Berlenggang Kebaya Di Pekan Mode Jakarta

Kebaya selalu memiliki tempat tersendiri di mata para pecinta mode tanah air. Kesederhanaan yang hadir melalui sepotong kebaya selalu menampilkan keanggunan tersendiri bagi pemakainya. Seakan tak ingin ketinggalan dengan ragam busana yang mewakili modernitas, barisan kebaya yang mewakili tradisi turut memeriahkan Jakarta Fashion Week 2012.

Salah satu desainer yang menampilkan kebaya dalam pergelaran ini adalah Josephine Werratie Komara atau yang lebih dikenal dengan panggilan Obin. Desainer yang lebih senang disebut sebagai tukang kain ini menampilkan 48 set busana dalam empat sekuen, dengan kombinasi warna dan materi yang didominasi kain tradisional.

Sebagai tukang kain, tentu saja fokus Obin adalah menampilkan kain-kain hasil kreasinya.  Namun tentu saja kain – kain tersebut tidak berdiri sendiri, maka pilihan pun jatuh pada kebaya sebagai padanan. Tak hanya itu, aneka kebaya dengan potongan unik yang ia hadirkan pun merupakan hasil kreasinya dengan ragam kain koleksinya.

Berbagai teknik pembuatan kain yang mengandalkan ketrampilan tangan menghadirkan ragam desain yang kental tradisi. Teknik jumput, cabik, cut work ataupun batik hadir begitu cantik dan modern, dengan warna-warna cerah dan elegan. Tak heran bila tepuk tangan meriah menyambut 48 koleksi yang ditampilkan sore itu.

Bila Obin menampilkan kebaya dengan gaya ceria, lain lagi dengan Yasra. Pergelaran yang diberinya tema Sense, menampilkan perjalanan cinta seorang wanita, sehingga bukan hanya masa ceria, namun ia juga mengalami masa suram akibat patah hati.

Kebaya ringan dengan warna-warna cerah dan detil pita cantik mengawali cerita, mengambarkan kebahagiaan seorang wanita. Celana bermotif batik dengan warna-warnanya yang cerah menambah kesan ceria. Sempat menampilkan kebaya berwarna hitam dan abu-abu yang menggambarkan masa-masa suram, Yasra menutupnya dengan kebaya – kebaya merah dan putih yang menggambarkan kesiapan wanita menghadapi hari pernikahan.

Sebagai selingan manis, Yasra juga menampilkan kebaya dengan rok balon, membuat kebaya – kebaya yang berwarna gelap terkesan lebih ringan dan tidak kaku. Permainan detil payet di setiap potong kebaya menghadirkan kesan mewah dan berkilau.(dwi44)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *