memang menyuntikkan kembali daya beli masyarakat di Tanah Air. Kalau sebelumnya masyarakat harus sedikit berhemat untuk segala kepentingan ekonomi dan menahan hasrat berbelanja, kini ketika badai krisis telah berlalu, daya beli masyarakat pun kembali stabil.

Selain mengenyangkan diri dengan hasrat belanja, daya beli tersebut berpengaruh pada pemenuhan kualitas busana pengantin yang dikenakan. Tak heran kalau model gaun pengantin yang mewah bak putri Diana atau Jackie Onassis kembali hip di tahun kelinci ini. Diakui Tina, kliennya rata-rata memilih gaun yang lebih grande untuk perayaan wedding.

Model yang penuh detail, layer, kesan tumpuk-tumpuk serta taburan kristal dan renda kembali digandrungi. “Kesan berlapis-lapis tersebut akan mencitrakan keunikan dan kemewahan. Karenanya, banyak pengantin yang menginginkan ornamen tersebut. Tak jarang,  saking mewahnya baju tersebut, saya bisa menghabiskan bahan hingga 50 meter,” beber Tina.

Lebih  lanjut, Tina mengatakan, penggunaan bahan tersebut tersebar di seluruh bagian. Sisi yang paling memakan bahan yakni pada pembuatan aksen tumpuk-tumpuk, ornamen bunga kecil hingga besar yang semuanya memenuhi baju. Bagian paling boros dari gaun pengantin tipe regalia ini adalah pemakaian ekor yang panjangnya bisa mencapai 2,5-3,5 meter.

Sementara itu untuk soal warna,  Tina masih bermain dengan warna-warna dasar seperti tahun-tahun sebelumnya yakni off white, champagne, ivory, dan pure white. (dwi55)

Yohannes Rilis Gaun Pengantin dari Bola Ping Pong

Yohannes  E Yunarko kembali membuat sensasi pada kreasinya. Usai memenangkan penghargaan MURI beberapa kali melalui label Yohannes Bridal untuk 18 busana pengantin spektakuler rancangannya, kini dirinya kembali menciptakan gaun pengantin sensasional.

Gaun yang mengambil material 1.000 bola ping pong tersebut bakal dipamerkan di pameran pernak-pernik kebutuhan pernikahan Grand Wedding Expo 2012 di Jakarta Convention Center, Jumat (27/1/2012).

Di hari pertama tersebut, Yohannes bakal memamerkan satu busana pengantin spektakuler yang diolah menggunakan bola ping pong. Hal ini dilakukan dirinya yang sempat vakum dua tahun dari rancangan busana pengantin spektakuler.

Berkat dukungan dari teman-teman di Facebook untuk membuat pembukaan Grand Wedding Expo 2012 terasa lebih “gereget”, Yohannes pun tergugah menciptakan kembali busana pengantin sensasional.

“Sebenarnya sensasi saja. Wujud kreativitas seni. Saya pilih ornamen dari material yang tidak terpikirkan orang lain menjadi sesuatu yang indah,” jelas Yohannes pada konferensi pers Grand Wedding Expo 2012 di Candi Prambanan, Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (26/1/2012).

Ia mengakui bahwa menelurkan busana pengantin spektakuler tidak akan menghasilkan keuntungan, melainkan membantu membuat gaung Yohannes Bridal kembali kencang sebagai bridal yang kreatif dalam mewujudkan keinginan pengantin. “Tidak bisa dipakai, karena materialnya cenderung ringkih ya,” tutup pria berkacamata ini. (dwi54)

 

Ristya Stefanie Konsisten Kreasi Gaun Pengantin Batik

Ide untuk membuat gaun pengantin batik yang belum tercetus oleh desainer manapun membuat Ristya Stefanie secara konsisten menjadikan kreasi tersebut sebagai produk andalannya.

Desain batik dalam beragam busana telah menjadi sebuah hal lumrah. Saat ini berbagai model busana batik dari mulai anak-anak hingga orang dewasa tersedia dengan model yang cantik.

Namun di antara sederet busana tersebut, ada model unik yang belum tergarap banyak desainer. Adalah gaun pengantin batik yang mencirikan khas Indonesia itu menjadi pemikiran Ristya Stefanie, desainer muda dari Surabaya untuk mengolahnya lebih luas.

Konsep ini pun memang terbilang baru dan belum banyak dilirik desainer. Untuk itu, selain mengusung niat mempromosikan karya indah Indonesia, Ristya pun ingin agar kreasinya tersebut dapat menjadi sebuah terobosan baru yang dapat menjadi pilihan para pengantin, di mana selama ini gaun pengantin identik dengan bahan putih polos atau kebaya.

Dari sana, Ristya pun secara konsisten mengolah batik jadi gaun pengantin yang menawan dengan sentuhan desain tradisional maupun internasional. Ristya pun berani menyatakan sebagai salah satu pelopor desainer gaun pengantin batik karena menurutnya selama ini busana pengantin berbahan batik belumlah menjadi sebuah trend.

Batik merupakan salah satu identitas bangsa Indonesia. Karena itulah, inspirasi memadukan batik dan gaun internasional akan menjadi sesuatu yang elegan, glamor, dengan tetap memunculkan nilai-nilai kebangsaan menjadi misinya. Karenanya, Ristya pun secara konsisten memertahankan kreasi tersebut hingga saat ini.

“Gaun pengantin batik merupakan karya andalan saya. Karya inilah yang ingin saya jadikan unggulan, yang membedakan saya dengan perancang busana lainnya. Karena kecintaan saya pada batik, maka saya ingin menjadikan batik menjadi sebuah karya yang bisa digunakan pada hari istimewa seseorang saat menjadi pengantin.

Selama ini, busana pengantin memang masih didominasi bahan kebaya. Saya ingin menampilkan sesuatu yang berbeda yaitu gaun pengantin elegan dan glamor yang menggunakan batik”. Dalam menjalankan roda usahanya, Ristya mengusung misi kerja keras dan tak lelah berinovasi dalam menelurkan karya-karyanya.

Hal itu dilakukannya sebagai bentuk penghargaan kepada para pelanggan setianya. “Saya ingin menjadikan setiap pelanggan spesial. Oleh karena itu, saya senantiasa membuat inovasi-inovasi dalam setiap rancangan agar pelanggan terlihat berbeda di hari istimewanya,” tutup Ristya. (dwi53)

Cara Cepat Pilih Gaun Pengantin Sesuai Selera

Gaun pengantin akan menjadi salah satu busana terpenting dalam kesuksesan perhelatan pernikahan. Untuk itu, memersiapkan gaun pengantin sejak jauh-jauh hari perlu menjadi pertimbangan. Memilih gaun pengantin yang tepat memang bukan perkara mudah.

Anda perlu melakukan konsultasi dengan pihak bridal agar pemilihan gaun dapat memenuhi selera dan juga acara yang bakal dihelat. Pertimbangannya, selain menyesuaikan dengan biaya yang Anda miliki, faktor selera pun menjadi hal yang perlu dipikirkan.

Namun Anda tidak perlu lagi pusing memikirkan kesulitan tersebut. Bantuan media online dapat menjadi jembatan dalam memecahkan semua permasalahan yang Anda hadapi jelang pernikahan.

Apalagi kesibukan yang padat tengah membekap Anda. Dan alhasil Anda pun dapat mengandalkan jasa konsultasi bridal secara online. Nah, bagi Anda wanita yang sedang menuju persiapan menikah ataupun yang ingin mencoba mengenakan gaun pengantin, kini Anda tak perlu repot lagi pergi ke butik untuk sekadar mencobanya.

Dilansir dari Brides, Anda dapat mencoba gaun pengantin yang Anda inginkan secara online. Menariknya, tidak hanya Anda yang dapat mencoba tapi juga sahabat, teman, saudara ataupun ibu Anda dapat mencobanya.  (dwi52)


Broken White Bikin Gaun Pengantin Terlihat Mahal

Jika anda ingin menonjolkan kemewahan pada gaun pengantin, salah satu cara terbaik untuk mewujudkannya dengan pemilihan busana yang tepat dan pas ditubuh.

Kemewahan pesta dan keindahan gaun pengantin dirasa mampu menginspirasi siapa pun yang hadir memberikan doa restu bagi pasangan pengantin yang berbahagia.

Hal tersebut biasanya dapat terlihat dalam pemilihan warna gaun yang dipilih. Namun, berbeda dengan kebanyakan, pemilik Yohannes Bridal, Yohannes E Yunarko justru berpendapat bahwa hanya ada satu warna gaun pengantin yang akan membuat hal itu nyata.

“Kebanyakan konsumen saya yang menyelenggarakan pesta pernikahan di hotel berbintang lima tidak mau mengenakan putih,” kata Yohannes di Candi Prambanan, Hotel Sahid Jaya, Jakarta baru-baru ini.

Meski kenyataannya Kate Middleton menggunakan gaun pengantin berwarna putih sewaktu menikahi Pangeran William, Yohannes yakin warna putih belum bisa mewakili keinginan calon pengantin wanita.

“Putih terkesan murah. Mereka (calon pengantin wanita) menilai broken white justru mampu membuat gaun pengantin terlihat mahal,” sahutnya menutup percakapan. (dwi50)


Replika Gaun Pengantin Kim Kardashian Dijual

Rumah tangga Kim Kardashian memang sedang dalam masalah. Namun, gaya gaun pengantin Kim kardashian yang sangat ini mencuri perhatian pada saat artis tersebut menikah dengan Kris Humphries, 20 Agustus tahun lalu tetap akan dijual.

Gaun pengantin rancangan Vera Wang itu akan dibuat replikanya dan siap untuk dipasarkan. Tiga gaun pengantin Kim terdiri dari gaun bergaya putri duyung, gaun yang dipakai Kim saat upacara pernikahan, dan juga gaun saat pesta, sudah diproduksi dan akan siap dijual di butik David’s Bridal mulai Februari 2011.

“Koleksi Vera Wang musim 2012 akan tersedia secara ekslusif di butik Davids Bridal musim depan,” kata Brian Beitler, Executivee VP David’s Bridal seperti dikutip dari Femalefirst.

Meski demikian, kekhawatiran tetap menghantui butik tersebut. Karna mereka takut perceraian Kim dan Humphries akan mempengaruhi penjualan gaun pengantin. Mereka takut gaun itu tak akan dilirik pembeli, karena takut dianggap sebagai gaun kutukan atau gaun pengantin pembawa sial. “Kekhawatiran timbul dari sisi penjualan gaun itu,” ujar sumber lainnya. (dwi40)


Personel SNSD Bikin Heboh Mengenakan Gaun Seharga Rp90 Juta

Begitu sangat terkernalnya girlband asal korea Girls Generation atau lebih dikenal dengan nama SNSD sangat berpengaruh besar bagi para personelnya. Apapun yang mereka pakai dan lakukan, langsung menjadi sorotan publik dan Penggemar begitu antusias dan heboh membahasnya.

Dan itulah yang terjadi, saat salah satu personel SNSD, Taeyeon menjadi pembawa acara dalam perhelatan “1st Gaon Charts K-Pop Awards”, Rabu, 22 Februari malam waktu setempat. Dalam acara yang digelar di Hanam Blue Square Samsung Card Hall, Taeyeon tampil lebih cantik dan glamour.

Ia mengenakan gaun indah berwarna putih rancangan dari SPOENSHA, yang biasa merancang gaun pengantin. Gaun yang dipakai Taeyeon itu membuat semua mata yang menyaksikan acara itu tertuju pada artis tersebut. Gaun itu dihiasi dengan manik-manik gading untuk atasan dan bawahannya berupa rok panjang dengan siluet yang lembut.

Keindahan gaun itu dinilai penonton memancarkan aura kecantikan Taeyeon. Pesona yang ditampilkan oleh Taeyeon dengan gaun itu membuat orang bertanya-tanya dan penasaran. Mereka ingin tahu berapa harga gaun tersebut. Harga gaun itu pun, akhirnya terungkap. Baju itu dapat dibeli seharga US$10 ribu atau sekitar Rp90 juta.

Setelah acara selesai, para pengguna internet beramai-ramai memberikan penilaian dan tanggapan soal Taeyeon yang mengenakan pakaian tersebut. “Dia seperti seorang dewi dengan memakai gaun itu,” kata pengguna internet seperti dikutip dari Soompi. “Dia tampak bersinar dengan gaun itu,” ujar yang lainnya tak mau kalah. (dwi38)

Gaun Pengantin Terpanjang Memecahkan Rekor Dunia

Emma Dumitrescu, seorang model cantik berasal Rumania, menaiki balon udara. Terlihat, ekor gaun pengantin yang dikenakannya masih menjuntai di daratan. Bagaimana tidak, panjang ekor gaun pengantin tersebut mencapai 1,85 mil atau sekitar 2,9 kilometer.

Tidak heran lagi kalau gaun pengantin ini mampu memecahkan rekor dunia Guinness, dalam kategori gaun pengantin terpanjang di dunia. Tepatnya, di jalanan Bukares, Rumania, gaun ini dipamerkan.

Untuk membuat gaun pengantin tersebut, dibutuhkan bahan taffeta sepanjang 15.420 kaki dengan detail hiasan berupa lace Chantilly. Jumlah jarum yang digunakan untuk membuat gaun ini mencapai 1.857 buah.

Sebanyak 10 tenaga profesional selama 100 hari, bekerja keras untuk menyelesaikan gaun pengantin tersebut. Secara unik, gaun tersebut dipamerkan menggunakan balon udara. Emma diminta menaiki balon agar panjang gaun bisa terlihat jelas.

Termasuk, melakukan fashion show dramatis di jalanan Bukares. Sebelumnya, rekor gaun pengantin terpanjang di dunia dipegang oleh Belanda dengan panjang 1,55 mil atau 2,4 kilometer.

(dwi37)

Replika Gaun Pengantin ala Bella Swan Dijual Lebih Murah

Untuk Para penggemar Twilight kini bisa mewujudkan khayalan mereka menikah dengan mengenakan gaun pengantin ala Bella Swan di film ‘Breaking Dawn’. Replika gaun tersebut dijual dengan harga Rp 7,2 Juta. Summit Entertainment yang memproduksi seri film Twilight, bekerjasama dengan retailer gaun pengantin Alfred Angelo untuk membuat replika gaun Bella Swan, sejak bulan Mei 2011.

Kini replika gaun tersebut sudah dijual di butik Alfred Angelo di Amerika Serikat. Untuk gaun asli yang dipakai Kristen Stewart di Breaking Dawn, Carolina Herera lah yang turun tangan membuatnya. Gaun v-neck karya Herera itu harganya mencapai US$ 35.000 atau sekitar Rp 317 juta. Sekarang harga yang ditawarkan untuk replikanya, 44 kali lebih murah, hanya US$ 799 atau sekitar 7,2 juta anda bisa memilikinya.

Harga gaun bisa jadi lebih murah karena bahannya berbeda dari yang asli. Jika gaun asli Bella dibuat dari sutera, replikanya terbuat dari satin. “Tapi jahitannya sama, detail lacenya juga mirip,” ujar Michael Shettel, pimpinan tim desainer Alfred Angelo, pada Wall Street Journal. Michael mengaku ia dan timnya cukup tertantang saat membuat gaun tersebut. Apalagi mereka harus menekan harganya menjadi jauh lebih murah.

“Ketimbang desain, harga adalah masalah terbesar kami,” tukasnya. Michael mengatakan, gaun yang dijual di Alfred Angelo benar-benar didedikasikan untuk para fans Twilight. “Gaun ini benar-benar untuk fans TWilight karena memang merepresentasikan filmnya,” tambahnya. (dwi25)

Gaun Pengantin Bulu Merak

Kalian pasti sudah sering melihat beberapa busana pengantin dengan detail hiasan berupa bordir mewah atau ekor gaun dari bahan tulle yang menjuntai dengan cantin. Ternyata, ada satu lagi desain hiasan yang bisa digunakan dalam busana pengantin yang mungkin tidak Anda duga, yaitu bulu burung merak.

Seperti gaun pengantin yang dipakai oleh seorang pengantin perempuan yang berasal dari Nanjing, Provinsi Jiangsu, China. Kalau dilihat, ia memang terlihat seperti mengenakan gaun pengantin biasa berwarna putih, tetapi hiasan di bagian ekor gaun sangat mencuri perhatian. Berupa, bulu merak yang dirangkai sedemikian rupa dan terlihat lebih unik.

Tidak tanggung-tanggung, rangkaian hiasan ekor merak itu ukurannya mencapai 10 meter x 7 meter. Dalam resepsi pernikahan yang digelar Senin, 5 Maret 2012 kemarin, sang pengantin mengenakan gaun yang bagian ekornya dihiasi 20 ribu bulu merak.

Dengan hiasan bulu merak sebanyak itu, tentu harga gaun pengantin ini tidak murah. Untuk membuat rangkaian ekor tersebut, biaya yang dihabiskan mencapai US $15.800 atau setara dengan 142 juta rupiah. (dwi12)

Vera Wang Menampilkan Koleksi Gaun Pengantin Hitam

Warna hitam tidak  hanya menggambarkan kesedihan dan rasa berduka. Bagi desainer  busana Vera Wang, warna hitam juga tepat untuk digunakan di saat-saat bahagia. Salah satunya di pesta pernikahan. Minggu (16/10), Wang menampilkan koleksi- koleksi Fall 2012 Bridal yang ditampilkan serangkaian gaun pengantin bernuansa kelam. Kesan dramatis semakin memancar  gaun ini apa lagi dibumbu gothic dalam jalinan kain organza, tulle, dan chiffon. Sedikit sentuhan warna putih dan pastel tak mengurangi kesan temaram yang diuntai Wang.

Ternyata koleksi kali ini tidak begitu mengejutkan bagi para pengamat mode, karena Wang telah lama dikenal sebagai desainer bridal yang gemar mendobrak tradisi. Lihat saja rangkaian kain ruffle dalam gaun pengantin yang digunakan Chelsea Clinton di hari pernikahannya.  Untuk pesta formal yang diramaikan politikus dunia, Wang memberi sentuhan chic dan masa kini, hingga kesan yang ditampilkan menjadi ceria dan santai.

Sebagian orang menyebut warna hitam itu bukanlah warna yang tepat untuk dipakai di pesta pernikahan, sebenarnya ini bukanlah hal yang baru. Ratusan tahun lalu, tak sedikit wanita yang memilih gaun hitam untuk membalut tubuhnya di hari istimewa. Hingga akhirnya, seperti ditulis Daily Mail, Selasa (18/10), Ratu Victoria mempopulerkan trend gaun putih saat pernikahannya dengan Pangeran Albert pada 1840 silam.

Sejak saat itu, para pengantin di bagian barat Eropa mulai melirik gaun brokat berwarna silver dan putih di hari pernikahannya. Nyaris sama seperti Kate Middleton yang menjadi trendsetter untuk gaun lace dengan belahan dada di masa kini. Untuk Ratu Victoria sendiri memilih warna putih sebagai simbol kemewahan dan glamour. Tapi gaya ini berhasil diikuti para pengantin wanita dari berbagai kalangan di seluruh dunia. (dwi09)