Kembalinya Adjie Notonegoro, Sang Master Kebaya

Diawali dengan suara indah Reza, show yang molor cukup lama ini dimulai pada 17.10 Wib. Diiringi lagu Bubuy Bulan, nuansa adat Sunda begitu kental dalam sesi koleksi kebaya dengan ekor panjang, kebaya-kebaya putih yang begitu anggun membalut lekuk tubuh para model.

Kebaya putih dengan bahan transparan membalut bustier brokat berbentuk bunga berwarna senada, bahan transparan dihias manik berbentuk selembar daun. Bagian transparant juga jadi aksen pembatas dan penegas potongan pola garis yang tidak simetris. Kebaya brokat putih penuh manik dengan pola hiasan transparan membentuk potongan pada bagian leher ke dada bagian kanan sampai ke belakang, aksen yang manis.

Kebaya putih brokat dengan bentuk leher V kombinasi, begitu cantik dan anggun dengan bagian ekor diberi kain transparant panjang berhias bordir pada pinggir kain.

Sekuen berikutnya, busana mini ketat dengan hiasan kepala yang indah, bentuk V pada bagian belakang, memperlihatkan punggung sang model. Gaun mini dengan topi lebar berhias cadar, menebar aroma misterius nan sexy. Busana offwhite dengan rok balerina mengembang, bolero panjang yang bagian belakangnya memiliki ekor panjang, lengan pendek dengan undakan kerut.

Teknik kerut membentuk volume yang bergelombang, penggunaan aksen drapir yang menjuntai indah dan aksesoris veil yang indah. Material bulu juga digunakan sebagai aksen hiasan gaun, selendang panjang menyimpang pada leher dan dibiarkan menjuntai ke belakang. Manik penuh membentuk rompi mini menjadi aksen pemanis yang indah.

Lantunan lagu indah dari Reza menjadi penutup yang indah, Adjie bersama 2 anak angkatnya pun hadir dan mendapatkan tepuk tangan meriah serta beberapa rangkaian bunga dari kerabat juga sahabat.(dwi05)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *