Mengungkap Keanggunan Dewi-Dewi

Trend gaun pengantin sekarang sudah kembali pada hakikat semula, menjadikan sang mempelai sebagai ratu sehari. Tampil glamor dengan gaun penuh detail.

Demam gaun pengantin bermodel simpel berlalu sudah. Setelah sepuluh tahun merajai trend gaun pengantin, kini model glamor kembali digemari. “Dulu trend gaun pengantin sempat mengarah ke simplicity, perubahan ini memiliki siklus sepuluh tahunan yang kini kembali masuk kepada glamor,” ujar Tina Andrean, desainer gaun pengantin terkemuka.

Tak mau ketinggalan trend, Tina pun melansir tren koleksi busana pengantin dengan tema “The Royal Heritage”. Sepintas Anda pasti berpikir, apakah koleksi ini agak berkiblat pada heritage Indonesia? Tina memiliki jawabannya.

Ternyata melalui gaun tersebut, ia ingin mengungkap keanggunan busana dewi-dewi Yunani dengan beberapa sentuhan gaya Indonesia yang khas. “Saya mendedikasikan koleksi ini agak lebih berbeda. Detail ukiran klasik dari Yunani bercampur dengan bordir khas Indonesia, ini merupakan signature dari Tina Andrean,” ujar wanita ramah kelahiran 10 Desember 1960 ini.

Kali ini Tina banyak mengeksplorasi keragaman bordir. Tidak hanya pada satu bagian tertentu sebagai aksen, juga bisa diaplikasikan secara utuh ke seluruh baju. Selain itu, ia tengah gemar mengaplikasikan motif bordir pada gaun pengantin. Segala kerumitan dalam merancang busana pengantin tidak dirasakan istri tercinta penata rambut dan pebisnis Johnny Andrean ini.

“Saya justru suka trend gaun pengantin ini dibanding dengan model simplicity. Saya suka detail sebanyak mungkin, ini justru menantang sisi kreativitas saya,” ungkap ibu tiga anak ini. Tina “menuding” selebriti Hollywood seperti Nicole Kidman-Keith Urban maupun Tom Cruise-Katie Holmes yang menyebarkan demam pernikahan glamor.

Kini para seleb Hollywood tidak lagi menggunakan konsep pernikahan sederhana dengan busana simpel. Mereka kini lebih memilih berpesta di mansion, kastil, menggunakan busana cantik dengan aplikasi dan ornamen yang menarik. Hingga pelaku mode dunia melihat ini sebagai sinyalemen untuk mengembalikan hakikat glamoritas gaun pengantin.

Pada fashion shownya, Tina menampilkan 12 koleksi gaun malam yang ditampilkan dalam warna-warna lembut seperti lemon, celadon, peach, ivory silver, dan cappucinno.

Palet warna cerah dengan bias lembut membuat siapa saja yang menggunakan busana ini dapat menjadi pusat perhatian tanpa kelihatan berlebih. Potongan mermaid, maupun empire cut, draperi neckline, dipermanis dengan embroidery yang membentuk lekuk tubuh wanita sempurna.

Pilihan fabrics bermutu mulai shangtung, satin, tulle ivory, dan sifon digunakan untuk busana cantik berpotongan high waisted, asimetris shoulder dengan detail selendang. Sesi berikutnya kembali menyelami gaun pengantin dengan garis A line, semi mermaid, dan tentunya kesayangan para mempelai semua, semi ball gown.

Potongan khas empire dengan bustier menggunakan bahan lace chantily memacarkan keanggunan si model. Gaun anggun ini dipercantik dengan bolero pendek, selendang lace pada depan, dan belakang gaun bustier, detail lace, dan bordir. Model ball gown sendiri bukan bentuk baru yang dilansir Tina.

“Tahun lalu saya sudah mengeluarkan ball gown, tapi baru sekarang ngetrend,” cetusnya. Jika dikembalikan pada musim lalu, gaun Tina boleh dibilang keluar jalur, tapi justru dari situ perspektif terbuka. Impian gadis muda adalah memiliki gaun pengantin gelembung atau ekor panjang.

Tina pun memiliki gaun panjang antara 1,5 meter sampai 2,5 meter. Gaun potongan bustier dipadu bolero dan off shoulder yang terbuat dari bahan sutra Italia dan full brokat, duchese biru, satin silk, dan organza. Selain itu pilihan potongan A line, drop waist, dan V waist ditampilkan dalam warna oak white dan blue ivory.

Puncak dari fashion show kali ini adalah mahakarya berupa gaun formal dengan panjang ekor mencapai 3 meter. Gaun spesial ini terbuat dari bahan satin dilapisi tulle tipis halus dan silk organza sehingga membuat penampilan anggun dan feminin.

Gaun satin dua piecedengan desain tangan lipit yang unik dilengkapi detail embroidery kerajaan Yunani yang anggun dan elegan dihadirkan dalam pilihan warna oak white champagne. (dwi07)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *