Aneka Ragam Bahan Untuk Kebaya

konsultasi jahit kebaya


Bahan untuk kebaya

Bahan Untuk Kebaya | Aneka Ragam Bahan Untuk Kebaya

Bahan untuk kebaya – Jenis bahan yang digunakan untuk kebaya berkaitan pula dengan kegunaan kebaya sesuai dengan momen pada acara pernikahan. Untuk kebaya formal, umumnya bahan untuk kebaya yang digunakan adalah lace dan beludru. Sementara untuk kebaya informal bisa menggunakan bahan organdi, sifon, rose silk, atau katun. berikut adalah penjabaran jenis-jenis bahan untuk kebaya :

Lace

Mengapa lace menjadi pilihan utama bahan untuk kebaya formal? Karena lace mengikuti bentuk tubuh, menyatu dengan kulit dan memberi kesan dingin, sehingga nyaman digunakan. Lace sendiri ternyata memiliki ribuan jenis, mulai dari lace Perancis, lace Jepang, lace Korea, bahkan lace buatan Indonesia. Lace Perancis yang terkenal paling mahal dan paling tinggi kualitasnya masih terbagi lagi menjadi beberapa kelas.

Ada lace Perancis yang harganya sekitar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta per meter, ada juga yang mencapai Rp 30 juta per meter. Di kelas bawah, lace lokal dengan kualitas rendah bisa Anda dapatkan dengan hanya Rp 30 ribu per meter. Itu sebabnya harga kebaya pun bisa sangat beragam meski sama-sama menggunakan bahan lace. Dengan lace kualitas rendah mungkin Anda bisa mendapatkan kebaya hanya dengan Rp 1 juta. Sebaliknya dengan lace Perancis kualitas terbaik, kebaya Anda bisa mencapai nilai Rp 100 juta.

Bila dilihat secara kasat mata, tak semua orang dapat membedakan lace berkualitas baik dengan lace berkualitas rendah. Namun bila disentuh akan terasa bedanya. Lace berkualitas baik biasanya jauh lebih halus bila dibandingkan dengan lace berkualitas rendah. Lace Jepang sering juga menjadi pilihan untuk kebaya yang tidak terlalu mahal.

Tentu saja terdapat perbedaan pada tekstur dan cenderung tidak terlalu mengikuti kulit. Di tangan perancang handal, dengan teknik pola, teknik cutting dan teknik jahit yang tinggi, lace berkualitas sedang dapat menjelma menjadi kebaya cantik yang terkesan mahal. Namun ketika dikenakan, akan terasa bedanya, bahan kebaya akan terasa kurang menyatu dengan kulit.

Beludru

Bagi sebagian orang kebaya dengan bahan beludru atau velvet mungkin terkesan kuno. Akan tetapi bahan yang permukaannya seperti ada rambut-rambut halus ini telah mengalami kemajuan yang cukup pesat. Kini hadir bahan beludru Italia dengan kualitas yang jauh lebih baik bila menjadi bahan untuk kebaya. Beludru jenis terbaru ini lebih mengikuti siluet tubuh, lebih stretch, akan tetapi lebih sulit dalam pengerjaannya. Oleh karena itu diperlukan keahlian khusus untuk menjadikannya sepotong kebaya. Namun ketika telah berwujud kebaya, keanggunan dan keindahan kebaya dari bahan beludru ini sulit untuk ditandingi.

Organdi

Bahan untuk kebaya satu ini memiliki Kesan formal, selama dipadankan dengan kain. Akan tetapi tak jarang orang memadukan kebaya organdi dengan celana panjang, maka kesan yang timbul pun menjadi jauh lebih santai. Bahan organdi memiliki sifat ringan, kaku, tidak mudah berkerut dan tidak mengikuti bentuk tubuh. Bahan ini tidak dianjurkan untuk kebaya yang pas badan, tetapi kalau untuk kebaya yang sedikit loose, tidak masalah. Akan tetapi bahan organdi tidak dianjurkan untuk mereka yang berbadan agak besar karena akan menggelembung dan memberi kesan semakin besar.

Bahan Untuk Kebaya Sifon dan Katun

Sifon

Mungkin Anda masih ingat ibu-ibu kita, terutama yang tinggal di pedesaan, mereka terbiasa memakai kebaya dengan bahan tipis bermotif. Bahan itulah yang dinamakan sifon. Bahan sifon ini lebih nyaman digunakan dibandingkan organdi, dan cenderung tidak kaku. Tetapi tetap tidak dianjurkan bagi mereka yang bertubuh gemuk karena akan memperlihatkan tonjolan lemak.

Katun

Jenis bahan katun yang sering digunakan untuk kebaya adalah katun rubiah, yaitu katun yang memiliki tekstur. Bila kenyamanan yang Anda cari, maka kebaya dari bahan katun paling tepat untuk dijadikan pilihan. Seperti kita ketahui bahan katun merupakan bahan yang nyaman digunakan, menyerap keringat sehingga tidak panas. Selain itu tekstur berupa motif bolong-bolong pada bahan tersebut menambah cantik kebaya itu sendiri. Salah satu jenis kebaya yang sering menggunakan katun rubiah adalah kebaya polos yang tidak pas badan, yang biasa disebut kebaya encim.

Pemilihan kain bukan hanya dari jenis kain itu sendiri tetapi juga motif. Sebaiknya pilih motif yang konvensional, tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil. Contohnya motif bunga dan daun ukuran sedang. Mengapa? Karena motif bunga-bunga besar akan membuat Anda yang berukuran besar, terlihat lebih besar. Dan membuat Anda yang bertubuh kecil seperti habis tertutup oleh bunga. Sementara memilih motif yang terlalu kecil akan memberi kesan runyam dan memusingkan. Selain itu tak ada salahnya juga menggabungkan dua jenis bahan dalam sebuah kebaya untuk menyiasati kekurangan masing-masing bahan.(dwi46)

Demikianlah penjelasan tentang jenis-jenis bahan untuk kebaya. semoga dengan adanya penjelasan tersebut dapat membantu kita pada saat akan membeli atau membuat kebaya.

Incoming search terms:

harga kain lace per meter (17),kain renda perancis (15),harga kain kebaya per meter (14),kain lace perancis (12),harga kain renda per meter (8)

Leave a reply

Untuk Konsultasi Harga & Model Silakan Hubungi Kami >>>>>>>>>>>>>>>>